Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review realme C15: Juara Baterai Besar 6.000 mAh dengan 18W Quick Charge

6 93.730

Pertama kali di dunia! Bukan, bukan smartphone pertama dengan baterai 6.000 mAh, tapi realme C15 ini pertama kali diperkenalkan secara global di Indonesia. Yup, realme memang selalu gencar untuk bawa teknologi canggih yang, kalau nggak fitur flagship dibawa ke mid-range, fitur baru dibawa ke entry-level. Sebelumnya, realme C11 bawa desain baru yang jauh lebih menyegarkan. Nggak cuma desain kameranya aja, realme juga bawa fitur Nightscape, yang sebelumnya belum ada pada smartphone di kelas lebih atasnya.

Lewat diluncurkannya realme C15, realme ingin hadirkan smartphone dengan 6.000mAh Mega Battery. Baterainya besar, tapi juga didukung dengan teknologi pengecasan 18 Watt Quick Charge. Dua teknologi ini hadir pertama kali, justru di realme C-series yang dikenal sebagai Entry-Level King, kali ini untuk kelas harga Rp2 jutaan.

Seperti apa smartphone ini secara keseluruhan? Cuma kece di baterainya aja, atau di seluruh fitur yang dibawa termasuk setup empat kamera belakangnya? Berikut pengalaman saya nyobain realme C15 selama beberapa hari.

Desain

bodi belakang realme C15

Pas pertama kali saya memegang smartphone ini, memang terasa sedikit lebih tebal dan berbobot dari smartphone realme lainnya. Wajar saja, baterainya gede banget soalnya. Tapi masih terjaga kok, dengan ketebalan 9,8mm dan berat 209 gram. Anggap saja seperti sedang menggenggam smartphone flagship yang punya bobot sama.

Dari depan, terlihat mini-drop notch dengan tiga sisi bezel yang tipis kecuali bezel bawah yang sedikit tebal. Terdapat tombol volume dan power di sebelah kanan, kosong di bagian atas dan triple slot SIM di sebelah kiri atas. Sementara di bagian bawah ada jack audio 3,5mm, mikrofon, port micro-USB dan mono speaker.

Ketebalan realme C15

Bodi belakangnya meneruskan desain yang fresh dari realme C11. Mirip, tapi dibuat sedikit berbeda. Logo realme tetap ada di bagian bawah, dengan modul kamera kotak yang sudah kekinian. Sementara polanya mengingatkan saya dengan beberapa seri smartphone realme lama, menggunakan desain geometric gradient. Gradasi warnanya terlihat lebih fresh, tetap menarik untuk dilihat walaupun masuk di kelas pemula.

Hadir tanpa soft case dalam paket penjualan, realme C15 versi Seagull Silver yang saya coba ini tidak mudah kotor dengan permukaan doff-nya. Juga tidak licin ketika sedang digenggam. Kalau mau yang lebih berwarna dan sedikit lebih gelap, bisa memilih opsi warna Marine Blue.

Layar

Layar realme C15

Dimensinya 6,5 inci, punya resolusi HD+, rasio layar ke bodi 88,7% dan pakai mini-drop notch. Layar realme C15 sama seperti smartphone terjangkau realme lainnya, dan ini bukanlah hal buruk. Panel IPS yang digunakan punya kecerahan dan saturasi yang cukup baik, berwarna namun tidak berlebihan, serta cukup akurat di kelasnya.

Layar besarnya cocok untuk digunakan sebagai media hiburan. Yang disayangkan, smartphone ini tak hadir dengan sertifikasi Widevine L1, jadi kalau nonton serial Netflix, belum bisa sampai resolusi 720p. Juga belum ada LED notifikasi, tapi tersedia opsi untuk menyalakan layar setiap kali ada notifikasi masuk ke smartphone.

Sejak awal dibuka dari kotaknya, realme C15 sudah memiliki lapisan antigores yang terpasang dari pabrikan. Saran saya, tetap digunakan saja, meski sudah terlapis Corning Gorilla Glass 3. Supaya lebih awet saja.

Kamera

Kamera realme C15

Nah, pertama kalinya di C-Series, realme C15 kini sudah menggunakan konfigurasi Quad Camera. Sensor utamanya punya resolusi 13MP dengan bukaan f/2.2 dan sudah mendukung PDAF. Lalu ada kamera ultra wide-angle 8MP f/2.2 dengan sudut pandang mencapai 119 derajat. realme sediakan fitur seperti HDR dan Chroma Boost, untuk tingkatkan saturasi foto secara instan.

Kamera utama, cahaya melimpah.
Kamera utama, indoor cahaya cukup.
Kamera ultra wide-angle, malam hari, cahaya cukup.

Nah, kedua sensor kamera tambahannya ini cukup unik, masing-masing punya resolusi 2MP. Yang satu sensor hitam putih atau BW, satunya lagi disebut dengan Retro lens. Apa itu Retro lens? Fitur ini bisa ditemukan ketika kamera menggunakan mode potret, lalu pilih kedua filter yang ada di paling kanan. Kamera akan mensimulasikan foto lawas dengan tekstur khas di sudut atau pinggir frame. Sebuah gimmick yang… oke aja untuk seru-seruan.

Baik kamera utama, kamera ultra-wide dan kamera depan 8MP bisa digunakan untuk merekam video hingga resolusi full HD 1080p di 30fps. Sayangnya, belum dilengkapi dengan EIS, jadi tangan kamu harus lebih stabil supaya footage tidak terguncang.

Kamera depan, malam hari, cahaya cukup.

Yang nggak kalah spesial, kameranya juga sudah dilengkapi dengan mode Super Nightscape. Mode ini berjalan untuk kamera belakang, baik sensor wide maupun ultra-wide, bakal ambil beberapa foto dengan eksposure berbeda yang kemudian digabungkan menjadi satu foto akhir. Lumayan banget untuk bikin hasil foto lebih terang dan jelas dalam kondisi pencahayaan yang kurang.

Kamera utama, tanpa Nightscape.
Kamera utama, dengan Nightscape.
Kamera ultra-wide dengan Nightscape.

Untuk hasil foto dan video lebih lengkap, bisa kamu akses pada album berikut ini.

Fitur

Smartphone ini sudah menjalankan realme UI berbasis Android 10. Kustomisasinya cukup berlimpah, mulai dari tema dan font yang bisa diganti, dark mode yang bisa ubah tampilan aplikasi pihak ketiga sekaligus, dan masih banyak lagi. Ketika butuh waktu untuk istirahat, fitur focus mode hadir untuk mematikan notifikasi, supaya bisa lebih fokus untuk beristirahat atau bahkan meditasi.

realme C15 hadir dengan sensor sidik jari yang disematkan pada bodi bagian belakang. Sensornya cukup akurat dan cepat dalam memindai, meski jari tangan sedikit basah sekalipun. Dan berkat kamera depannya yang sedikit ditingkatkan, fitur face unlock juga cukup dapat diandalkan. Hadirnya sensor sidik jari cocok untuk alternatif pengguna yang sering menggunakan masker di wajah saat pandemi.

Performa

Skor Antutu & GeekBench 5 realme C15
Skor Antutu Benchmark & Geekbench 5 dari realme C15.

MediaTek Helio G35 dipilih realme sebagai inti dari smartphone ini. Chipset kelas entri, tapi masih termasuk dalam seri gaming. Dengan CPU octa-core yang punya clockspeed tertinggi di 2,3GHz dan fabrikasi 12nm, performanya terasa kencang.

realme C15 bakal hadir dengan opsi RAM 3GB & 4GB LPDDR4x, pilihan internal memorinya juga lega, 64GB dan 128GB dan masih ditambah slot kartu microSD terdedikasi. Secara keseluruhan, performanya cukup oke. Tidak lambat, tapi juga tidak spesial.

Buat main game seperti PUBG: Mobile dengan pengaturan grafis smooth – medium cukup lancar. Wajar saja, performa memang bukan keunggulan utama smartphone berbaterai besar ini. Selain baterai, kemampuan smartphone melibas kegiatan ber-smartphone sehari-hari juga ditekankan pada realme C15 ini.

Baterai

Super Power Saving Mode realme C15
Mode Super Power Saving di realme C15.

Kalau bukan kapasitasnya yang besar, teknologi pengecasan smartphone realme umumnya kenceng banget. Nah, di realme C15 yang notabene smartphone entry-level, realme malah menggabungkan dua inovasi sekaligus. Menggunakan baterai terbesar, 6.000 mAh plus 18W Quick Charge.

Di smartphone realme sebelumnya yang punya baterai 5.000 mAh, sangat normal bila tahan hingga dua hari pemakaian. Dengan realme C15, mudah saja digunakan sampai tiga hari, dengan pemakaian yang cenderung ringan tentunya ya. Sementara kalau lebih intensif, sering dibuat nonton drama sambil streaming, bisa nyala dua hari dengan screen-on time sampai 9-10 jam.

Baru di realme C15, saya nggak khawatir keluar rumah (ketika memang sedang diperlukan, ya, kalau nggak perlu di rumah saja) dengan kapasitas baterai 20%. Bahkan ketika sudah 5% pun, kamu bisa mengaktifkan fitur Super Power Saving Mode yang bisa menambah masa pakai hingga beberapa jam lagi. Menariknya, Super Power Saving Mode  menawarkan pengguna untuk memlilih 6 aplikasi yang paling sering digunakan untuk memfokuskan sistem dan menejemen daya ke aplikasi terpilih demi memperpanjang usia baterai. Lalu, mau menjadikan realme C15 sebagai power bank? Bisa, lewat fitur reverse charging dengan tambahan kabel USB OTG terpisah ya.

Ketika perlu mengisi daya, hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menambah daya 25%. Sementara untuk mengisi penuh, butuh waktu sekitar 3 jam. Sekali lagi, ini sangat wajar mengingat kapasitas baterainya yang besar. Waktu siaganya aja bisa mencapai 57 hari, alias hampir dua bulan.

Kesimpulan

Kelengkapan realme C15

realme benar-benar menargetkan smartphone ini untuk Gizmo friends yang, bisa dibilang, punya low battery anxiety atau nggak mau baterai smartphone-nya cepat habis. Dengan baterai 6.000 mAh di realme C15, kamu bisa gunakan smartphone ini sampai dengan tiga hari bahkan lebih tanpa perlu charge, dan pengisiannya pun termasuk yang paling cepat di kelasnya.

Penambahan kamera retro di belakang jadi gimmick yang, yah, lumayan buat seru-seruan. Performanya juga bukan yang paling kencang, begitu pula dengan kualitas kameranya. Namanya juga kelas entri, tidak bisa unggul dalam semua sisi. Setidaknya, fitur-fitur yang disediakan masih oke untuk penggunaan sehari-hari, jadikan realme C15 cocok untuk menjadi opsi Entry-Level King baru untuk harga Rp2 jutaan.

Tak sabar ingin meminangnya? realme menggelar penjualan perdana smartphone mega baterai 6.000mAh dengan 18W Quick Charge ini di Lazada.


Cek harga smartphone realme di ecommerce:

Shopee.co.id Lazada.co.id Bli bli.com ERASPACE JD.ID Tokopedia.com

Spesifikasi realme C15

Spesifikasi realme C15

General

Device Type Smartphone
Model / Series realme C15
Released 28 Juli, 2020
Status Available
Price Rp1.999.000 (3+64GB), Rp2.199.000 (4+64GB), Rp2.499.000 (4+128GB)

Platform

Chipset MediaTek Helio G35 (12 nm)
CPU Octa-core (4 x 2.3 GHz Cortex-A53 & 4 x 1.8GHz Cortex-A53)
GPU PowerVR GE8320
RAM (Memory) 3/4GB
Storage 64/128GB
Operating System Android 10
User Interface realme UI 1.0

Design

Dimensions 164.4mm * 75.9mm * 9.8mm
Weight 209 g
Design Features Warna: Marine Blue, Seagull Grey
Geometric Gradient Design
Battery Non-removable Li-Po 6000 mAh battery, 18W charger

Network

Network Frequency GSM/ HSPA / LTE
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Data Speed HSPA 42.2/11.5 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/75 Mbps

Display

Screen Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size and Resolution 6.5 inches, HD+ 720 * 1600
Touch Screen Capacitive Touchscreen
Features Rasio layar 88,7%
Proteksi Corning Gorilla Glass 3

Camera

Multi Camera Yes (Rear)
Rear 13MP f/2.2 (wide) PDAF; 8MP f/2.25 119° (ultra-wide); 2MP f/2.4 (B&W lens); 2MP f/2.4 (Retro lens)
Front 8MP f/2.0, AI Beauty, HDR
Flash Yes
Video 720p / 1080p, 30fps Slo-Mo (120fps / 480p)
Camera Features LED flash, HDR, Panorama, Chroma Boost, AI Beauty, Expert Mode, Nightscape, Timelapse

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi is a popular wireless networking technology using radio waves to provide high-speed network connections that allows devices to communicate without cords or cables, Wi-Fi is increasingly becoming the preferred mode of internet connectivity all over the world. Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth Bluetooth is a wireless communications technology for exchanging data between mobile phones, headsets, computers and other network devices over short distances without wires, Bluetooth technology was primarily designed to support simple wireless networking of personal consumer devices. 5.0, A2DP, LE
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
GPS GPS The Global Positioning System is a satellite-based radio navigation system, GPS permits users to determine their position, velocity and the time 24 hours a day, in all weather, anywhere in the world, In order to locate your position, your device or GPS receiver must have a clear view of the sky. Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
HDMI HDMI (High-Definition Multimedia Interface) is a compact audio/video interface for transferring uncompressed video data and compressed or uncompressed digital audio data from a HDMI-compliant source device to a compatible computer monitor, video projector, digital television, or digital audio device. No
Wireless Charging Wireless Charging (Inductive Charging) uses an electromagnetic field to transfer energy between two objects. This is usually done with a charging station. Energy is sent through an inductive coupling to an electrical device, which can then use that energy to charge batteries or run the device. No
NFC NFC (Near field communication) is a set of standards for smartphones and similar devices to establish peer-to-peer radio communications with each other by touching them together or bringing them into proximity, usually no more than a few inches.
Infrared Infrared connectivity is an old wireless technology used to connect two electronic devices. It uses a beam of infrared light to transmit information and so requires direct line of sight and operates only at close range. No

Smartphone Features

Multimedia Features Mono speaker, audio jack 3.5mm
FM Radio Yes
Web Browser Web Browser => a web browser is a software application used to locate, retrieve and display content on the World Wide Web, including Web pages, images, video and other files, The primary function of a web browser is to render HTML, the code used to design or markup webpages. HTML 5
Messaging SMS, MMS, Online
Sensors Sensors are electronic components that detects and responds to some type of input from the physical environment. The specific input could be light, heat, motion, moisture, pressure and location, The output is generally a signal that is converted to use in computing systems, a location sensor, such as a GPS receiver is able to detect current location of your electronic device. GPS / Beidou / Glonass
Sensor Induksi Magnetik
Sensor Cahaya
Sensor Jarak
Sensor Akselerometer
Sensor Fingerprint
Other OTG Reverse Charging

Paket penjualan:
- realme C15
- 9V2A adapter
- Kabel micro-USB
- Kartu garansi
- Buku panduan
- SIM ejector
- Lapisan pelindung layar (terpasang)

Disclaimer: artikel ini merupakan kerja sama dengan realme Indonesia.

83%
Nggak abis-abis!

Review realme C15

Meneruskan desain yang fresh, realme C15 sekali lagi membawa fitur mewah ke kelas entry-level, seperti baterai 6.000 mAh plus 18W Quick Charge. Serta empat kamera belakang yang cukup asik untuk digunakan.

  • Design
  • Display
  • Camera
  • Performance
  • Features
  • Battery
6 Komen
  1. […] que es. ¿No nos crees? La foto que te mostramos arriba fue tomada con un Realme C15 (cortesía de Gizmologi) usando su lente ultra gran angular con el modo Super Nightscape. Se ve bien, ¿no? Por cierto, […]

  2. irfan berkata

    Menarik nih buat ojol2 yg butuh batre gede, bisa narik sambil main game. sama2 helio G35 sama realme c11. Mending yg mana ya?

    1. Prasetyo Herfianto berkata

      Disesuaikan dengan budget saja ya. Kalau memang budget hanya di kisaran Rp1,5 jutaan, realme C11 juga udah irit banget baterainya.

      1. Catur berkata

        Bagaimana dengan tutup belakang c15 yang nggak solid.. Apakah benar?

  3. Hanip berkata

    Apakah tidak mendapat headseat saat membeli realme c15 ?

  4. Love Forever berkata

    Kalo buat gamer sih, kurang cocok soalnya tidak semua game bisa masuk, masih di bawah asus max pro m1

Tinggalkan Balasan