Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Twitter Luncurkan “Event Page” Covid-19 di Indonesia

0 1.095

Maraknya hoaks maupun berita simpang-siur seputar corona, membuat Twitter ambil tindakan. Platform media sosial berbasis teks ini meluncurkan fitur Event page Covid-19 untuk memberikan informasi resmi dan tepercaya mengenai virus corona.

Informasi pada fitur Event page Covid-19 ditampilkan secara real time dari lembaga pemerintah, pejabat pemerintah, masyarakat sipil, dan juga media. Selain Indonesia, fitur Event page Covid-19 kini juga tersedia di negara-negara Asia Pasifik lainnya, seperti Australia, Filipina, India, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Agung Yudhawiranata, Head of Public Policy, Twitter Indonesia & Malaysia, mengatakan dengan banyaknya pengguna Twitter yang terdiri dari para ahli, akun resmi pejabat negara, ahli medis, dan ahli epidemiologi, pihaknya ingin mengamplifikasikan informasi yang berasal dari sumber tepercaya ini lebih jauh lagi.

Menurutnya, kekuatan dari transparansi informasi dalam sebuah layanan yang terbuka akan jelas terlihat ketika terjadi krisis dalam kesehatan masyarakat. Nah, karakter Twitter yang cepat dan melampaui batas memberikan kesempatan yang besar untuk menyampaikan pesan dan memastikan pengguna mendapatkan akses informasi terkini dari sumber-sumber tepercaya dari berbagai belahan dunia.

“Untuk mendukung misi tersebut, tim global dari Trust & Safety kami tidak akan memberikan toleransi terhadap informasi yang dimanipulasi dan pencobaan-pencobaan lain yang berusaha untuk menyalahgunakan layanan kami di situasi yang sangat penting ini,” tutur Agung, di laman blog Twitter Indonesia.
Baca juga: Begini Panduan Facebook untuk Menanggapi Coronavirus

Fitur Event page Covid-19 di Twitter

Tampilan fitur event page COVID-19 di Twitter
Tampilan fitur event page COVID-19 di Twitter

Fitur ini terletak di bagian atas linimasa beranda (home timeline) pengguna telepon seluler dan di bagian #Explore pada desktop. Untuk mengakses Event page pada desktop, kamu cukup klik ikon tagar di bagian kiri. Setelah itu, akan muncul banner biru dengan tulisan Covid-19 yang dapat di-klik. Sehingga kamu akan masuk ke Event page yang berisi informasi terkini mengenai Covid-19 dari sumber-sumber resmi dan tepercaya.

Secara tegas, Twitter juga sudah memperluas peraturan keselamatan bagi konten-konten yang dapat membahayakan publik terkait penyebaran virus Covid-19. Platform ini sekarang mewajibkan pengguna untuk menghapus konten yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang untuk menularkan virus tersebut. Di antaranya meliputi:

  • Penolakan untuk mengikuti arahan dari para ahli.
  • Ajakan untuk menggunakan perawatan, pencegahan, dan teknik diagnosa yang fiktif atau palsu.
  • Konten menyesatkan yang berasal dari pengguna yang mengaku sebagai ahli atau otoritas negara.

Verifikasi data

Untuk memastikan akurasi data, Twitter bekerja sama dengan otoritas kesehatan di seluruh dunia untuk mengidentifikasi ratusan ahli atau lembaga medis, serta melakukan verifikasi terhadap akun mereka. Untuk para ahli #COVID19, platform ini memprioritaskan verifikasi akun bagi yang terdaftar atau memiliki alamat surel yang berasosiasi langsung dengan organisasi atau institusi berwenang.

Selain itu juga mempertimbangkan untuk menerima masukan dari publik. Namun, tetap akan memilah masukan-masukan tersebut sesuai dengan anjuran dari otoritas kesehatan masyarakat dunia dan mitra-mitra kami di berbagai negara.

Twitter juga merekomendasikan beberapa akun jika netizen ingin mencari informasi terkait Covid-19. Di antaranya adalah akun WHO Indonesia (@WHOIndonesia), UNESCO (@UNESCO), Kementerian Kesehatan (@KemenkesRI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (@kemkominfo), dan Kawal COVID19 (@kawalcovid19)

Sebelumnya, pada bulan Januari, Twitter juga sudah mendedikasikan pencarian cepat di aplikasinya. Ini dilakukan untuk memastikan saat pengguna mencari informasi tentang Covid-19, akan mendapatkan informasi yang tepercaya dan berasal dari sumber resmi pemerintah pada kolom teratas pencarian. Twitter juga mengamati percakapan secara konsisten untuk memastikan, bahwa seluruh kata kunci —termasuk kata yang sering salah dieja— juga muncul saat pengguna melakukan pencarian cepat.

Di Indonesia, sejak bulan Februari yang lalu, Twitter mendukung usaha Kementerian Kesehatan (@kemenkesRI) dengan mengaktifkan notifikasi tentang Covid-19 pada bulan Februari lalu. Notifikasi tersebut terhubung dengan situs resmi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan.