Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review realme Buds Q: Earphone TWS dengan Desain Premium untuk Anak Muda

1 12.582

Selain bersaing untuk merilis earphone TWS premium dengan kualitas suara terbaik, para produsen elektronik juga berlomba untuk merilis perangkat audio nirkabel ini dengan harga yang lebih terjangkau. Tujuannya? Agar lebih banyak yang bisa menikmati pengalaman mendengarkan musik dengan praktis. Tak terkecuali realme dengan beberapa produk AIoT-nya.

Namun realme Buds Q yang dirilis pada penghujung bulan Juni kemarin ini sedikit berbeda. Ini adalah TWS termurah dari realme Indonesia, lebih murah dari realme Buds Air bahkan Buds Air Neo. Namun desainnya malah lebih spesial, dirancang oleh desainer khusus yang biasa merancang produk fesyen berkelas asal Eropa.

Tawarkan desain menarik serta daya tahan baterai lebih lama, realme Buds Q diciptakan sebagai TWS premium khusus untuk anak muda. Dengan harga yang lebih murah, bagaimana kualitasnya jika dibandingkan dengan realme Buds Air & Buds Air Neo? Berikut adalah ulasan lengkap dari realme Buds Q.

Desain realme Buds Q

realme Buds Q

Di akhir bulan ini, realme memang perkenalkan dua produk baru yang memiliki desain benar-benar berbeda. Selain smartphone-nya yaitu realme C11, realme Buds Q pun dibuat berbeda dengan Buds Air dan Buds Air Neo. Bagaimana tidak, perangkat ini dirancang oleh Jose Levy, seniman asal Prancis serta desainer yang telah bekerja sama dengan Hermes.

Dari bentuk casing luaran sampai masing-masing earbud-nya, realme Buds Q memiliki bentuk serupa batu bulat atau cobble. Diharap dapat berikan estetika hangat, lembut dan nyaman dari bebatuan. Dan memang, ketika digenggam maupun dimasukkan ke kantong, terasa nyaman dan tidak terlalu besar. Casing luarnya tidak memiliki garis lurus sama sekali, alias seutuhnya gunakan desain lengkung.

Permukaannya dibuat dengan tekstur doff sehingga tidak licin dan tidak mudah terlihat ada goresan. Pada bagian depan terdapat indikator pengecasan, sementara di belakang ada port micro-USB untuk pengisi daya. Ketika dibuka, kita akan langsung disambut oleh dua earbud berjenis in-ear monitor (IEM), pertama dari realme.

Sama seperti case-nya, earbud realme didesain membulat tanpa sudut tajam. Sensor sentuhnya diberi finishing glossy, serta terdapat sedikit aksen kuning di dalamnya. Awalnya saya pesimis dengan desainnya, sangat simpel, tanpa karet tambahan seperti shark fin untuk membuatnya terganjal oleh daun telinga. Namun ketika saya coba sambil jogging, realme Buds Q tetap terasa presisi.

Ini juga berkat kualitas eartip-nya yang bagus, sehingga tidak mudah ‘mundur’ ketika telinga sudah berkeringat. realme sertakan tiga pilihan eartip untuk tingkat presisi yang baik. Bobotnya juga hanya 3,6g, lebih enteng dari kertas A4 sekalipun. Mungkin karena ringan, sehingga tidak mudah jatuh dari telinga baik ketika digunakan untuk berolahraga. Oh ya, dengan sertifikasi IPX4, earphone ini aman terkena keringat maupun cipratan air.

Fitur

realme Buds Q realme Link

Menggunakan desain in-ear, otomatis realme Buds Q dilengkapi passive noice cancellation. Dengan begitu, suara keramaian dari luar dapat diredam, membuat penggunanya bisa lebih fokus mendengarkan musik atau keluaran suara dari perangkat. Namun perangkat ini tidak dilengkapi fitur seperti ambient sound, sehingga kurang nyaman jika tetap dipakai ketika sedang mengobrol dengan orang lain secara tatap muka.

Sementara untuk kualitas menelepon, bisa dibilang cukup baik. Lawan bicara dapat menangkap suara kita dengan jelas dan lantang. Namun tidak disarankan untuk menggunakan perangkat ini di luar rumah atau keramaian. Ketika saya gunakan untuk menelepon di pinggir jalan raya, noise yang masuk cukup keras. realme sendiri telah memberikan sebuah mikrofon untuk noise cancellation, namun sayangnya masih kurang efektif.

Untuk menyambungkan perangkat secara optimal, kamu dapat memasang aplikasi realme Link dari Google Play Store. Dengan aplikasi ini, dapat terlihat kapasitas baterai masing-masing earbud (sayangnya tidak untuk case), mengaktifkan mode gaming sampai mengatur pintasan sentuh masing-masing earbud. Mulai dari double tap, triple tap sampai sentuh dan tahan. Opsinya beragam, mulai dari kontrol lagu sampai munculkan asisten suara.

Fitur ini juga berfungsi ketika dipasangkan ke perangkat non-Android seperti iOS. Namun untuk mengatur kembali pintasannya, kamu memerlukan smartphone Android karena realme Link belum tersedia di Apple App Store. Tidak seperti realme Buds Air yang bisa mendapatkan pembaruan software, fitur untuk realme Buds Q lebih sederhana.

Untuk mengaktifkan mode gaming, pengguna hanya perlu menekan dan tahan kedua earbud sampai terdengar suara mesin mobil. Jika diaktifkan, latensinya bisa ditekan hingga hanya 119ms saja. Sehingga masih nyaman untuk digunakan bermain gim multiplayer yang membutuhkan komunikasi atau mengandalkan suara presisi.

Pengoperasian

earbud realme Buds Q

Perlu penyesuaian untuk saya mengakses pintasan dengan menyentuh sensor yang ada di masing-masing earbud. Rata-rata dalam 10 kali percobaan, dua kali masih tidak berhasil. Selebihnya, perintah ditangkap dengan relatif singkat sekitar satu detik. Untuk penggunaannya sendiri bebas, mau bagian kiri saja, kanan saja, secara bergantian tidak ada kendala. Koneksinya juga relatif lancar selama penggunaan, disambungkan ke realme C11.

Sedikit catatan, meskipun sudah terpasang ke dua perangkat, proses pindah tidak bisa dilakukan langsung dari salah satu smartphone. Semisal, jika sudah tersambung ke realme, Bluetooth smartphone realme harus dimatikan terlebih dahulu supaya bisa berganti ke iPhone. Bukan masalah yang berarti, karena ketika perangkat sedang tidak tersambung, akan otomatis masuk mode pencarian. Sehingga bisa ditemukan dari perangkat lain dengan mudah.

Baterai

Sesuai klaimnya, realme Buds Q dapat menyala sampai kurang lebih empat jam pemakaian non-stop. Menggunakan charging case-nya, total waktu yang bisa diraih mencapai 20 jam. Saya lebih nyaman menggunakan Buds Q atas alasan yang satu ini, karena menurut saya, 3 jam di Buds Air masih kurang untuk menemani saya bekerja di jam kerja misalnya.

Untuk pengisian dayanya, membutuhkan waktu sampai 2 jam jika memang benar-benar habis. Dua poin yang sedikit disayangkan adalah penggunaan port micro-USB serta indikator daya baterainya. Dengan begitu, saya harus menggunakan kabel jenis lain ketika perangkat saya menggunakan USB-C semua.

Poin kedua adalah perihal indikator baterai. Lampu di depan case hanya menyala ketika diisi daya, menunjukkan kapasitas baterai mau habis (merah) sampai penuh (hijau). Kalau earphone TWS lain menunjukkan status baterai tiap kalo earphone diletakkan dalam case, pengguna realme Buds Q harus memanfaatkan persentase yang tampil pada smartphone ketika masih tersambung.

Kualitas Audio

realme Buds Q

Hadir lebih murah, kualitas audionya secara keseluruhan lebih sederhana jika dibandingkan dengan dua TWS realme lainnya. Namun dengan harga sekelasnya, masih cukup baik. Tidak ada delay yang berarti ketika digunakan untuk menonton video. Wajar saja, secara dimensi fisik, driver di masing-masing earbud realme Buds Q lebih kecil yaitu 10mm. Driver tersebut diklaim dibuat dengan diafragma komposit polimer PEEK & PU berkualitas tinggi.

Bahan PEEK mereproduksi suara frekuensi menengah ke tinggi, sedangkan bahan PU berikan bass yang dalam dan kuat. Dengan tambahan fitur Dynamic Bass Boost, dentuman bass dari perangkat ini cukup powerful. Terutama penggunaan eartip berbahan bagus yang membuat bass bisa lebih terasa. Secara keseluruhan, menurut saya keluaran suara dari realme Buds Q cenderung warm. Mid dan high tidak terlalu dominan, dengan bass yang cukup melimpah.

Kesimpulan realme Buds Q

realme Buds Q

Kalau kamu mencari earphone TWS murah dengan kualitas suara yang cukup baik, punya baterai tahan lama, serta desain yang premium namun tidak mencolok, realme Buds Q pilihannya. Meski lebih murah, sambungan ke smartphone masih cukup reliabel di berbagai kondisi. Sektor ini biasanya menjadi isu atau kekurangan beberapa earphone TWS murah lainnya.

Kalau kamu butuh TWS yang nyaman digunakan untuk bertelepon di luar ruangan, realme Buds Air maupun Buds Air Neo dengan fitur noise cancellation yang lebih baik bisa menjadi pilihan lebih bijak. Tapi kalau sekadar di rumah saja, atau untuk digunakan berolahraga, masih bisa berikan kualitas audio yang baik.

Spesifikasi realme Buds Q

Dimensi: 59,8 x 45 x 29,9mm (case)
Berat: 35,4 gram (keseluruhan), 3,6 gram (earbud)
Tipe: in-ear monitoring
Charging case: mendukung port micro-USB
Kontrol: Mendukung kontrol sentuh & tahan
Mikrofon: Single Mic Noise Cancellation
Sertifikasi: IPX4 tahan cipratan air dan keringat
Konektivitas: Bluetooth 5.0
Speaker: 10mm driver, Dynamic Bass Boost
Pilihan warna: Black Pebble, White Pebble, Yellow Pebble
Fitur: Game Mode, instant pairing
GFP (Google Fast Pair Technology) jangkauan efektif 10 meter
Baterai: 40 mAh (+ 400 mAh pada charging case)
Daya tahan: hingga 4 jam pemakaian (20 jam dengan case)
Kecepatan charge: 2 jam

Beli produk realme di:

Shopee.co.id Lazada.co.id Bli bli.com ERASPACE JD.ID Tokopedia.com


Disclaimer: artikel ini merupakan kerja sama dengan realme Indonesia

83%
Cakep!

Review realme Buds Q

Dengan harga resmi Rp399 ribu, realme Buds Q memiliki desain premium plus kualitas suara yang cukup baik.

  • Design
  • Features
  • Performance
  • Battery
1 Komen
  1. […] lain di segmen harga sama. Salah dua yang mungkin paling populer adalah Redmi AirDots serta realme Buds Q. Namun TWS pertama Honor ini punya keunggulan […]

Tinggalkan Balasan