Jakarta, Gizmologi – Salah satu kendala yang selama ini sering dirasakan pengguna perangkat berbeda ekosistem adalah proses transfer file. Pengguna Android dan Apple biasanya harus mengandalkan aplikasi pihak ketiga atau layanan cloud untuk memindahkan foto, video, maupun dokumen dengan cepat.
Kini, Xiaomi tampaknya ingin mengurangi hambatan tersebut. Melalui akun resmi HyperOS di media sosial X, perusahaan mengumumkan bahwa fitur Quick Share pada perangkat Xiaomi kini telah mendukung AirDrop milik Apple.
Langkah ini membuat Xiaomi menjadi salah satu produsen Android terbaru yang mulai membuka akses berbagi file lintas ekosistem. Sebelumnya, sejumlah vendor Android juga telah menghadirkan solusi serupa sebagai upaya meningkatkan interoperabilitas antara perangkat Android dan produk Apple yang masih mendominasi segmen premium.
Baca Juga: Hasil Foto Xiaomi 17T Unggulkan Lensa Leica 5x Telephoto dan Leica Live Moment
Transfer File Antar Xiaomi dan Apple Jadi Lebih Praktis

Dengan dukungan baru ini, pengguna Xiaomi dapat mengirim file ke perangkat Apple langsung melalui menu Quick Share. Secara teori, iPhone, iPad, maupun perangkat Apple lain yang berada di sekitar akan muncul sebagai tujuan pengiriman ketika pengguna membagikan file dari smartphone Mi.
Sayangnya, Xiaomi belum menjelaskan secara rinci perangkat mana saja yang mendapatkan fitur tersebut. Perusahaan juga belum memberikan daftar model yang kompatibel maupun wilayah distribusi yang lebih dulu menerima pembaruan ini. Karena itu, tidak semua pengguna Xiaomi kemungkinan langsung bisa mencobanya saat ini.
Meski begitu, kehadiran fitur tersebut menunjukkan tren yang mulai berkembang di industri smartphone. Jika beberapa tahun lalu vendor cenderung membangun ekosistem yang tertutup, kini semakin banyak perusahaan yang mencoba menghadirkan pengalaman lintas platform agar pengguna lebih mudah berpindah dan berbagi data.
Kemungkinan Hadir Lewat Update HyperOS
Berdasarkan implementasi serupa yang dilakukan vendor Android lain, dukungan AirDrop ini kemungkinan besar akan hadir melalui pembaruan HyperOS. Jika benar demikian, proses distribusinya bisa berlangsung bertahap dan membutuhkan waktu sebelum menjangkau seluruh perangkat yang didukung.
Di sisi lain, langkah Xiaomi ini juga dapat menjadi nilai tambah bagi pengguna yang memiliki kombinasi perangkat dari dua ekosistem berbeda. Tidak sedikit pengguna yang memakai smartphone Android tetapi tetap menggunakan MacBook atau iPad untuk bekerja sehari-hari.
Meski terdengar menjanjikan, efektivitas fitur tersebut masih perlu dibuktikan setelah tersedia secara luas. Faktor seperti kecepatan transfer, stabilitas koneksi, hingga kompatibilitas antar perangkat akan menjadi penentu apakah fitur ini benar-benar bisa menjadi alternatif praktis bagi AirDrop atau sekadar tambahan fitur yang jarang digunakan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



