Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Twitter Sedang Menyiapkan Metode Baru Akun Terverifikasi

0 2.464

Familiar dengan tanda centang biru atau lencana biru di sebelah nama beberapa akun Twitter? Itu menandakan bahwa akun tersebut sudah terverifikasi oleh Twitter. Umumnya tanda verifikasi Twitter  ini ditemukan pada profil resmi atau publik figur, sebagai penanda bahwa akun mereka resmi alias bukan akun palsu atau tiruan. Nah, jika kamu ingin mendapatkannya, maka sabar dulu, karena sepertinya Twitter baru sedang mempersiapkan fitur ini.

Fitur permohonan untuk verifikasi akun Twitter telah ditutup sejak beberapa tahun lalu, sehingga pengguna tak bisa request secara mandiri. Berbeda dengan platform media sosial lainnya yang bisa melakukan proses verifikasi mandiri seperti Instagram, yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah data pribadi sampai kartu tanda pengenal sebagai bahan penentu kelayakan.

Baca juga: Twitter Uji Fitur Baru, Beri Batasan Akun Dalam Membalas Twit

Menu Verifikasi Twitter Baru Akan Segera Dirilis?

Bocoran verifikasi Twitter

Informasi mengenai proses verifikasi baru Twitter ini ditemukan oleh Jane Manchun Wong, melalui akun Twitter pribadinya, @wongmjane. Jane dikenal memiliki kehandalan untuk menemukan fitur-fitur baru pada aplikasi atau situs tertentu yang belum diperkenalkan sebelumnya, kemudian diinformasikan sebagai bocoran ke publik.

Dari foto yang ia unggah, terlihat tampilan menu pengaturan dari Twitter versi Web. Di dalam menu Account, terdapat menu baru “Personal information” yang berisi “Request verification”. Jane tidak menampilkan isi dari menu tersebut, apakah serupa dengan Instagram yang memerlukan pengguna untuk unggah foto kartu pengenal, atau isi form seperti metode terdahulu.

Jika mengarah ke situs resmi Twitter Help Center yang membahas perihal proses verifikasi akun, Twitter hanya menyampaikan jika program ini sedang dihentikan untuk sementara waktu, dan tidak menerima request baru saat ini. Twitter juga menyampaikan akun-akun berjenis apa saja yang layak mendapatkan centang biru.

“Akun dapat diverifikasi jika ditentukan sebagai akun untuk kepentingan umum,” tertulis pada halaman ini. Biasanya akun tersebut dikelola atau memiliki informasi seputar musik, akting, fashion, politik, agama, jurnalisme, media, olahraga, bisnis dan bidang minat utama lainnya.

Verifikasi Twitter Telah Dihentikan Sejak Lama

Proses verifikasi akun Twitter secara mandiri dihentikan sejak 2017 lalu, ketika muncul sebuah kontroversi dimana pengguna ramai-ramai mempertanyakan keputusan Twitter untuk berikan centang biru ke sebuah akun politik yang menyebarkan kebencian. Sebelumnya, pengguna dapat mengisi data diri, minat bidang yang ditunjukkan melalui akun mereka, serta sebuah form dengan limit maksimum sekitar 500 kata, untuk menjabarkan minat dan kenapa pengguna tersebut layak mendapatkan verifikasi dari Twitter.

Setelah kasus tersebut, Jack Dorsey, CEO Twitter langsung memberikan klarifikasi bahwa pihaknya masih belum memiliki sistem penentuan verifikasi yang cukup, sehingga diberhentikan untuk sementara waktu. Dikutip dari The Verge, pada Juli 2018 lalu, Twitter mengatakan jika mereka belum memiliki sumber daya yang cukup untuk merombak program, dan lebih fokus ke hal lain. Sebagai contoh, Twitter saat ini juga utamakan verifikasi untuk akun yang fokus membahas informasi mengenai Covid-19. Salah satu contoh adalah akun @KawalCOVID19, yang dikeloka oleh sukarelawan tanah air untuk beri informasi harian perkembangan virus corona.