Telkomsel Luncurkan Kuncie, Platform Edutech untuk Tingkatkan Kompetensi Talenta Indonesia

Saat ini kita hidup di zaman yang serba cepat dengan kemajuan teknologi digital. Sehingga dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan-perkembangan tersebut bila ingin survive dan tak ingin tertinggal. Inilah yang menjadi alasan Telkomsel meluncurkan Kuncie, platform edutech untuk pengembangan keterampilan di berbagai bidang.

Hal ini ditegaskan pula oleh Wishnutama Kusubandio, Mantan Menparekraf yang kemudian diangkat menjadi Komisaris Utama Telkomsel. Menurutnya, mengasah keterampilan dan pengetahuan, maupun mempelajari hal-hal baru dari para expert di bidangnya merupakan salah satu cara agar dapat beradaptasi dengan segala perubahan.

“Melalui Kuncie, Telkomsel berupaya menjembatani transmisi kompetensi dan keterampilan praktis tersebut menjadi lebih efektif dan efisien secara digital bagi siapa pun untuk meraih kesuksesan. Hadirnya platform Kuncie membuka peluang lebih luas bagi setiap individu melalui kemudahan akses informasi, pembelajaran, dan diskusi dengan pemanfaatan teknologi terdepan,” ujar Wishnutama, dalam konferensi pers virtual Kuncie yang digelar melalui platform Zoom (15/7/2021).

Kuncie Miliki 550 Konten dari 65 Praktisi

Platform KunciePlatform Kuncie pertama kali hadir pada 7 Juni 2021. Sampai dengan 7 Juli 2021 tercatat lebih dari 120.000 pengguna telah terdaftar. Dari jumlah tersebut, terdapat rerata 3.000 pengguna aktif per harinya atau sekitar 56 ribu pengguna aktif setiap bulannya.

Melalui platform Kuncie, setiap talenta di Indonesia dapat mempelajari keterampilan baru maupun meningkatkan keterampilan yang sudah dimiliki dari para praktisi yang terbukti sukses di bidangnya. Telkomsel sendiri telah menggandeng 65 praktisi dan pakar dari segala bidang untuk menjadi mentor. Ini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan di berbagai bidang yang diminati masyarakat.

Beberapa di antaranya berasal dari kalangan pengusaha seperti Gita Wirjawan; kalangan industri kreatif seperti produser film Joko Anwar; kalangan content creator seperti Raditya Dika, dan masih banyak lagi, baik para praktisi di skala mikro maupun makro.

Selain itu, untuk dapat mengakomodir berbagai kebutuhan talenta Indonesia untuk dapat berkembang, Kuncie telah dilengkapi dengan lebih dari 550 konten praktis dan masih akan terus ditambah oleh para mentor maupun pelaku UMKM sukses di Indonesia dan partner marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan GoJek.

Hal lain yang membuat platform Kuncie ini memiliki keunggulan tersendiri, yaitu adanya sesi mentoring dari para expert yang disesuaikan dengan permintaan, serta dapat terhubungnya para pengguna secara personal dengan para mentor di seluruh platform untuk kebutuhan diskusi lebih intens.

Kuncie diklaim memiliki konten yang menarik dan disesuaikan dengan kondisi terkini karena para mentor juga dituntut aktif. Platform ini dapat diunduh secara gratis di Appstore dan Playstore.

Kuncie Bisa Dimanfaatkan Siapapun

Kuncie AplikasiMenurut  Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam, siapa pun dapat memanfaatkan aplikasi ini. Baik dari kalangan mahasiswa, atau yang baru ingin memulai usaha dan berinvestasi, pelaku UMKM, content creator, juru masak, fashion stylist, beauty blogger, penulis, dan lainnya. Sebab Kuncie merupakan platform yang saat ini sangat dibutuhkan bagi siapa pun yang ingin maju dan berkembang.

Ia menambahkan, talenta-talenta di Indonesia sejatinya memiliki keinginan kuat untuk dapat terus berkembang, namun saat ini sumber daya pendukung di Indonesia masih sangat minim. Karena itu, melalui platform edutech ini, Telkomsel berupaya mengakselerasi para talenta-talenta kreatif di Indonesia sehingga dapat memaksimalkan potensinya.

“Kehadiran platform ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Telkomsel dalam mendorong kemajuan bangsa dengan mengakselerasi transformasi kemampuan talenta di Indonesia sesuai dengan kemajuan teknologi digital, sekaligus sebagai upaya memperkuat ekosistem digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Hendri.

Sementara itu, Menparekraf baru yang menggantikan Wishnutama yaitu Sandiaga Uno juga mengapresiasi langkah Telkomsel yang meluncuran Kuncie. Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat potensial untuk mengembangkan ekonomi digital.

“Sebagai upaya mengembangkan sector ekonomi kreatif, Kemenparekraf membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Telkomsel, guna membuka peluang dan mencetak entrepreneur-entrepreneur baru. Hadirnya Kuncie sebagai platform pembelajaran diharapkan dapat membantu anak bangsa Indonesia dalam meningkatkan keterampilan langsung, serta menjembatani transmisi kompetensi dan keterampilan yang lebih efektif dan efisien untuk meraih kesuksesan,” pungkasnya.

Tinggalkan komen