Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review MSI GF63 Thin: Laptop Gaming Bezel Tipis Bertenaga Besar

1 2.167

Laptop MSI GF63 Thin merupakan salah satu produk di kelas entry-level yang cukup memiliki performa mumpuni.  Kami menyebut laptop ini ada di kelas pembuka melihat pada jajaran laptop gaming milik MSI yang memiliki rentang panjang. Jika kita mau memasukannya dari Bravo Series hingga yang paling tinggi milik Titan Series.

Nama MSI GF63 Thin sendiri jelas memiliki tujuan tersendiri, salah satunya berkat dimensi laptop yang dibuat lebih ringkas. Bobot laptop pun berada di bawah angka 2 kilogram. Membuatnya mudah serta ringan dibawa bepergian. Meski demikian MSI tidak melupakan fungsi utama dari laptop untuk dipakai bermain game. Maka dijejalkanlah beragam fitur teknologi menarik di dalamnya.

Untuk sebuah laptop dengan rentang harga belasan juta, MSI GF63 Thin memang dapat jadi pilihan favorit. Tapi tentu saja, kami dan kamu harus tahu dulu alasan kenapa hal itu dapat terjadi. So, inilah dia sedikit ulasan dari kami tentang laptop naga merah ini.

Desain

desain MSI GF63 ThinMSI GF63 masuk ke dalam seri Thin yang diisi dua model lain yakni GF65 dan GF75. Ketiga model tersebut memiliki ukuran dimensi relatif sama, dengan GF75 hadir dengan ukuran terbesar. MSI GF63 sendiri terdiri atas tiga model berbeda yakni, GF63 SC, GF63 SCSR, dan GF63 SCXR. Perbedaan paling mendasar dari ketiga model seri tersebut terletak pada jenis dan kapasitas memori pada kartu grafisnya.

MSI GF63 Thin sendiri memiliki dimensi yang sama di antara ketiganya. Dengan dimensi 359 x 254 x 21.7 mm dan bobot 1.86 kilogram dengan baterai, membuatnya muncul sebagai laptop gaming paling compact dari seri MSI. Kehadiran seri Thin memberi fitur ergonomis dari sebuah laptop gaming yang biasanya terkesan bulky.

Seperti seri laptop gaming kelas entry level milik MSI, GF63 Thin memang menghadirkan konsep desain minimalis. Kami hanya menemukan embos logo naga merah pada cover laptop. Lekukan pada bodi laptop pun tidak terlalu dramatis sehingga tidak terlalu memberi kesan gaming yang berlebih.

Pada setiap sisi laptop ini, dijejalkan beberapa slot dan port USB maupun audio. Jumlahnya pun tidak banyak, sehingga ketebalan laptop dapat dipangkas agar semakin ramping. Sementara itu pembuangan panas diletakan pada sisi kiri, sehingga tidak mengganggu aktivitas memegang mouse yang dominan menggunakan tangan kanan.

MSI GF63 Thin bodyBagian desain paling menarik justru kami temukan pada permukaan bawah MSI GF63 Thin. Tarikan garis diagonal, membentuk tarikan garis huruf X, dari lubang ventilasi, docking pad, maupun baut pengunci memberi kesan futuristik. Pipa heat sink pada bagian dalam dapat terlihat jelas di antara arsiran lubang ventilasi.

MSI hanya melapisi cover bagian layar menggunakan material alumunium. Sementara untuk bagian lain masih memanfaatkan material plastik. Hal tersebut membuat kesan ringkih, meski efeknya mampu mereduksi bobot laptop itu sendiri.

Sajian keyboard milik MSI GF63 Thin juga meniadakan tombol numerik yang biasa ditemukan pada laptop gaming. Sehingga permukaan papan ketiknya terlihat lega dan simple. Yang menarik tombol power memiliki tempat tersendiri pada sisi kanan atas dengan konsep diagonal menarik.

Melihat keseluruhan desain milik MSI GF63 Thin memang tidak terlalu istimewa. Pada titik tertentu, justru membuat kesan eksklusif dari sebuah laptop gaming menghilang sama sekali. Laptop ini terlihat seperti sebuah laptop biasa saja bila tidak melihat logo naga pada cover-nya. Namun hal itu akan dipahami apabila terus melihat pada sektor teknologi dan fitur yang diusung.

Display 

layar MSI GF63 ThinMSI GF63 Thin dibekali dengan layar berukuran 15.6 inci resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel dengan material IPS aspek rasio 16:9. Alhasil layar tersebut dapat menyerap pantulan cahaya yang membuat aktivitas mata saat menatapnya tidak tertanggu. Layar IPS memang penting digunakan pada laptop gaming semacam ini, terutama melihat dinamika warna yang tersaji saat permainan.

Refresh rate layar milik MSI GF63 Thin memiliki dua opsi. Yaitu pada level 120 Hz. Dengan refresh rate sedemikian besar membuat sajian gaming menjadi lebih sempurna. Seperti kita tahu, bahwa refresh rate dapat diartikan kemampuan layar dalam menghasilkan image baru yang sering muncul dalam game. Semakin tinggi refresh rate, artinya semakin cepat dan rapat pula sajian grafis yang dihasilkan. Membuat visual jadi lebih halus.

Pengaturan refresh rate ini dapat dilakukan dengan mengakses pengaturan monitor di dalam sistem Windows 10. Pada model lain, kemampuan refresh rate monitornya bahkan sudah mencapai 144 Hz. Yakni seri MS GF63 Thin SCXR dan GF63 SCSR. Meski demikian, perbedaan rentang refresh rate-nya tidak terlalu jauh kok. Sayangnya, MSI GF63 Thin belum dilengkapi dengan teknologi Adaptive-Sync.

MSI GF63
Uji coba gaming Monster Hunter dengan MSI GF63 Thin.

Monitor milik MSI GF63 Thin memiliki response time 3 ms. Kemampuan tersebut memang untuk menunjang kebutuhan pengguna pada aktivitas gaming. Pergerakan cepat pada saat bermain game, terutama genre FPS atau MOBA, membuat kebutuhan respon pada monitor sangat berperan penting. Sebenarnya pada tingkat casual gaming, angka reponse time monitor 5 ms, sebenarnya sudah sangat mencukupi. Jadi angka 3 ms, jelas jauh lebih baik ya.

Terakhir yang ditawarkan dari display berkonsep thin bazel milik laptop ini ialah kemampuan color gamut-nya. MSI GF63 Thin dilengkapi dengan kemampuan 94% NTSC dan 100% sRGB. Sangat cukup untuk mengaplikasikan kebutuhan warna dari game yang dimainkan.

MSI GF63 Thin

Secara umum, kebutuhan terhadap monitor gaming sudah mampu dipenuhi MSI GF63 Thin. Mulai dimensi dan rasio keseluruhan, kemudian refresh rate yang memadai, sampai kemampuan respon yang cepat. Hal tersebut tidak lepas dari dukungan hardware yang ada di dalam laptop. Dan segera kita bahas pada sektor teknologi di bawah ini.

Port dan Konektivitas

MSI memberi pilihan port dan konektivitas pada GF63 Thin pada jumlah yang pas. Tidak berlebih, tidak pula kurang. Hal itu dapat dilihat mulai dari port untuk USB Type-A yang terdiri dari 3 port saja. Terbagi atas USB 3.1 dan USB 3.2 Gen 1 di sisi kanan dan kiri laptop. Sementara untuk kebutuhan port aktual diwakili USB 3.1 Type-C. Maka kesempatan untuk memasangkan kabel mouse, HDD maupun DVD eksternal sudah terpenuhi.
Yang menarik justru penempatan port HDMI untuk display ekternal. MSI menempatkannya di bagian belakang, pada bawah cover layar. Opsi semacam ini memang memudahkan pengguna saat hendak memanfaatkan monitor televisi untuk output display yang lebih besar. Kabel HDMI pun tidak menganggu kenyamanan menggunakan laptop karena tidak menjulur di bagian sisinya.
Sementara kebutuhan audio dapat memanfaatkan port input dan output. Masing-masing untuk microphone input 3.5 milimeter, dan headphone output 3.5 milimeter di sisi kanan laptop. Dan meskipun dua port tersebut bersebelahan, MSI membuatnya dengan jarak yang cukup untuk memberi ruang pada jack berukuran besar untuk bersanding bersamaan.
Bila tidak memanfaatkan port audio pun, sebenarnya kualitas speaker dan microphone built-in yang diberikan pada MSI GF63 Thin sudah lebih dari cukup. Dengan ukuran speaker 2 x 2 Watt, membuat pengalaman audio 3 dimensi pada laptop ini tercukupi dengan baik. Suara yang dihasilkan relatif lembut pada pengaturan bass dan treble yang tepat.
Seperti kamu tahu bahwa selama ini kebutuhan audio MSI selalu didukung oleh Nahimic yang memberikan pengalaman aplikasi software audio terbaik untuk mereka. Lewat pengaturan yang dilakukan lewat sistem operasinya, kualitas output dari laptop MSI ini dapat diatur sedemikian rupa sesuai selera. Nahimic memberikan pengaturan lengkap mulai dari frequency leveller, callibration auto, voice shapper, maupun voice leveller.
Pada sektor konektivitas kabel, MSI masih tetap menyisakan sebuah port ethernet RJ45 (Gigabit). Pemanfaatan port untuk kabel LAN semacam ini masih sering dibutuhkan di area dengan stabilitas jaringan nirkabel tidak stabil. Sementara kebutuhan Wi-Fi sendiri juga tetap terpenuhi secara Dual-Band, pada frekuensi 2.4 Ghz dan 5 GHz. Dukungan koneksi nirkabel lewat fitur MU-MIMO juga sudah didukung MSI GF63 Thin.

MSI GF63 Thin juga menyediakan pemanfaatan Bluetooth 5.0 untuk dapat terhubung dengan perangkat lain seperti Mouse, keyboard mekanik, maupun headset wireless secara bersamaan.  Kemampuan Bluetooth 5.0 memang bukan yang terbaru saat ini, namun itu sudah sangat mencukupi, kok.

Fitur

Fitur yang disematkan pada MSI GF63 Thin serupa seperti kebayakan laptop gaming mereka. Salah satunya fitur bawaan lewat aplikasi MSI Dragon Center, yang dapat dipakai untuk melakukan pengaturan laptop agar maksimal digunakan saat bermain game. Dengan mengaktifkan Gaming Mode, kamu dapat memilih lima opsi yakni Extreme Performance, Balance, Silent, Super Battery, dan User.

Adanya mode Silent dalam Gaming Mode bukan tanpa alasan. Pada saat kami melakukan pengujian bermain game, kipas yang bekerja mengeluarkan panas memang mengeluarkan suara yang relatif bising untuk sebuah laptop ‘tipis’. Hal ini selaras dengan performa kerja yang dihasilkan. Jadi, semakin senyap kerjanya, maka semakin kurang pula hentakan performa yang dihasilkan. Itu kembali pada kebutuhan gaming yang berbeda dari pengguna.

Selanjutnya fitur Backlight yang menjadi semacam kebutuhan dari laptop gaming. Lewat warna LED merahnya, keyboard laptop jadi terlihat makin sangar dan elegan. Tapi ya hanya satu warna lampu itu saja, dan bukan RGB seperti laptop gaming MSI lainnya. Kurang variatif dan agak membosankan.

Teknologi dan Performa MSI GF63 Thin

Apa yang disematkan MSI pada laptop gaming GF63 Thin memang bukan yang paling mutakhir. Apalagi bila melihat waktu rilis laptop ini yang memang sudah mendekati satu tahun di pasaran. Meski demikian, apa yang sudah dijejalkan MSI pada laptopnya memang masih mampu untuk mengakomodasi kebutuhan gaming masa kini.

Pada bagian otak kerja (CPU), laptop ini dibekali prosesor Coffee Lake milik Intel alias generasi ke-9, yakni lewat Intel Core i7. CPU ini mampu bekerja pada rentang kecepatan 1.6 GHz sampai 4.5 GHz menggunakan boost speed. Sementara tersedia ruang L3 Cache 12 MB, untuk menopang proses kerja yang lebih efisien dan maksimal.

Kemampuan kerja dari prosesor ini memang menggunakan chipset Intel HM370 yang sudah diperkenalkan sejak tahun 2018. Chipset ini dikenal memiliki efisiensi kerja dan daya yang cukup baik. Itulah sebabnya, meski sudah mulai diaplikasikan pada banyak perangkat sejak 2018, namun lifespan-nya masih awet hingga saat ini.

Pada unit yang kami ujikan, MSI sudah membekalinya dengan memori RAM 2666 MHz DDR4 berkapasitas 16 GB. Dengan konfigurasi 1 x 16 GB. Pada prosesnya, kamu juga dapat melakukan proses upgrade kapasitas memori hingga 64 GB pada dua slot memori yang tersedia (tipe 260-Pin SO-DIMM).

Terakhir soal teknologi perangkat yang dijejalkan pada MS GF63 Thin, tentu saja soal kartu grafis yang digunakan. MSI memanfaatkan NVIDIA GeForce GTX G1650 Max-Q with 4 GB GDDR5 VRAM sebagai penunjang kinerja grafis dan display memadai pada aktivitas gaming. Kartu grafis ini termasuk pada kelas menengah pada strata perangkat gaming saat ini. Sudah cukup memadai untuk menjalankan game AAA semisal Monster Hunter World, Spiderman, dan sebagainya.

Pada kebutuhan memori penyimpanan, MSI GF63 Thin tentu sudah memanfaatkan Solid State Drive 512 GB M.2 NVMe PCIe yang dapat di-install sepenuhnya untuk penggunaan sistem operasi, aplikasi kerja, maupun gaming. Hanya ada satu slot untuk SSD, sehingga kamu perlu menggantinya jika hendak menambah kapasitas SSD. Ditambah satu buah slot ekspansi HDD 2.5 inci yang bisa dipasangkan secara opsional.

Hasil benchmark GF63 Thin dengan Novabench.
Hasil benchmark GF63 Thin dengan 3D Mark.

Tantangan dari penggunaan teknologi menengah yang dimiliki MSI GF63 Thin biasanya memang pada saat bermain game. Pengguna harus lebih tekun memberi pengaturan yang tepat agar game dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa mengalami FPS drop atau freeze. Artinya, gameplay lebih diutamakan daripada keindahan grafis yang banyak ditawarkan pada game saat ini.

Kombinasi dari prosesor, kapasitas slot memori kerja yang besar, serta kartu grafis yang cukup memadai sebenarnya juga bermanfaat pada banyak hal. Tidak hanya berpusat pada semesta gaming, meskipun itulah sebab kehadiran MSI GF63 Thin. Kami melihat laptop ini lebih masuk ke dalam kelas all-around laptop.  Karena seperti kita tahu, banyak pengguna yang juga memanfaatkan laptop gaming seperti ini justru untuk kebutuhan editing, office, bahkan menjadikannya workstation. 

Oh iya, kapasitas baterai yang relatif besar 3-Cell: 51 Wh mampu digunakan selama kurang lebih 7 jam masa penggunaan tanpa mencolokan ke sumber listrik. Durasi tersebut bisa jadi lebih singkat apabila laptop digunakan bermain game berat, tentu saja.

Kesimpulan

Sebagai sebuah laptop gaming entry-level dengan perangkat kelas menengah, MSI GF63 Thin memang tepat untuk kamu yang masih memikirkan budget dalam membeli laptop. Fungsi dan fitur perangkat keras lebih diutamakan dibandingkan tampilan laptop yang terkesan sekadarnya.

Dengan harga di kisaran Rp 13 – 15 jutaan, laptop ini masih cukup pantas dibeli meski sudah jauh dari waktu rilis resminya di Indonesia. Dan jika dipakai untuk kebutuhan selain gaming, laptop ini masih memiliki spesifikasi yang cukup overkill.

MSI GF63 Thin
7.7 / 10 Reviewer
{{ reviewsOverall }} / 10 Users (0 votes)
Design7
Display8.5
Performance8
Features7.5
Battery7.5
Pros
- Konfigurasi hardware seimbang
- Cover sudah alumunium
- Daya tahan baterai relatif panjang
- Harga terjangkau untuk laptop gaming
Cons
- Material body masih plastik
- Backlight hanya warna merah
Summary
Sebagai sebuah laptop gaming entry-level dengan perangkat kelas menengah, MSI GF63 Thin memang tepat untuk kamu yang masih memikirkan budget dalam membeli laptop.
User review Kirim review kamu
Order by:

Be the first to leave a review.

User Avatar User Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

This review has no replies yet.

Avatar
Show more
Show more
{{ pageNumber+1 }}
Kirim review kamu

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Spesifikasi MSI GF63 Thin

Spesifikasi MSI GF63 Thin 10SCSR
Klik pada gambar untuk spesifikasi lengkap

General

Device Type Laptop Gaming
Model / Series MSI GF63 Thin 10SCSR
Released 21 Juli, 2020
Status Available
Price 15.999.000

Platform

Processor Intel® Core™ i7-10750H Processor (12M Cache, up to 5.00 GHz)
VGA (Graphic Card) NVIDIA GeForce GTX G1650 Max-Q with 4 GB GDDR5 VRAM
RAM (Memory) 8 / 16 GB DDR4 2666Mhz
Storage 512 GB NVMe PCIe Gen3
Operating System Windows 10 Home

Body

Dimensions 359 x 254 x 21.7 mm, berat 1.86 kg
Display 15.6" FHD (1920x1080), IPS-Level
15.6" FHD (1920x1080), 144Hz, IPS-Level
15.6" FHD (1920x1080), 120Hz, IPS-Level
Battery 51 Battery (Whr)
120W adapter

Connectivity

Webcam HD type ([email protected])
Bluetooth Bluetooth v5
Wi-fi Gb LAN 802.11 ac Wi-Fi
NFC
I/O Interface Ports 3 x USB Type-A (USB 3.1 / USB 3.2 Gen 1)
USB Type-C Ports 1 x USB 3.1 / USB 3.2 Gen 2
Display 1 x HDMI
Audio 1 x 1/8" / 3.5 mm Microphone Input
1 x 1/8" / 3.5 mm Headphone Output

Built-In Microphones Yes

Other

Audio Built-In Speakers 2 x 2 W
1 Komen
  1. […] Review MSI GF63 Thin: Laptop Gaming Bezel Tipis Bertenaga Besar […]

Tinggalkan Balasan