Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Review Asus Zenbook S UX392: Ultrabook Mewah Nan Tangguh

Jika sebuah merek sudah kuat, dijual dengan harga berapapun tetap saja ada peminatnya. Salah satunya adalah Asus yang merupakan market leader di pasar komputasi berbasis Windows. Produsen komputer asal Taiwan ini pernah merilis laptop ROG yang seharga mobil. Kini, mereka juga merilis laptop di seri berbeda dengan harga di segmen premium, yaitu Asus Zenbook S UX392.

Ini adalah ultrabook yang mengkombinasikan kinerja powerful dengan desain yang indah. Untuk memperkuat kesan mewah, saat peluncuran dilangsung di sebuah restoran di Plaza Indonesia, yang dikenal sebagai tempat gaulnya sosialita, dengan menggandeng artis sekaligus vlogger Jessica Iskandar sebagai brand ambassador.

Pihak Asus sendiri menyebut perangkat ini sebagai ultrabook paling indah sekaligus powerful yang ada saat ini. Tidak hanya diciptakan secara sempurna, Asus ZenBook S UX392 juga hadir dengan performa tanpa kompromi berkat dukungan 8th Gen Intel Core i7 Processor.

Baca juga: Asus ZenBook UM431, Laptop Premium AMD Ryzen Harga Terjangkau

Nah, apa fitur yang ditawarkan pada ultrabook ini? Yuk simak review Asus ZenBook S UX392 selengkapnya berikut ini.

Desain

Asus ZenBook S UX392 desainAsus ZenBook S UX392 merupakan salah satu produk dengan konsep ergolift, yang menjadi ciri khas dari beberapa laptop seri bisnis. Konsep tersebut mampu membuat posisi papan ketik sedikit terangkat hingga 4 derajat, ketika layar laptop dibuka. Membuat aktivitas mengetik jadi lebih ergonomis. Posisi pergelangan tangan lebih nyaman.

Asus memanfaatkan dua grip karet kecil pada ujung display, yang berguna sebagai penahan. Meski material karetnya cukup padat, namun dalam pemakaian jangka panjang saya khawatir bagian ini bisa jadi titik lemah. Bisa tergerus gesekan atau lepas dari tempatnya. Mungkin akan lebih baik jika Asus melapisi seluruh sisi tersebut dengan karet berkualitas tinggi.

Desain ergolift milik Asus ZenBook S UX392 sebenarnya memberi banyak manfaat lain. Seperti pada proses pendinginan laptop itu sendiri. Karena ada ruang udara di bagian bawah saat laptop terpakai, membuat kerja sistem pendinginnya jadi lebih maksimal. Hasilnya laptop tidak cepat panas. Meningkatkan performa dari laptop ini sendiri.

Sementara manfaat lain juga dirasakan sektor audio. Speaker Asus ZenBook S UX392 yang memang membujur di bagian bawah dapat mengeluarkan output suara lebih baik, karena tidak tertahan material lain. Speaker di bawah ini memang agak berbeda dengan laptop lain yang meletakkannya pada sisi atas dekat keyboard.

Material Asus ZenBook S UX392 termasuk berkelas dengan menggunakan sasis metal di seluruh bagiannya. Namun tetap dengan bobot yang terhitung ringan sekitar 1.1 kg. Dalam pengerjaannya Asus memanfaatkan teknik CNC milling sehingga proses pemotongan material bisa lebih presisi. Menjadikan dimensi laptop 1.29 x 31.6x 19.5 cm berhasil dibentuk dengan sangat baik. Tiap lekukan di sudut maupun sisi laptop ini terasa halus sekaligus mewah.

Dimensi Asus ZenBook S UX392 kali ini mengalami penyusutan hingga 12.5% lebih kecil dibandingkan Zenbook 3 Deluxe terdahulu. Padahal keduanya memiliki ukuran display yang sama yakni 13.9 inch. Hanya saja, Asus sudah melakukan ubahan pada bagian bezel yang semakin tipis di sini.

Sayangnya hanya ada satu pilihan warna, yakni Utopia Blue. Meski bila dilihat sekilas hanya terlihat warna silver, namun bila diperhatikan seksama lewat pantulan cahaya, kita bisa menjadi kilatan warna biru di bodi laptopnya. Membawa kesan elegan yang kuat.

Display

Review Asus Zenbook S UX392Asus ZenBook S UX392 menggunakan panel layar jenis LED-backlit IPS FHD (1920 x 1080 piksel) pada layar berukuran 13.9 inch. Pemilihan jenis panel IPS semacam ini, membuat pandangan ke layar tetap nyaman meski menggunakan laptop di luar ruang. Sebab pantulan cahaya akan diredam. Sehingga sajian visual bisa tetap terlihat jelas di sana.

Lebih jauh, Asus sudah membekali color gamut 100% sRGB. Color gamut sendiri merupakan kemampuan sebuah perangkat memproduksi warna dengan rentang yang luas. Dengan demikian pengguna dapat menghasilkan sebuah produk visual dengan kualitas yang diinginkan. Hal ini biasanya berguna untuk kamu yang gemar membuat desain visual lewat laptop.

Di dalam display Asus ZenBook S UX392 ini, kita juga akan mendapati kemampuan pencahayaan hingga 400 nits. Hal tersebut bermanfaat untuk pencahayaan layar yang lebih baik, terutama di luar ruang. Cahaya dari display-nya akan sangat terang.

Tapi hal paling menarik dari display dari laptop ini ialah betapa tipisnya bezel yang menyertai. Disebut dengan konsep Nano Edge display, Asus mengklaim bahwa Asus ZenBook S UX392 merupakan laptop dengan rasio screen-to-body terbesar mencapai 97%. Hal itu bisa tercapai berkat bezel berukuran 2.5 mm, yang menyatu dengan permukaan layar.

Display Asus ZenBook S UX392 memang menjadi salah satu highlight tersendiri. Apalagi di dalamnya mendapat dukungan dari kartu grafis Nvidia MX 150, yang kemampuannya akan kita bahas pada sektor performa. Kombinasi yang menjadikan kinerja visual bisa terakomodir secara maksimal tanpa menghilangkan estetikanya.

Related Posts
1 daripada 25

Fitur

Fitur tambahan pertama yang dapat kita nikmati dari Asus ZenBook S UX392  ialah speaker dari Harman Kardon. Brand yang memang sudah lewat dengan beberapa produksi laptop dunia ini, mampu menyajikan kualitas audio menawan. Meski speaker laptop diletakkan pada bagian bawa bodi, namun berkat desain ergolift, efek suara yang dihasilkan malah makin mantap.

Suara yang dikeluarkan dari speaker mengalami pantulan sehingga suara bisa lebih tersebar. Maka permukaan kita bermain laptop cukup mempengaruhi. Akan lebih baik apabila laptop diletakkan di atas permukaan kaca, karena sebaran suaranya terasa lebih luas.

Selanjutnya adalah pembaca sidik jari yang terletak di bagian mouse pad. Ini memang fitur yang lazim ditemui pada laptop kelas bisnis seperti Asus ZenBook S UX392 . Menjamin bahwa data yang disimpan lebih aman, karena tidak setiap orang bisa mengakses ke dalam menu.

Terakhir namun tak bisa dianggap remeh adalah fitur durability. Seperti para pendahulunya, laptop ini sudah mendapat sertifikat militer MIL-STD 810G untuk urusan ketahanan materialnya. Drop, shock, vibration, altitude, humidity test sudah dilewati oleh laptop ini. Kita tak perlu khawatir pada situasi tak terduga, semisal jatuh dari ketinggian, akan membuat data-data di dalam laptop ini turut rusak. Karena standar militer yang sudah diterapkan tersebut.

Konektivitas

Sebagai sebuah produk modern, maka perangkat pendukungnya juga harus bisa menyesuaikan dengan fitur yang dijejalkan dalam laptop ini. Salah satunya dalam hal opsi penggunaan port dan konektivitas untuk bekerja.

Secara keseluruhanAsus ZenBook S UX392 hanya memiliki lima buah port. Yakni 2 buah USB type C Gen 2, lalu masing-masing 1 buah untuk USB type A Gen 2, MicroSD card reader, serta audio jack. Tidak ada port untuk kabel LAN maupun HDMI di sana. Maka kebutuhan kerja dengan perangkat proyektor yang masih memanfaatkan HDMI, dibutuhkan adaptor tambahan agar laptop bisa dimanfaatkan.

Sedangkan konektivitas nirkabel sudah menggunakan fitur Bluetooth 5.0 yang kinerjanya semakin baik untuk memindahkan dalam jumlah banyak dan besar. Serta konektivitas nirkabel lewat dual-band 802.11ac gigabit-class.

Kinerja Asus ZenBook S UX392

Kita beralih ke sektor performa. Pada bagian dapur pacunya, Asus ZenBook S UX392 ini menggunakan prosesor Intel Core i7-8565U dengan kinerja mencapai 1.8 GHz, yang bisa menggunakan Turbo Boost untuk mencapai angka 4.6 GHz. Memori cache sebesar 8MB, dirasa cukup mampu menampung ragam jejak aktivitas pada laptop. Sementara untuk spesifikasi di bawahnya, Asus memberikan isian Intel Core i5-8265U, 1.6 GHz dengan Turbo Boost mencapai 3.9 GHz, dengna memori cache 6 MB.

Kemampuan prosesor tersebut bagi kami sudah sangat mumpuni. Apalagi Asus ZenBook S UX392  memang lebih diperuntukkan bagi model kerja kantoran dibandingkan dengan olah grafis ataupun gaming kelas berat. Memori cache yang disediakan pun sudah mencukupi.

Apalagi prosesor tersebut dipadukan dengan kartu memori LPDDR3 sebesar 16GB, dengan opsi lain 8GB. Begitu juga dengan ruang penyimpanan yang sudah memanfaatkan SSD PCIe sebesar 1 TB, dengan opsi lain 256 GB, dan 512 GB. Hal itu membuat kami tak resah dengan waktu loading dan akses ke beragam aplikasi yang jadi lebih ngacir.

Pada sektor kartu grafis milik Asus ZenBook S UX392  tidak menggunakan teknologi on board. Kartu grafis dari Nvidia MX150 memiliki kinerja cukup baik. Kartu grafis ini ada di kelas entry-level, yang mana memang lebih mengedepankan model kerja casual. Namun bukan berarti kita tidak bisa menggunakannya untuk kebutuhan kerja atau gaming kelas berat.

Meski butuh pengaturan maksimal untuk mendapatkan frame rate yang nyaman. Pada beberapa game seperti Tomb Raider, Just Cause 3, Far Cry, kita bisa mendapatkan angka di atas 30 FPS, bahkan bisa mencapai 60 FPS, pada pengaturan low. Jika diubah ke pengaturan medium, maka bersiaplah menyambut rendahnya FPS pada angka di kisaran 30 bahkan di bawahnya. Sementara jika ingin pengaturan high, hampir tak ada harapan untuk bisa memainkan game tersebut dengan nyaman.

Bagian terbaik dari urusan performa Asus ZenBook S UX392  justru terletak pada daya tahannya untuk tetap hidup. Dibekali dengan baterai 50Wh 3-cell Li-Po, membuat laptop ini mampu bertahan hingga 15 jam. Tentu dalam perjalanannya perlu disesuaikan dengan pengaturan cahaya serta aplikasi yang dibuka. Namun ketika kami hanya memanfaatkan untuk mengetik atau sesekali membuka video, bisa bertahan lebih dari 10 jam sampai kembali mengisi ulang baterai.

Proses pengisian ulang bateraiAsus ZenBook S UX392  sendiri sudah memanfaatkan port USB type C 3.1 Gen 2. Dengannya pula membuat proses pengisian berdaya 65Watt dari kosong daya ke 60% bisa dilakukan selama kurang lebih 49 menit. Yap, inilah fast charging versi laptop. Selain itu, port type C manapun yang kita gunakan, semuanya bisa melakukan pengisian ke dalam baterai.

Kesimpulan

Dari semua kelebihan serta beberapa kekurangan di Asus ZenBook S UX392, mungkin sudah terbayang berapa banderol dari laptop ini. Pada awalnya kami cukup kaget juga bahwa Asus meletakan angka di kisaran Rp 29,999,000 untuk laptop ini. Bila membandingkan harga dengan konfigurasi yang ditanamkan memang rasanya agak sedikit berlebihan. Kemampuan dengan standar militer bisa dipastikan menjadi salah satu faktor penyebab mahalnya harga laptop ini.

Laptop bisnis seperti ini memang bisa terkesan mahal. Meski pada akhirnya harga tersebut bisa jadi masuk akal ketika ada data yang harus terlindungi dengan baik di sana. Ada kemampuan untuk menemani jam kerja. Dan itu semua bisa ditemukan pada Asus ZenBook S UX392  ini. Namun kembali pada selera kamu juga sih. Bila lebih mementingkan mode all around, maka dengan uang nyaris 30 juta, kamu masih bisa melirik laptop gaming di luar sana.

87%
Mewah!

Review Asus ZenBook S UX392

Laptop bisnis seperti ini memang bisa terkesan mahal. Meski pada akhirnya harga tersebut bisa jadi masuk akal ketika ada data yang harus terlindungi dengan baik di sana. Ada kemampuan untuk menemani jam kerja. Dan itu semua bisa ditemukan pada laptop ini.

  • Design
  • Display
  • Performance
  • Features
  • Battery