Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

TicWatch Pro 3 Jadi yang Pertama Gunakan Snapdragon Wear 4100

0 857

Sejak dirilisnya era awal smartwatch seperti generasi Pebble, sampai kini hadir dengan WearOS, sudah cukup banyak produsen jam tangan pintar yang bersaing merilis produk dengan keunggulan masing-masing. Tak hanya brand fashion saja, brand indie atau brand kecil juga rilis produk unggulannya, umumnya lewat Kickstarter terlebih dahulu.

Salah satu yang telah cukup dikenal adalah TicWatch, lewat seri smartwatch mereka yang value for money. Namun tak hanya versi murah, TicWatch juga hadirkan smartwatch flagship seperti TicWatch Pro 3 yang baru saja dirilis. Selain tampilannya yang premium, keunggulan yang dibawa adalah penggunaan chipset Qualcomm Snapdragon 4100 untuk pertama kalinya.

Baca juga: Snapdragon Wear 4100, Lebih Kencang dan Hemat Daya

Keunggulan TicWatch Pro 3

TicWatch 3 Pro

Sama seperti generasi sebelumnya, smartwatch ini menggunakan tampilan layar Dual-Layer. Yang dimaksud adalah ada dua lapisan layar; panel OLED 1,4 inci di bawah, serta always-on FSTN di atasnya. Ketika layar OLED digunakan, layar FSTN akan berubah transparan, dan saat layar utama tak digunakan, layar sekunder inilah yang akan menyala, untuk hemat masa penggunaan baterai.

Layar sekunder tersebut akan selalu menyala, dan gunakan material yang tetap terlihat jelas di bawah sinar matahari, bisa digunakan untuk tunjukkan waktu, jumlah Langkah maupun variable olahraga. Nah, untuk fitur kesehatannya sendiri, ada empat fitur tambahan yang dibawa ke TicWatch Pro 3.

TicOxygen berfungsi untuk mengukur tingkat saturasi oksigen dalam darah atau SpO2, sebuah variable yang dapat digunakan untuk ketahui tanda awal gejala virus Covid-19. Selain itu ada TicZen dan TicBreather untuk monitor tingkat stress dan relaksasi, serta TicHearing untuk ukur tingkatan suara atau noise di sekitar.

Sementara chipset baru Snapdragon Wear 4100 janjikan performa 85% lebih cepat, dengan GPU yang punya kemampuan dua kali lebih baik. Peningkatan performa ini bisa dibilang cukup krusial, agar tampilan notifikasi maupun saat jalankan aplikasi olahraga bisa terjadi secara instan, dengan tambahan RAM 1GB dan memori penyimpanan 8GB.

Selain lebih kencang, baterainya juga tahan lama. Dengan dimensi yang sedikit lebih besar, kapasitas baterainya kini meningkat 40%, mencapai 577 mAh. Meski begitu, bobotnya berhasil diturunkan hingga 28% (41 gram). Dengan Smart Mode, TicWatch Pro 3 dapat menyala hingga 72 jam pemakaian, atau tiga hari. Sementara mode hemat daya bisa perpanjang jauh sampai 45 hari, gunakan layar sekunder sepenuhnya.

Sensor yang dimiliki cukup lengkap, di antaranya sensor cahaya, giroskop dan akselerometer, barometer, PPG heart rate sensor, GPS termasuk NFC. Dengan sertifikasi IP68, perangkat ini aman dan mampu mencatat proses olahraga berenang.

Harga TicWatch Pro 3

TicWatch 3 Pro

Saat ini, TicWatch sudah membuka masa pre-order untuk TicWatch Pro 3 lewat Amazon baik di Inggris maupun Amerika Serikat, sementara stoknya baru akan tersedia pada 5 Oktober mendatang. Harga resminya mencapai USD299, atau sekitar Rp4,4 jutaan.

Selama ini, TicWatch belum hadir secara resmi ke Indonesia, kecuali melakukan pembelian lewat situs resminya yang memang melayani pengiriman hingga ke Tanah Air. Namun biasanya, tak lama setelah dijual secara global, akan muncul penjual e-commerce yang menjual perangkat-perangkat dari TicWatch.