Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review Nokia 6.1 Plus: Android One yang Menawan

0 1.158

Tahun 2018 menjadi penanda Nokia untuk kembali ke pasar smartphone Indonesia. HMD Global menjadi pemegang lisensi ponsel legendaris ini yang dimulai dengan debut Nokia 8, dilanjutkan Nokia 2, Nokia 1, Nokia 3, dan Nokia 5. Kemudian Nokia 6.1 Plus yang menjadi andalan baru.

Seri ini adalah versi lebih rendah dari Nokia 8 dengan fitur yang mirip, namun spesifikasi yang diturunkan. Paling terlihat tentu saja adalah absennya lensa Zeiss di Nokia 6.1 Plus serta prosesor. Ponsel ini memiliki fungsi dua kamera yang sama baiknya, ditambah fitur foto bothie agar pengguna tidak perlu lagi repot membolak-balikan lensa depan dan belakang.

Nokia 6.1 Plus juga mengusung Android One untuk menjalankan sistem kerjanya. Hal tersebut menjadi sebuah nilai plus yang tak bisa dipungkiri bisa menjadi magnet tersendiri. Android One, merupakan sebutan untuk sistem operasi murni dari Google yang belum mengalami perubahan atau modifikasi dari vendor. Ditambah jaminan update sistem hingga dua tahun ke depan.

Nokia sendiri menjadikan ponsel barunya ini sebagai langkah baru dari seri-seri lainnya yang akan segera menyerbu ke pasar Indonesia. Nah, daripada penasaran seperti apa fitur yang ditawarka pada perangkat ini, mari simak review Nokia 6.1 Plus berikut ini.

Desain 

Nokia punya pengalaman panjang sebagai produsen ponsel kelas wahid. Ini adalah merek ponsel yang begitu digandrungi di masanya lebih dari satu dekade silam.  bagaimana desain ala daun pada seri 7600 bisa demikian cantik tersaji. Atau desain N-Gage yang sangat pas untuk mereka yang gandrung bermain game. Kenangan yang terus membuat kami berharap bahwa Nokia akan kembali lagi dengan ide-ide brilian mereka.

Namun sampai kini, ide yang mendobrak pasar belum ditemui lagi pada ponsel Nokia. Tren ponsel yang lebih menekankan pada perangkat lunak dan spesifikasi isi, membuat produsen tidak terlalu ambil pusing dengan model yang dilihat sekilas akan tampak sama di segala lini.

Ketika kini, produsen mulai beralih ke tampilan dengan poni depan, turut diikuti pula oleh Nokia 6.1 Plus. Ponsel berlayar 5,8 inci memiliki poni untuk dimanfaatkan sebagai bingkai kamera depan. Sementara tombol fungsi, port maupun speaker terdapat pada sisi ponsel yang memiliki tingkat ketebalan yang agak lumayan.

Cover Nokia 6.1 Plus berbahan dasar alumunium yang terasa kokoh digenggam. Penampang fingerprint masih ditempatkan di belakang, di bawah dua kamera dan flash ponsel. Dengan logo Android One terpampang pula di covernya. Menandakan bahwa Nokia 6.1 Plus mendapat dukungan penuh dari Google untuk dukungan terhadap update sistem operasinya sampai dua huruf ke depan.

Ya, tidak ada revolusi desain memang. Tapi mesti diakui bahwa pilihan Nokia untuk tetap menggunakan ukuran layar di bawah 6 inci untuk ponsel ini terasa tepat. Genggaman terasa mantap, membuat saya tidak perlu khawatir ponsel akan terlepas karena terlalu besar di tangan. Hanya saja pemilihan cover belakang yang glossy membuatnya bisa cepat kotor..

Display 

Nokia 6.1 Plus menggunakan layar 2.5D yang memiliki lengkungan tipis untuk memaksimalkan kinerjanya. Dipadu pula dengan material gorilla glass 3, sehingga kamu bisa tidak memasangkan anti-gores di atasnya. Tapi buat kami, ponsel yang berharga Rp 3 jutaan ke atas paling tidak turut dipasangkan silicon dan anti gores tambahan. Siapa tahu nantinya mau dijual lagi.

Luas layarnya sendiri mentok di angka 5,8 inci dengan rasio 19:9 resolusi 1080 x 2280 piksel. Luas layarnya mengisi 93% tempat di bagian depan. Bertipe IPS LCD capacitive, mampu menyajikan hingga kedalaman 16 juta warna. Tipe layar IPS berarti pantulan cahaya bisa diminimalisir, sehingga aktivitas mata tidak terganggu pada saat mengakses menu.

Bagi yang tidak terbiasa dengan kontras layar ponsel yang terlalu cerah bisa mengaktfikan mode blue filter, atau cahaya malam (bila menggunakan bahasa Indonesia). Sementara itu, keberadaan notch tidak terlalu mengganggu karena tampilan penuh gambar secara otomatis menyesuaikan di bawahnya.

Secara umum tidak ada yang terlalu istimewa ditawarkan pada display ponsel Nokia 6.1 Plus ini. Di rentang harga serupa kamu bisa menemukan kualitas dan spesifikasi layar yang relatif sama.

Kamera

Nokia tidak mau kalah untuk urusan trend kamera yang kini mengadopsi minimal dua kamera di belakang. Fungsi bokeh terasa begitu dimaksimalkan pada ponsel ini. Hasil perpaduan antara fokus objek dan latar belakang terlihat halus tiada gradasi yang kasar. Dan untuk ukuran lensa utama 16 MP dan bokeh 5 MP terasa sangat mantap. Bahkan untuk kemera selfie-nya Nokia tidak ragu untuk menjejalkan kemampuan lensa 16 MP.

Dua lensa utama di depan belakang berkualitas mumpuni membuat kegiatan berfoto jadi lebih seru. Apalagi fitur yang disediakan mendukung hal tersebut. Pada opsi menu kamera, kamu bisa menemukan mode Dual Sight yang mengaktifkan kamera depan belakang.

Fitur ini pertama kali diperkenalkan di Nokia 8 dan Nokia mempopulerkannya dengan sebutan #bothie. Dual-Sight secara bersamaan memanfaatkan kamera depan dan belakang untuk menghadirkan dua tampilan dalam satu layar, baik untuk foto maupun video.  Bukan cuma itu, kamera di Nokia 6.1 Plus ini memungkinkan pengguna untuk melakukan live streaming secara native dan real-time ke feed sosial Facebook dan YouTube sembari menjalankan Bothie.

Fitur lain disediakan untuk mode selfie yakni lewat hadirnya avatar berwujud macan, topeng wajah, serta variasi lighting yang memungkinkan wajahmu tampil dengan efek berbeda. Tentu saja hal tersebut masih ditambah dengan mode beauty yang bisa diatur tingkat kecerahannya.

Memang ada fungsi pengaturan manual, tapi agaknya hal tersebut kurang dilirik pengguna saat ini yang lebih senang aktivitas foto serba cepat dan instan. Maka auto-HDR bisa menjadi pilihan bijak mendapatkan hasil maksimal dengan usaha minimal. Mode panorama juga bisa digunakan bagi yang gemar efek wide.

Kemampuan kamera kian menarik ketika kamu memanfaatkannya sebagai perekam gambar bergerak. Keduanya mampu menghasilkan kualitas gambar full HD. Dengan tambahan kemampuan di kamera belakang yang mencapai level Ultra HD 4K. Artinya kerapatan piksel lebih terasa dengan kualitas warna yang jauh lebih tajam. Efeknya tentu saja pada kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan menjadi lebih besar. Tapi itu tidak jadi soal, karena kualitas yang kelak didapatkan.

Kemampuan kamera Nokia 6.1 Plus dengan segala fitur dan kemampuan yang ditulis di atas, rasanya bisa menjadikannya sebagai salah satu keunggulan utama dari ponsel ini. Meskipun fitur dan modenya minimal namun terasa tepat guna dan efektif.

Hasil foto Kamera Nokia 6.1 Plus

Foto di dalam ruangan
Foto di dalam ruangan
Foto di dalam ruangan pada malam hari
Hasil foto di malam hari
Hasil foto di malam hari
Menggunakan fitur Bothie (mengaktifkan dua kamera secara bersamaan). Malam hari dengan pencahayaan cukup, hasilnya masih bagus.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by mrbambang (@mrbambang) on

Fitur

Android One merupakan perangkat lunak dari Google yang merekat pada Nokia 6.1 Plus. Di mana sistem kerja yang diusung ponsel tidak mengalami modifikasi dari pihak vendor. Selain itu, ponsel ini yang saat ini menggunakan seri Oreo 8.1 akan mendapat sokongan update hingga seri Pie yang belum terbit, bahkan bisa jadi hingga seri Q nanti. Tampilan sistem operasinya sendiri menjadi lebih clean dibandingkan ketika menggunakan sistem seperti Color OS atau EMUI OS.

HMD Global selaku pemegang lisensi Nokia, tidak memberi banyak fitur aplikasi tambahan pada ponsel ini, selain dukungan lewat Nokia Care Mobile. Akan menarik bila mereka juga turut memberikan dukungan berupa fitur cloud seperti Huawei atau aplikasi unik yang mereka kembangkan sendiri nantinya di masa mendatang.

Fitur lain adalah fingerprint yang menjadi kelengkapan wajib pada ponsel mid to high saat ini, termasuk pada Nokia 6.1 Plus. Respon baca perangkat keamanan tersebut sudah baik. Pun bisa ditambah secara berlapis dengan memasukan kode angka atau pola titik, agar keamanan ponsel menjadi lebih terjaga.

Performa

Urusan performa dari Nokia 6.1 Plus diserahkan kepada siapa lagi kalau bukan Qualcomm. Melalui seri Snapdragon 636, yang meskipun ada di kelas mid-range, agaknya Nokia ingin turut meramaikan segmentasi gaming yang sedang naik daun.

Dilengkapi dengan 8 inti kerja yang mampu bergulir di angka 1,8 GHz. Serta GPU Adreno 509 yang lumayan. Game dengan grafis mewah seperti Asphalt tidak jadi soal. Meski tentu saja ada penyesuaian piksel yang tidak tampilannya belum terlalu mulus. Tapi cukuplah untuk terus bisa menikmati permainan tanpa merasa terganggu tampilan.

Kombinasi CPU dan GPU yang sepadan masih ditunjang keberadaan RAM 4GB dan ROM 64 GB. Kapasitas ruang yang masih cukup luas digunakan, paling tidak sampai 1 – 2 tahun ke depan. Apalagi perluasan memori eksternal hingga 400 GB bisa dilakukan lewat micro SD.

Kebutuhan daya dipasok dari baterai berkapasitas 3060 mAh. Kapasitas yang terlihat kecil namun dengan sistem kerja perangkat yang kian efektif membuat baterai terasa mencukupi kebutuhan harian. Fast charging untuk baterai mudah saja karena Nokia 6.1 sudah menggunakan port USB type C berfitur quick charge 3.0 sehingga bisa memperoleh efisiensi waktu pengisian.

Kesimpulan

Segmentasi Nokia 6.1 Plus sudah jelas membidik kamu yang gemar melakukan aktivitas fotografi. Namun kali ini ditawarkan kelebihan dalam hal pengaplikasian kamera yang memiliki kualitas sama depan-belakang. Fitur bothie atau melakukan aksi foto dan video berbarengan dengan kamera depan dan belakang menjadi highlight tersendiri dari kamera ponselnya.

Sedangkan jika memanfaatkan fungsi gaming lewat ponsel, terasa kurang nyaman. Karena ukuran layarnya yang  di bawah 6 inci. Meski demikian, kemampuan kerja CPU dan GPU tidaklah sembarangan dan mampu dipakai untuk kegiatan membunuh waktu tersebut.

Apa yang ditawarkan Nokia 6.1 Plus dengan harga Rp 3,4 jutaan memang terasa sebanding dan tidak terasa overprice. Jangan lupakan juga build quality dari Nokia yang terkenal paten. Body alumunium dengan kamera 16 MP di kedua sisi. Rasanya pantas saja jika ponsel ini menjadi pilihan tersendiri saat jenuh dengan gempuran Xiaomi atau Oppo.

Nokia sendiri harusnya bisa kembali tampil dengan keunikan dan ciri tersendiri yang mana mereka pernah menjadi pioner dan penguasa di ranah perangkat genggam. Semoga saja.

Spesifikasi Nokia 6.1 Plus

General

Device Type Smartphone
Model / Series Nokia 6,1 Plus
Released 16 September, 2018
Status Available
Price 3.449.000

Platform

Chipset Qualcomm SDM636 Snapdragon 636 (14 nm)
CPU Octa-core 1.8 GHz Kryo 260
GPU Adreno 509
RAM (Memory) 4 GB RAM
Storage 64 GB
Operating System Android 8.1 (Oreo), upgradable to Android 9.0 (Pie)
User Interface Android One

Design

Dimensions 147.2 x 71 x 8 mm (5.80 x 2.80 x 0.31 in)
Weight 151 g (5.33 oz)
Design Features Front/back glass (Gorilla Glass 3), aluminum frame
Battery Non-removable Li-Ion 3060 mAh battery

Network

Network Frequency GSM / CDMA / HSPA / LTE
SIM Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)

Display

Screen Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size and Resolution 5.8 inches, 85.1 cm2; 1080 x 2280 pixels, 19:9 ratio (~432 ppi density)
Touch Screen Yes
Features Multitouch
Corning Gorilla Glass 3

Camera

Multi Camera Yes (Front)
Rear 16 MP, f/2.0, 1.0µm, PDAF; 5 MP, f/2.4, 1.12µm, depth sensor
Front 16 MP, f/2.0, 1/3.1", 1.0µm
Flash Yes
Video [email protected]
Camera Features Dual-LED dual-tone flash, panorama, HDR

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, WiFi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
HDMI Yes
Wireless Charging No
NFC
Infrared No

Smartphone Features

Multimedia Features - Fast battery charging (Quick Charge 3.0)
- MP4/H.264 player
- MP3/WAV/eAAC+/FLAC player
- Photo/video editor
- Document viewer
FM Radio Yes
Web Browser HTML5
Messaging SMS(threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other Alert types Vibration; MP3, WAV ringtones
Loudspeaker Yes
3.5mm jack Yes
- Active noise cancellation with dedicated mic
80%
Awesome

Review Nokia 6.1 Plus

Apa yang ditawarkan Nokia 6.1 Plus dengan harga Rp 3,4 jutaan memang terasa sebanding dan tidak terasa overprice. Jangan lupakan juga build quality dari Nokia yang terkenal paten. Body alumunium dengan kamera 16 MP di kedua sisi. Rasanya pantas saja jika ponsel ini menjadi pilihan tersendiri saat jenuh dengan gempuran Xiaomi atau Oppo.

  • Design
  • Camera
  • Display
  • Battery
  • Features
  • Performance