Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

ZTE Nubia Z18 Mini Meluncur dengan Neosmart AI & Varian Pelangi

Bosan dengan warna smartphone yang tidak jauh dari hitam, putih, emas dan perak? Gizmo lovers bisa melirik seri Z18 terbaru keluaran vendor ZTE ini, yakni ZTE Nubia Z18 Mini. Selain ceria urusan warna, smartphone ini juga memperkenalkan Neosmart AI. Apa pula itu?

Walau ada embel-embel kata mini, sebenarnya ukuran ZTE Nubia Z18 Mini tidaklah kecil amat sebab berlayar sekitar 5,7 inci, layaknya smartphone masa kini pada umumnya. Bodi ponsel dibalut dengan bahan Gorilla Glass dengan kerangka terbuat dari alumunium, demikian seperti dikutip dari gsmarena.com. Desain ini membuat smartphone seri ini terlihat premium di kelas harganya.

Seperti yang sudah disebut dalam judul, tak berlebihan rasanya menyebut ZTE Nubia Z18 Mini bak ponsel pelangi. Ada varian hitam, putih, biru cerah, ungu hingga pink yang bisa dipilih.

Neosmart AI dalam smartphone ZTE Nubia Z18 Mini ini khusus sebab ia merupakan hak paten yang dimiliki oleh vendor asal Tiongkok ini sendiri.

Mengutip androidupdated.com, Neosmart AI dilengkapi dengan tombol hardware yang memang didedikasikan untuk mengendalikan smartphone ini menggunakan perintah suara, mirip dengan Bixby yang terdapat pada gawai bikinan Samsung.

Related Posts
1 daripada 11

Urusan otak, ZTE Nubia Z18 Mini mengandalkan Qualcomm Snapdragon 660 chipset. Memori ponsel ini menawarkan dua pilihan, ada yang mempunyai ruang penyimpanan internal hingga 64GB sedangkan yang satunya ada yang sampai 128GB.

Sedangkan bagian kamera, ada kamera ganda di bagian belakang dengan 24MP f/1.7 + 5MP dan 8MP f/2.0 plus 80 derajat wide angle field of view untuk kamera depannya. Di bagian depan ZTE Nubia Z18 Mini, jenis layar yang dipakai adalah jenis IPS LCD display dengan aspek rasio 18:9 plus resolusi 2160 x 1080 piksel.

Baca juga: ZTE Tawarkan Teknologi Pre 5G ke Operator Seluler di Indonesia

Ada penindai sidik jari yang bisa dipakai yang terletak pada bagian belakang ponsel. Tetapi pengguna juga bisa membuka gembok smartphone ini menggunakan pengenalan wajah pada kamera depannya yang mampu menindai hingga 106 titik wajah si pemakainya. Dengan dua cara ini, ZTE terlihat sangat memperhatikan faktor keamanan seri ini agar tidak secara gampang dipakai yang bukan pemiliknya.

ZTE Nubia Z18 Mini sudah mulai dipesan secara pre-order di Tiongkok mulai hari ini lalu mulai dikirim ke alamat masing-masing pembeli pada 19 April nanti. Belum ada kabar apakah akan ada acara peluncuran secara global atau tidak. Belum ada informasi juga kapan produk ini akan tersedia di pasaran Indonesia.

Yang pasti ZTE Nubia Z18 Mini ini ditawarkan 230 euro atau sekitar Rp3,2 juta untuk varian dengan memori 64GB. Jenis dengan ruang penyimpanan lebih besar, 128GB, lebih mahal 50 euro atau menjadi 280 euro atau sekira Rp3,9 jutaan.