Jakarta, Gizmologi – MediaTek memanfaatkan ajang Computex 2026 untuk memamerkan berbagai teknologi terbaru yang mereka sebut siap menyambut era Agentic AI. Dalam pameran teknologi tahunan tersebut, perusahaan menampilkan solusi yang mencakup perangkat edge, pusat data, konektivitas generasi berikutnya, hingga platform komputasi berbasis AI.
Mengusung tema AI Without Limits, MediaTek ingin menunjukkan bagaimana AI tidak lagi hanya berjalan di cloud, tetapi juga semakin banyak diproses langsung di perangkat. Tren ini terlihat dari semakin banyaknya kebutuhan komputasi lokal untuk menjalankan model AI, baik di laptop, kendaraan, perangkat IoT, hingga data center.
Di tengah persaingan industri semikonduktor yang semakin ketat, langkah MediaTek juga memperlihatkan ambisi mereka untuk tidak hanya dikenal sebagai pemasok chipset smartphone. Kini perusahaan mulai memperluas perannya ke berbagai segmen, termasuk infrastruktur AI dan teknologi jaringan generasi berikutnya.
Baca Juga: GIGABYTE Perkenalkan AORUS INFINITY, Keyboard & Mouse Gaming dengan Layar OLED
MediaTek dan NVIDIA Dorong AI Berjalan Langsung di Perangkat

Salah satu sorotan utama di Computex 2026 adalah demonstrasi NVIDIA DGX Spark yang dibangun menggunakan NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip hasil kolaborasi dengan MediaTek. Platform ini diklaim mampu menjalankan model AI berukuran besar langsung dari perangkat berkat kombinasi CPU 20-core dan GPU dengan performa hingga 1 PetaFLOP.
Selain desktop AI, MediaTek juga memamerkan teknologi otomotif terbaru melalui platform Dimensity AX C-X1. Chipset ini dirancang untuk menghadirkan kokpit pintar berbasis AI yang mampu menggabungkan komputasi lokal dan cloud. Menariknya, MediaTek mengklaim platform tersebut menjadi chipset otomotif pertama yang mendukung game AAA di kendaraan.
MediaTek juga menghadirkan sejumlah platform untuk laptop, tablet, Chromebook, perangkat IoT, hingga smart TV. Salah satu yang cukup menarik adalah Pentonic 800 yang disebut sebagai SoC TV pertama yang mendukung Dolby Vision 2 dan dijadwalkan hadir pada produk komersial akhir tahun ini.
Wi-Fi 8 dan 6G Jadi Fokus Konektivitas Masa Depan
Selain AI, konektivitas menjadi area lain yang mendapat perhatian besar. MediaTek memperkenalkan Filogic 8800 yang disebut sebagai chipset Wi-Fi 8 pertama di dunia dengan kemampuan lintas generasi. Perusahaan mengklaim teknologi tersebut mampu meningkatkan throughput sistem hingga 200 persen sekaligus memangkas waktu unduhan file sampai 50 persen.
MediaTek juga memperlihatkan konsep Filogic AI yang memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan jaringan Wi-Fi secara otomatis. Fitur seperti AI Network Doctor dan AI Power Saving diklaim mampu mempercepat proses diagnosis gangguan jaringan sekaligus menekan konsumsi daya perangkat.
Di sisi yang lebih futuristis, perusahaan turut memamerkan demonstrasi teknologi 6G, termasuk interoperabilitas radio 6G dan teknologi Collaborative MIMO. Walau masih berada dalam tahap pengembangan, kedua teknologi tersebut menunjukkan arah industri yang mulai mempersiapkan fondasi jaringan untuk mendukung kolaborasi AI dalam skala besar pada masa mendatang.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



