Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Gelar Tinc Batch 5, Telkomsel Cari Inovator Lokal dengan Solusi Digital

0 2.155

Diluncurkan sejak tahun 2018, program Telkomsel Innovation Center (Tinc) kini kembali membuka kesempatan bagi seluruh talenta unggul terutama di bidang teknologi digital dari berbagai daerah di Indonesia. Operator ini mencari para inovator lokal untuk diajak berkolaborasi menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat melalui Tinc Batch 5.

Pada tahun ini, program Tinc Batch 5 fokus pada pengembangan inovasi digital yang memang tengah happening di industri. Di antaranya adalah Internet of Things (IoT), machine learning, artificial intelligence, teknologi periklanan, financial technology (fintech), dan solusi berbasis digital lainnya sebagai penunjang penguatan ekosistem digital dalam setiap fase kehidupan masyarakat.

Andi Kristanto, Vice President Corporate Strategy Telkomsel mengatakan, pada Tinc Batch 5 2020, pihaknya menargetkan untuk bisa berkolaborasi dengan para inovator lokal melalui beragam solusi digital dari berbagai daerah di Indonesia.

“Sebagai program korporat akselerator dari Telkomsel, Tinc konsisten menjadi sarana inkubasi yang mampu mendampingi para inovator lokal untuk menghasilkan dan mengembangkan solusi digital terhadap berbagai masalah di tengah-tengah masyarakat. Ini sejalan dengan semangat Telkomsel untuk  memperkuat kolaborasi, termasuk bersama inovator, mengakselerasikan negeri memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujar Andi, saat konferensi pers daring (7/7).
Baca juga: Ini yang Bikin Telkom Akhirnya Buka Akses Layanan Netflix

Tinc Batch 5 Bagian dari Pilar Inovasi Digital

Tinc Batch 5Dijelaskan lebih lanjut, sejak awal digulirkan, Tinc secara khusus dihadirkan Telkomsel bersama dengan pilar inovasi digital lainnya yaitu The NextDev dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI). Ketiga pilar inovasi digital ini ditujukan sebagai platform yang dapat menjadi penyokong ekosistem digital Indonesia.

Meski ketiganya memiliki kesamaan misi dalam membangun ekosistem bagi para pegiat startup, namun The NextDev, Tinc dan TMI memiliki fokus yang berbeda dalam memberikan kontribusi pada berbagai tahap perkembangan startup. The Nextdev berfokus sebagai talent scouting dan social impact, Tinc sebagai wadah untuk berakselerasi dan berkomersialisasi bersama Telkomsel, dan TMI berfokus pada strategic investment.

Sepanjang penyelenggaraannya, Tinc telah menyeleksi 19 solusi yang berhasil memasuki tahap proses inkubasi. Telkomsel pun membuka kesempatan untuk menjali kolaborasi secara komersial. Memberi kesempatan membuka akses masuk ke pasar pelanggan dan mitra retail, menghubungkan dengan investor, memberikan dukungan pendanaan, hingga pendampingan ke proses komersialisasi.

Hal baru di Tinch Batch 5

Tahap pendaftaran program Tinc Batch 5 secara  resmi telah dibuka sejak 15 Juni 2020. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Telkomsel dengan menghadirkan nilai unik yang memberikan tiga manfaat lebih bagi peserta. Tinch unique value yang dimaksud adalah Market Access, Go To Market and Sales Channels, serta Innovation Lab (Testing Lab IoT dan 5G, Sandboxing Platform, serta Development Kit).

Nilai unik tersebut akan memperkuat proses pengembangan inovasi di dalam Tinc yang terdiri dari dua tahap. Pertama, tahap inkubasi yang mencakup prototyping, proof of concept. Tahap kedua, akselerasi yang terdiri dari piloting dan komersial dengan pelaksanaan yang berlangsung selama 3 sampai 12 bulan.

Salah satu hasil dari Tinch yang sudah dirilis adalah (INTANK). Ini merupakan salah satu solusi inovatif yang lahir dari Tinc, ke dalam ekosistem layanan unit bisnis Telkomsel IoT. INTANK sendiri merupakan solusi manajemen perangkat yang mampu memberikan visibilitas aset likuid secara real-time.

Pemanfaatan INTANK memungkinkan penggunanya untuk melakukan fungsi pengendalian dan pengawasan terhadap aset likuid miliknya dengan optimasi suplai dan pemeliharaan prediktif, sekaligus mendapatkan insight bisnis melalui dashboard terintegrasi. Selain itu Tinc telah berhasil melahirkan solusi di ranah agritech seperti eFishery (automated feeding system), Jala (smart water quality monitoring) dan Mertani (smart plantation solution).