Jakarta, Gizmologi โ Penerapan algoritma AI atau kecerdasan buatan kini sudah semakin meluas, selain terintegrasi ke dalam smartphone, juga mulai merambah sistem dalam sebuah organisasi. Sektor perbankan pun juga sudah menerapkan AI, termasuk Visa yang memanfaatkan AI generatif dalam proses pembayaran digitalnya.
Menurut laporan Bain & Company, Indonesia sendiri menjadi negara dengan pasar pembayaran terbesar di Asia Tenggara. Tidak hanya itu, perekonomiannya juga diperkirakan bakal tumbuh lebih cepat daripada regional lainnya. Sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi digital lebih kencang.
Dengan begitu, AI menjadi penting agar dapat meningkatkan pengalaman pembayaran, baik untuk skala konsumen hingga bisnis. Sebagai pemimpin dunia dalam pembayaran digital, Visa meyakini bila lanskap pembayaran di Indonesia bakal alami transformasi signifikan, dengan AI generatif yang dapat mengubah strategi pertumbuhan bisnis.
Riko Abdurrahman, Presiden Direktur Visa Indonesia mengatakan bila pihaknya terus bekerja sama dengan para mitra untuk terus fasilitasi pembayaran digital yang semakin lancar dan aman. โSebagai merek tepercaya yang bekerja sama dengan para pemain dalam ekosistem pembayaran, Visa berada di posisi yang tepat untuk turut membentuk ruang ini dan berinovasi untuk masa depan.โ
Baca juga:ย Lindungi Merchant, Mastercard Integrasikan Payment Gateaway Services
Benefit AI Pada Sektor Pembayaran Bisa Dirasakan Oleh Konsumen & Bisnis

Teknologi seperti AI generatif diyakini bakal dapat mendukung berbagai pengalaman konsumen, termasuk dalam bidang embedded finance, yang melibatkan integrasi opsi pembayaran ke dalam platform non-keuangan. Di sisi konsumen, embedded finance mempermudah pemesanan layanan transportasi daring sampai pemesanan makanan dengan customer journey yang lebih lancar.
Sementara pada sisi bisnis, teknologi yang sama bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan penawaran solusi terintegrasi yang menyederhanakan proses pembayaran bagi pedagang, โRevolusi AI telah tiba, dan sektor pembayaran berada di garis depan transformasi ini,โ jelas Manideep Gipta, VP, Visa Consulting & Analytics, Asia Pasifik.
Visa sendiri telah menerapkan AI dalam perlindungan risiko penipuan alias fraud sejak 30 tahun terakhir, menjadi jaringan pertama yang menggunakan teknologi berbasis AI untuk manajemen risiko dalam keamanan pembayaran. Solusi ini telah membantu beragam institusi keuangan untuk menyelesaikan beragam tantangan terkait pembayaran.
Pada Agustus lalu, VISA telah merilis dokumen AI Advisory Practice baru, memberikan sejumlah rekomendasi yang bisa diaplikasikan oleh organisasi untuk memanfaatkan potensi AI, termasuk AI generatif. โDengan praktik AI Advisory yang baru, Visa membantu klien berkembang dan mendefinisikan ulang cara mereka melayani pelanggan melalui akuisisi dan keterlibatan,โ tambah Manideep.
Solusi AI dari Visa Untuk Membantu Pencegahan Fraud

Tidak hanya membantu untuk mempercepat deteksi dan perlindungan fraud, penggunaan AI dalam industri jasa keuangan, bank, dan lembaga keuangan juga dapat berperan untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan sampai meningkatkan keunggulan operasional. AI bisa memfasilitasi penilaian kredit lebih cepat, baik untuk konsumen dan bisnis. Memberikan pengalaman pengguna lebih baik dan penyediaan layanan keuangan lebih cerdas seperti rekomendasi dan penawaran lebih personal.
Visa menggunakan AI dan solusi berbasis data untuk melindungi transaksi daring dan fisik dari potensi ancaman, dan Security Roadmap terbaru untuk Indonesia telah diperbarui dengan kerangka kerja yang dapat digunakan untuk mengamankan ekosistem pembayaran. Oktober lalu, Visa juga telah berinvestasi senilai USD100 juta kepada sejumlah perusahaan yang berfokus pada AI generatif.
Sementara Desember 2023 kemarin, Visa Provisioning Intelligence (VPI) hadir sebagai produk berbasis AI untuk melawan fraud token. Memanfaatkan sistem tokenisasi, nomor akun konsumen secara otomatis diubah menjadi kode unik, agar informasi akun dapat lebih terlindungi dari pelaku kejahatan, supaya transaksi menjadi lebih lancar dan aman.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



