Sudah lebih dari setahun sejak Huawei memperkenalkan earbuds flagship terakhirnya, FreeBuds Pro 3. Saat awal mencobanya, saya terkejut mendengar suara yang dihasilkan earbuds tersebut. Jadi setelah mendengar bahwa mereka mengumumkan Huawei FreeBuds Pro 4, saya langsung terdorong untuk membelinya.
Saya telah menggunakan FreeBuds Pro 4 selama lebih dari dua minggu, dan saya akan membahas earbuds ini secara mendalam. Perlu diingat bahwa saya menggunakan Samsung Galaxy S24 Ultra dan vivo X200 Pro untuk pengujian ini, dan aplikasi streaming yang digunakan adalah Apple Music.
Desain & Kenyamanan

Hal pertama yang saya perhatikan di FreeBuds Pro 4 warna hitam yang saya miliki adalah case-nya yang cantik. Varian ini memiliki aksen emas yang sangat mencolok. Warna emas tersebut dapat dilihat pada garis aksen, sekitar port USB-C, dan logo Huawei.
Selain itu, earbuds ini juga memiliki aksen emas di bagian stem atau tangkainya. kamu dapat melihat logo “Huawei Sound” juga pada bagian stem. Warna dual-tone pada case dan earbuds ini menambah kesan premium saat dilihat.
Terdapat speaker kecil di sebelah port USB-C yang dapat mengeluarkan suara saat baterai case hampir habis, dalam pairing mode, dan ketika di-charge.




Tidak hanya cantik, earbuds ini juga sangat nyaman dipakai. Sama seperti earbuds lain, setiap orang juga akan merasakan tingkat kenyamanan yang berbeda saat memakai earbuds ini. tetapi menurut saya ukurannya pas dan tidak akan jatuh meskipun saya menggelengkan kepala dengan agresif.
Case FreeBuds Pro 4 cukup compact dan terasa premium untuk digenggam karena menggunakan bahan polikarbonat matte, bukan plastik berkilau yang terlihat murahan. Setelah melihat unit warna putih secara langsung, saya pribadi tetap merasa warna hitam terlihat lebih unik, tidak seperti earbuds lain yang memiliki stem yang terlihat mirip kalau dilihat sekilas.
Meskipun earbuds ini mengkilap, namun tidak licin dan sangat mudah ditempatkan di dalam casing tanpa perlu mengubah posisi earbuds. Risiko terjatuhnya earbuds saat dimasukkan ke dalam casing juga sangat rendah.
Kontrol Kebisingan & Mikrofon
Saat menggunakan Huawei FreeBuds Pro 4 dengan kontrol kebisingan (noise control) yang disetel ke mode mati atau off, terdapat peredaman yang cukup untuk menutupi atau “menghilangkan” kebisingan sekitar.
Saat menggunakan active noise cancellation (ANC), menurut saya earbuds ini bekerja sangat efektif dalam menurunkan kebisingan dari dunia luar. Contohnya: ketika saya uji di kafe (tanpa memutar lagu apa pun), earbuds ini berhasil membuat lagu yang diputar di kafe tersebut terdengar lebih halus. Selain itu, saya juga tidak dapat mendengar suara-suara seperti obrolan orang atau mesin pembuat kopi, terutama saat ANC menyala.
Performa ANC menjadi lebih baik lagi saat menggunakan eartip memory foam yang sudah termasuk dalam paket pembelian. Mode transparency atau “Awareness” bukanlah yang terbaik di kelasnya, tetapi cukup berguna, kecuali saat kamu memutar lagu dengan lumayan kencang saat menggunakan mode tersebut.

Mode transparency pada FreeBuds Pro 4 tidak sejelas Galaxy Buds3 Pro atau AirPods Pro 2, tapi juga tidak terlalu buruk. Suaranya terdengar natural karena tidak ada suara mendesis yang dapat saya dengar di beberapa earbuds lain saat menggunakan mode ini, namun clarity-nya tidak sebaik ekspektasi saya. Saya masih harus melepas salah satu earbud dari telinga saya untuk mendengar orang lain berbicara.
Salah satu bagian terbaik tentang Huawei FreeBuds Pro 4 adalah mikrofonnya. Tidak hanya kualitas mikrofonnya yang bagus, menelepon dengan earbuds ini juga sangat jelas karena dapat meredam suara keras dari lingkungan tanpa terlalu mengganggu integritas suara kita, serta tidak terlalu terdengar processed.
kamu sebaiknya mencoba melakukan panggilan dengan ponsel ini di lingkungan yang bising, karena kamu akan terkejut mendengar orang yang kamu telepon tidak menyadari bahwa di sekitar kamu sangat berisik.
Kualitas Suara

Menurut saya, karakter suara FreeBuds Pro 4 bakal sangat mudah untuk diterima hampir semua orang. Tuning suara default pada earbuds ini condong ke nge-bass, tetapi dengan sedikit penekanan pada frekuensi tengah, sehingga instrumen juga terdengar lebih jernih.
Satu hal yang sangat saya apresiasi adalah bahwa earbuds ini tidak terdengar muddy karena kontrol pada frekuensi rendah yang sangat baik. Saat didengarkan dengan volume lebih tinggi, tidak terdengar terdistorsi sama sekali. Karakter ini biasanya sulit untuk dilakukan oleh earbuds nirkabel.
Saya sangat suka dengan openness, detail, dan karakter suaranya yang “luas” atau spacious. Hal itu membuatnya memiliki presence yang sangat baik, kejernihan vokal yang luar biasa. Kejernihan atau clarity tidak terlalu tinggi, sehingga minim distorsi.
Jujur saja, saya tidak terlalu suka karakter bass yang berlebihan saat mendengarkan musik. Oleh sebab itu, menurut saya akan jauh lebih baik jika bass-nya tidak terlalu tinggi agar suaranya lebih seimbang.
Untuk penyetelan EQ saya sendiri, saya menggunakan aplikasi Wavelet. FreeBuds Pro 4 condong ke sisi bass, saya mengecilkan bassnya. Saya juga menaikkan bagian mid untuk memberikan keterbukaan lebih pada suara. Selain itu, saya juga sedikit meningkatkan frekuensi tinggi untuk kejernihan yang lebih tinggi.
Dengan melakukan tuning manual tersebut, saya berhasil membuat karakter suaranya menjadi luar biasa. Menurut saya, agak sulit untuk melakukan tuning seperti ini dengan banyak earbuds lain, terutama yang tidak terlalu sensitif terhadap perubahan EQ.
Aplikasi & Fitur

Untuk menikmati fitur Huawei FreeBuds Pro 4 secara maksimal, terdapat aplikasi bernama “Huawei AI Life” yang dapat kamu unduh di situs web Huawei. Menariknya lagi, kamu juga bisa mengunduhnya langsung melalui AppStore di iOS.
Aplikasinya sendiri terlihat rapi dan sangat mudah digunakan. Elemen UI pada aplikasi tersebut juga terlihat sederhana dan mudah digunakan. Kamu dapat mengelola sumber audio (connected devices) di bagian connection center. Huawei FreeBuds Pro 4 juga mendukung koneksi multipoint yang memungkinkan kamu menyambungkan hingga dua perangkat dengan earbuds ini.
Untuk profil suara, kamu dapat memilih antara beberapa mode “HUAWEI Sound”, dari mode dasar (Default, Bass boost, Treble boost, Voices, Symphony, dan Hi-Fi Live) dan mode profesional (Balanced dan Classical). FreeBuds Pro 4 memiliki gesture control yang dapat dioperasikan pada bagian stem earbuds. Area touch gesture memiliki sedikit lekukan, sehingga kamu dapat dengan mudah tahu dimana untuk melakukan kontrol gerakan.
Ada empat jenis pintasan yang dapat kamu gunakan:
- Tap/ketuk: ketuk dua kali untuk menjawab/mengakhiri panggilan atau untuk memutar/menjeda lagu, lalu ketuk tiga kali pada bud mana pun untuk beralih ke lagu sebelumnya/berikutnya
- Pinch: untuk menjawab/menolak panggilan, memutar/menjeda lagu (cubit sekali), pindah ke lagu berikutnya (cubit dua kali), dan pindah ke lagu sebelumnya (cubit tiga kali)
- Pinch and hold: kontrol kebisingan (beralih ke ANC/Awareness/Mati)
- Swipe: kontrol volume
Mungkin kamu perlu waktu untuk membiasakan diri dengan gesture control ini karena pada awalnya tidak terasa begitu intuitif. Namun, fitur ini berfungsi dengan baik setelah kamu beradaptasi dengan cara kerjanya. Selain itu, kamu juga dapat menjawab atau menolak panggilan dengan menggunakan kepala (angguk untuk menjawab, geleng untuk menolak).
Baterai

Daya tahan baterai Huawei FreeBuds Pro 4 cukup baik, namun bukan yang terbaik bila dibandingkan dengan beberapa earbuds lain. TWS ini bisa bertahan sekitar 5 jam dengan mode ANC, atau sekitar 6 jam dengan ANC mati. Hasil pengujian tersebut konsisten dengan klaim Huawei, dan menurut saya lebih dari cukup untuk penggunaan sehari-hari kebanyakan orang.
Kamu dapat mengisi daya earbuds ini dengan cepat. Menempatkannya di dalam casing selama 30 menit sudah cukup untuk sesi musik sekitar 3 hingga 4 jam. Mengisi daya case hingga penuh hanya membutuhkan waktu satu jam.
FreeBuds Pro 4 mendukung pengisian daya nirkabel (wireless charging), dan kamu dapat melakukannya dalam dalam 2,5 jam dari 0% hingga penuh. Saya tidak menyarankan untuk melakukan hal ini setiap hari karena dapat berpengaruh pada kesehatan baterai, akibat panas berlebih yang dihasilkan selama proses charging. Menurut saya, metode ini tersedia sebagai metode pengisian daya darurat saja.
Kesimpulan

Secara keseluruhan, saya sangat terkesan dengan Huawei FreeBuds Pro 4. Huawei berhasil menghadirkan beberapa peningkatan bagus pada kualitas suara dan desain bila dibandingkan dengan pendahulunya. Harganya pun tergolong murah untuk kelasnya, yaitu Rp2,5 juta, sebelum diskon dan promo lainnya.
Selain memiliki kualitas yang baik, Huawei FreeBuds Pro 4 juga merupakan earbuds yang sangat mumpuni dan kaya fitur. Bagi saya, sangat mudah untuk merekomendasikan earbuds ini untuk mereka yang ingin memiliki earbuds serbabisa dengan rasio price-to-performance sangat baik.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



