Melihat ke beberapa produk smartphone yang sudah dirilis OPPO dalam sekian bulan terakhir, kayaknya temanya tahan banting ya. Nggak seri Reno, nggak A Series, semuanya dipasarkan sebagai perangkat yang tahan dari segalanya. Termasuk OPPO A3 Pro 5G yang “dijual” dengan durabilitas kelas militer.
Bisa dibilang, smartphone ini hadir sebagai smartphone 5G kelas entri dengan daya tahan di atas rata-rata. Proteksinya dibuat menyeluruh, mulai dari keseluruhan bodi, layar depan, sampai aksesori tambahan yang membuatnya semakin worry-free dengan case anti jatuh khusus. Semuanya tanpa perlu dirancang selayaknya rugged phone yang tebal atau bulky.
Dalam banderol harga yang jauh lebih terjangkau dari flagship, tentu OPPO A3 Pro 5G tidak bisa unggul dalam semua aspek. Setidaknya, fitur esensial yang dibawa, bekerja dengan baik. Membuatnya cocok untuk cukup banyak jenis pengguna smartphone, terutama yang aktivitas hariannya lebih padat. Berikut ulasan lengkapnya.
Desain

Nggak cuma lewat seri Reno terbarunya, OPPO A3 Pro 5G bisa dibilang mengawali lini smartphone OPPO yang tidak hanya stylish, namun juga dirancang tahan banting. Gizmo friends mungkin sudah melihat banyak iklannya di media sosial, sampai video singkat uji durabilitas yang tim Gizmologi jajal sendiri. Ya, memang sekuat itu, dan memang sudah membawa standar MIL-STD 810H.
Selain tahan benturan, juga tahan dari debu dan cipratan air, berkat sertifikasi IP54. OPPO A3 Pro juga berhasil melalui standar durabilitas khusus dari SGS, di mana daya tahannya saat jatuh, mendapatkan nilai lima bintang, alias nilai yang paling tinggi. Cocok untuk Gizmo friends yang mungkin lebih aktif dalam keseharian, atau sesederhana… teledor.




Tersedia dalam dua opsi warna berbeda, OPPO A3 Pro 5G Moonlight Purple jadi yang paling menarik perhatian. Selain dari warnanya, bodi belakang smartphone ini juga bisa pancarkan efek glitter tipis, dan garis sabit yang bisa berubah-ubah sesuai pencahayaan. Daya tahan tinggi tersebut, bisa dihadirkan melalui sebuah perangkat yang punya ketebalan hanya 7,68mm dengan bobot kisaran 180 gram saja.
Overall, OPPO A3 Pro 5G dirancang stylish sekaligus kokoh, dan Gizmo friends tak perlu mengkhawatirkan daya tahan eksteriornya tanpa menggunakan case. Namun begitu, OPPO berikan case pelindung anti jatuh khusus, lengkap dengan sudut yang dibuat lebih tebal. Desainnya pun punya tekstur tersendiri, menjadi bonus yang cukup menarik.
Layar

Di atas kertas, spesifikasi layar OPPO A3 Pro 5G memang terkesan inferior. Terutama untuk segmen harga yang disasar, resolusinya baru mencapai HD+, belum pula menggunakan panel AMOLED. Namun begitu, bagian layar pada smartphone ini tak bisa dianggap remeh—malah punya kelebihan tersendiri.
Tentunya pada aspek proteksi, lapisan Panda Glass di bagian kaca layar OPPO A3 Pro 5G, hadir memastikan agar smartphone ini lebih aman saat terjatuh dan meminimalisir kemungkinan akan retak atau pecah. Tak hanya itu, juga mendukung Splash Touch, alias masih bisa dioperasikan secara lancar ketika sedang mengakses smartphone di bawah hujan gerimis, atau jari tangan sedang basah.
Tak hanya pada aspek fungsionalitas, kualitas panel IPS pada layar OPPO A3 Pro 5G, menurut saya tergolong memuaskan dengan saturasi warna vibrant dan sudut pandang lebar. Refresh rate 120Hz juga memberikan nilai plus tersendiri—dan karena resolusi “hanya” HD+, jadi relatif terasa lebih lancar, tak begitu membebankan chipset. Tingkat kecerahan maksimumnya juga mencapai 1000 nits, penting untuk membuat layar tetap terlihat jelas di bawah sinar matahari.
OPPO juga sediakan mode eye comfort khusus agar tidak membuat mata lelah. Dan yang tidak kalah penting, sudah membawa sertifikat Amazon HD, alias bisa streaming dari platform favorit dalam resolusi yang lebih tinggi. Overall, memang belum AMOLED dan bukan yang paling tajam. Namun cukup fungsional, serta bisa berikan pengalaman menonton optimal, baik di dalam maupun luar ruangan.
Kamera

Walaupun terlihat seperti seolah ada tiga sensor berbeda di sisi belakang perangkat, nyatanya sensor yang benar-benar berfungsi sebagai kamera OPPO A3 Pro 5G, hanya ada satu. Yakni sebuah sensor 50MP f/1.8 yang ditemani dengan sensor portrait 2MP, terletak persis di sebelahnya. Di sisi depan, disematkan sensor kamera 8MP f/2.0 untuk keperluan swafoto maupun panggilan video.
Kamera OPPO A3 Pro 5G didukung AI untuk mengenali skenario obyek yang sedang ditangkap, agar bisa hasilkan warna serta tingkat kecerahan maksimal. Termasuk AI Portrait Retouching yang bisa memberikan peningkatan pada kulit wajah, dan tetap terlihat natural.
Sayangnya, OPPO tidak sematkan sensor ultra-wide pada sisi belakang OPPO A3 Pro 5G. Overall, kualitas gambar yang dihasilkan, masih oke untuk dibagikan ke media sosial. Reproduksi warnanya terlihat natural, warna kulit yang ditangkap ketika memotret obyek wajah juga pas. Hanya saja, detail tergolong masih kurang, dan efektivitas HDR untuk menyeimbangkan pencahayaan juga bukan yang terbaik.
Sayangnya, dalam waktu perilisan yang tak jauh berbeda, kini semakin banyak kompetitor yang menawarkan tidak hanya kemampuan kamera lebih superior, juga setup kamera yang lebih lengkap. Untuk hasil foto lengkap dari OPPO A3 Pro 5G, bisa Gizmo friends akses lewat album berikut ini ya.
Mode perekaman video pada OPPO A3 Pro 5G, terbilang cukup lengkap. Memang, masih belum bisa rekam dalam resolusi 4K. Namun setidaknya ada mode 1080p 60fps, atau Dual-View Video yang lebih pas untuk membuat konten kreatif, karena bisa menangkap momen dari dua sisi kamera secara bersamaan. Yang perlu dicatat, stabilisasinya masih kurang. Sehingga ada baiknya untuk menggunakan alat bantu tambahan.
Fitur

Menjalankan Android 14 dengan tampilan antarmuka ColorOS, kamu akan menemukan gestur yang familiar seperti smartphone OPPO (& realme) pada umumnya, saat menggunakan OPPO A3 Pro 5G. Menurut saya, UI pada smartphone ini termasuk salah satu yang paling mudah digunakan. Punya banyak fitur ekstra sana-sini, tetapi “tersimpan” dengan rapih.
Setidaknya ada dua fitur AI unggulan yang disematkan ke OPPO A3 Pro 5G. Yang pertama, adalah AI Eraser, sebagai metode untuk menghapus obyek dalam gambar dan bekerja cukup optimal, meski membutuhkan akses internet. Fitur AI kedua, adalah AI Linkboost. Menurut saya sangat bermanfaat terutama di kota besar.
Mudahnya, fitur AI tersebut memungkinkan smartphone untuk bisa tersambung ke jaringan lebih cepat dan lancar. Termasuk dalam kondisi yang “sulit”, seperti di dalam lift, area parkir kendaraan di basement, atau dalam keramaian seperti konser dan sejenisnya. Smartphone dengan AI Linkboost, termasuk OPPO A3 Pro 5G, bakal bisa menerima sinyal lebih cepat atau lebih kuat.
Pada sektor audio, smartphone OPPO berdaya tahan militer satu ini masih dilengkapi dengan jack audio 3,5mm. Hanya saja, setup speakernya masih mono. Setidaknya OPPO berikan opsi volume hingga 300%, sehingga bisa mengeluarkan suara lebih kencang, ketika dibutuhkan seperti saat sedang berada di luar ruangan. Sensor seperti NFC, tentunya tidak lupa hadir ke OPPO A3 Pro 5G.
Performa

Mirip seperti seri Reno terbarunya, chipset yang disematkan ke dalam OPPO A3 Pro 5G, lebih mengutamakan efisiensi daya ketimbang performa maksimal. Menggunakan cip Dimensity 6300 octa-core 6nm dari MediaTek, cip tersebut membawa clock speed maksimum sampai 2,4GHz pada empat inti Cortex-A76 tertingginya. Dipasangkan bersama RAM 8GB LPDDR4x, dan penyimpanan internal 256GB UFS 2.2.
Kapasitas RAM tersebut masih bisa diperluas memanfaatkan fitur RAM Expansion. Namun secara default, multitasking menggunakan smartphone ini terasa lancar-lancar saja. Memang, bukan yang paling gegas di kelasnya, tetapi juga tidak lambat. Mungkin yang harus sedikit sabar, hanya ketika menjalankan aplikasi yang benar-benar berat seperti edit video, terutama ketika footage video ditangkap dalam resolusi lebih tinggi.
Dari sisi software, OPPO sematkan Trinity Engine yang bertugas untuk mengoptimalkan kelancaran aplikasi, serta kecepatan untuk membuka aplikasi di dalam OPPO A3 Pro 5G. Dan melalui uji lab internal, smartphone OPPO stylish satu ini diklaim berhasil melalui pengujian performa hingga 50 bulan pemakaian. Di mana disebutkan kalau OPPO A3 Pro 5G hanya menurun sekitar 10% pada tingkat responsivitasnya, setelah lebih dari empat tahun pemakaian.
Sementara untuk bermain game, OPPO A3 Pro 5G bisa berikan performa yang cukup, selama tidak mengharapkan setting grafis terbaik. Masih sangat nyaman untuk bermain gim kasual, hingga judul gim populer seperti Honor of Kings. Suhu perangkat pun terasa relatif dingin, dugaan saya berkat optimalisasi chipset-nya yang memang dirancang hemat daya.
Baterai

Smartphone rilisan OPPO, setidaknya dalam 1-2 tahun terakhir, bisa dibilang unggul dalam bagian yang satu ini. Tidak terkecuali baterai OPPO A3 Pro 5G yang tergolong besar, mencapai 5,100 mAh, sedikit di atas rata-rata smartphone di kelasnya. Dipasangkan dengan cip MediaTek 6nm yang juga hemat daya, kamu bisa gunakan OPPO A3 Pro 5G hingga 1,5-2 hari penuh, tanpa masalah.
Mungkin yang paling tidak mengesankan menurut saya, ada pada sektor kecepatan pengisian dayanya. Di mana OPPO A3 Pro 5G mendukung teknologi 45W SuperVOOC—bukan yang paling kencang di kelasnya dalam satuan watt. Setidaknya, OPPO sudah sediakan adaptor charger dengan kecepatan maksimum ke dalam paket penjualannya, sehingga tak perlu menambah bujet untuk membeli aksesori tambahan.
Menggunakan pengisi daya tersebut, baterai OPPO A3 Pro 5G dapat terisi dari hampir habis hingga penuh, dalam kisaran waktu kurang lebih 75 menit. Bahkan mengisi daya 30 menit pun, menurut saya sudah cukup untuk penggunaan seharian penuh, asalkan tidak begitu intensif mengakses aplikasi berat atau gim. Kabar baiknya, baterai yang disematkan berani menawarkan masa pakai lebih lama, hingga 4 tahun pemakaian, tanpa penurunan kapasitas signifikan.
Kesimpulan

Kalau Gizmo friends mencari sebuah smartphone terjangkau dengan kualitas kamera terbaik, performa paling kencang, atau tampilan layar yang paling tajam, tentu ini bukan pilihan terbaik. Namun setidaknya dalam ketiga poin di atas, OPPO A3 Pro 5G masih bisa diandalkan kok. Bahkan dengan keunggulan ekstra seperti layar yang selalu responsif termasuk ketika sedang digunakan di bawah cuaca gerimis hujan.
Desainnya yang stylish, diimbangi dengan proteksi 360 derajat untuk pengalaman bebas khawatir. Untuk smartphone Rp3 jutaan dengan durabilitas terbaik tanpa banyak mengorbankan fitur lainnya, OPPO A3 Pro 5G bisa jadi pilihan yang bijak.
Spesifikasi OPPO A3 Pro 5G

General
| Device Type | Smartphone |
| Model / Series | OPPO A3 Pro 5G |
| Released | 01 Juli, 2024 |
| Status | Available |
| Price | Rp3.999.000 |
Platform
| Chipset | Mediatek Dimensity 6300 (6 nm) |
| CPU | Octa-core (2x2.4 GHz Cortex-A76 & 6x2.0 GHz Cortex-A55) |
| GPU | Mali-G57 MC2 |
| RAM (Memory) | 8GB LPDDR4x |
| Storage | 256GB UFS 2.2 |
| External Storage | Up to 1 TB |
| Operating System | Android 14 |
| User Interface | ColorOS 14 |
Design
| Dimensions | 165.8 x 76.1 x 7.7 mm |
| Weight | 186 gram |
| Design Features |
Warna: Moonlit Purple, Starry Black Panda Glass (front), OPPO Glow (back) IP54 MIL-STD 810H |
| Battery | 5,000 mAh, 67W SuperVOOC |
Display
| Screen Type | IPS, 120Hz, 1000 nits |
| Size and Resolution | 6.67" 120Hz, HD+ 720 x 1604 pixels (264 ppi) |
| Touch Screen | Capacitive Touchscreen |
| Features |
120Hz touch sampling rate 83% NTSC 89,9% screen-to-body ratio 8-bit 16,7 million colors Panda Glass |
Network
| Network Frequency | GSM / HSPA / LTE / 5G |
| SIM | Dual-SIM |
| Data Speed | HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G |
Camera
| Multi Camera | Yes (Rear) |
| Rear | 50 MP, f/1.8, (wide), PDAF + 2 MP, f/2.4, (depth) |
| Front | 8 MP, f/2.0, (wide) |
| Flash | Yes |
| Video | Front Camera: 1080P/720P@30fps; Rear Camera: 1080P/30fps; 1080P/60fps; |
| Camera Features |
Bokeh Flare Portrait AI Scene Enhancement Night Mode Expert Mode EIS (main camera) Panorama |
Connectivity
| Wi-fi | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot |
| Bluetooth | 5.3, A2DP, LE, aptX HD |
| USB | USB Type-C 2.0, OTG |
| GPS | Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS |
| HDMI | No |
| Wireless Charging | No |
| NFC | |
| Infrared | No |
Smartphone Features
| Multimedia Features |
Mono Speaker 300% Ultra Volume Mode 3.5mm jack |
| FM Radio | Yes |
| Web Browser | HTML 5 |
| Messaging | SMS, MMS, Online |
| Sensors |
Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, compass |
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



