Review realme Watch S: Lebih Premium, Tetap Terjangkau

0 4.412

Dalam gelaran IFA 2020 yang dilangsungkan awal September kemarin, realme pertunjukkan beberapa perangkat AIoT terbaru mereka, perkuat strategi 1+4+N yang sedang sering ditekankan belakangan ini. Lewat strategi tersebut, realme nggak cuma ingin hadirkan smartphone saja, tapi pelengkap perangkat AIoT serta aksesori yang bisa temani para konsumen dan realme Fans secara lengkap.

Untuk kategori wearables, tepatnya jam tangan pintar atau smartwatch, realme menghadirkan realme Watch S. Sesuai namanya, ini adalah varian baru dari seri realme Watch yang sebelumnya sudah kami ulas. Lewat smartwatch ini, realme ingin hadirkan pilihan aksesori yang lebih premium, tanpa kesampingkan fitur kesehatan yang lengkap.

Dengan harga yang masih tetap terjangkau, secara keseluruhan, saya puas dengan apa yang realme Indonesia coba tawarkan lewat realme Watch S. Cocok sekali terutama untuk pendamping keseharian anak muda maupun generasi lainnya yang ingin tampil premium. Meski dengan sebuah potensi yang saat ini belum bisa dicapai. Apa itu? Berikut ulasan lengkapnya.

Desain

Kalau smartwatch pertama realme punya desain yang mirip smartwatch lain, situasinya berbeda di realme Watch S. Bodinya berwarna hitam, gunakan material aluminium seri 6063. Bukan plastik, jadi terlihat kokoh dan sangat premium. Nggak perlu khawatir jadi berat, karena bobotnya relatif ringan di 48 gram.

Dimensinya juga cukup tipis, punya ketebalan hanya 12mm saja. Sementara bagian strap-nya gunakan material silikon yang dirancang nyaman di kulit. Selain mekanisme-nya yang removable, saya langsung senang ketika melihat ada angka “22” di bagian dalam strap, menunjukkan bila realme Watch S gunakan strap dengan lebar 22mm.

Dengan begitu, saya nggak perlu beli strap orisinil dari realme, alias bisa menggunakan strap 22mm yang saya punya di rumah. Ingin lebih nyaman ketika olahraga? Bisa pakai strap bawaan. Kalau mau lebih terlihat mahal, bisa pakai material kulit. Sangat mudah untuk kustomisasi tampilan smartwatch ini.

Untuk sesuaikan dengan strap maupun pakaian, tersedia total 103 watch face yang bisa dipilih (enam dari smartwatch, sisanya lewat aplikasi realme Link). Kita juga bebas untuk membuat watchface personal dengan gambar dari galeri.

Layar

Secara dimensi bentang layar, realme Watch S punya diameter yang sedikit lebih kecil di 1,3 inci (vs 1,4 inci di realme Watch). Namun tak terasa kekecilan sama sekali. Ditambah resolusinya yang cukup tinggi di 360 x 360, melihat konten yang ditampilkan cukup mudah dan jelas, bisa menyala hingga 600 nits.

Layar tersebut dapat dioperasikan lewat gestur sentuh, dan dibantu oleh dua tombol yang ada di sebelah kanan. Sudah terlapis Gorilla Glass 3, saturasi warna serta tingkat kontrasnya juga cukup baik. Ditambah dengan fitur auto brightness, kita tak perlu mengatur kecerahan layar secara manual. Akurasinya pun selalu pas, sesuai kondisi cahaya.

Di smartwatch lawas saya, adanya sensor auto brightness membuat layar tidak bisa tampil secara penuh. Sepertinya realme mensiasatinya dengan bezel layar yang sedikit tebal. Yang saya suka, mereka gunakan desain penunjuk waktu yang elegan, jadinya tidak terlihat sebagai kekurangan. Malah terlihat seperti jam tangan konvensional.

Untuk menyalakan layar, bisa dengan menekan tombol di samping kanan, atau dengan mengetuk layarnya dua kali (meski terkadang gagal, yah setidaknya 1 dari 10 percobaan). Dan untuk mematikan, bisa menutup layar dengan telapak tangan. Respon layar yang bisa menyala otomatis setiap pergelangan tangan diangkat juga cukup instan dan akurat.

Fitur

Dipasarkan sebagai asisten kesehatan yang trendi, jam tangan pintar terbaru realme satu ini memang punya fitur pendukung kesehatan yang lengkap, meski secara desain cukup versatile alias tidak kaku. Selain sleep tracking dan mendeteksi detak jantung otomatis sepanjang hari, sensor yang ada di realme Watch S juga bisa ukur kadar oksigen dalam darah atau SpO2.

Ada menu khusus yang bisa diakses dari menu smartwatch, dan prosesnya membutuhkan waktu kurang lebih 15 – 20 detik. realme sendiri mengklaim bila akurasinya cukup tinggi, mendekati monitor oksigen darah medis. Namun tetap saja, jangan dijadikan patokan utama ya. Setidaknya kalau memang yang ditampilkan rendah, bisa digunakan untuk acuan tindakan preventif.

Ada 16 mode olahraga yang bisa dipilih. Dan meski kantongi sertifikasi IP68, smartwatch ini belum bisa mendeteksi olahraga renang. Nah, kalau dipakai jogging, Gizmo friends harus membawa smartphone kalian, karena perangkat ini belum punya sensor GPS secara built-in. Pakai Google Fit? Data bisa disinkronkan lintas platform secara otomatis.

Juga ada fitur lain untuk mengingatkan penggunanya bergerak maupun minum secara cukup dalam satu hari. Tampilan notifikasinya juga cukup komprehensif, ditampilkan secara berurutan. Mungkin akan lebih baik bila ke depannya, realme berikan opsi untuk membalas dengan beberapa format pesan umum seperti “iya”, “sedang di jalan”, “okay” dan sejenisnya.

realme Watch S juga dapat mengendalikan pemutar musik di smartphone dari jarak jauh, pengguna dapat dengan mudah menjeda dan memutar musik saat mendengarkan musik. Selain itu, realme Watch S juga mendukung kamera jarak jauh, sehingga Gizmo friends dapat mengambil foto selfie bahkan saat Anda sendirian.

Konektivitas

Sama seperti perangkat AIoT lainnya, realme Watch S bisa disambungkan ke smartphone Android lewat aplikasi realme Link. Sejak awal, tampilan aplikasinya sudah cukup baik, informatif dan mudah untuk digunakan. Tak perlu scan QR code, ketika proses pencarian, smartwatch dengan mudah dapat ditemukan dan tersambung.

Selama penggunaan, lancar-lancar saja. Notifikasi cukup instan ditampilkan dari smartphone, tidak pernah ada masalah sama sekali. Nah, kenapa di awal saya bilang kalau realme melewatkan sebuah potensi baik? Karena sampai saat ini, aplikasi realme Link hanya tersedia di Google Play Store.

Otomatis, smartwatch ini tak dapat dipasangkan dengan mereka yang gunakan smartphone iOS. Padahal, sejak saya gunakan Watch generasi pertama, banyak pengguna iOS yang tertarik untuk membeli, lebih lagi realme Watch S. Pihak realme Indonesia sendiri mengonfirmasi bila realme Link untuk iOS sedang dikembangkan. Semoga segera tersedia ya.

Baterai

Walau desainnya relatif tipis, realme berhasil menyematkan kapasitas baterai yang melebihi dua kali kapasitas realme Watch generasi pertama, tepatnya 390 mAh. Dengan sensor dan prosesor yang diklaim efisien daya, realme menyebutkan bila smartwatch ini bisa tahan hingga total 15 hari penggunaan. Klaim yang cukup berani, lantas bagaimana kenyataannya?

Setelah empat hari penggunaan penuh, baterai baru berkurang sekitar 25%. Ini dengan penggunaan default, notifikasi cukup banyak dari smartphone, pendeteksi detak jantung otomatis, brightness otomatis, dan saya gunakan untuk sleep tracking. Dengan begitu, seharusnya bisa mencapai klaim yang disampaikan oleh realme. Masih perlu lebih lama? realme siapkan mode power saver di mana tampilan jamnya akan berubah lebih sederhana.

Proses pengisian dayanya juga mudah, gunakan charger berbahan magnet, tinggal diletakkan saja di bagian atasnya. Proses pengisian membutuhkan waktu kurang lebih dua jam dari hampir habis hingga penuh. Menurut saya, daya tahan baterai realme Watch S bisa dijadikan salah satu keunggulan terbaiknya, tahan lama sehingga tak perlu membebani pengguna yang juga perlu isi daya smartphone.

Kesimpulan

Smartwatch generasi kedua dari realme Indonesia kali ini hadir layaknya paket lengkap. Desain premium, fitur kesehatan lengkap, baterai tahan lama, dan di harga yang relatif terjangkau. Tak sulit untuk merekomendasikan realme Watch S sebagai smartwatch terbaik di kelas harga Rp1 juta.

Beberapa kekurangan seperti tidak adanya fitur always-on display, absennya sensor GPS serta belum ada dukungan untuk smartphone iOS mungkin bisa menjadi deal breaker bagi beberapa orang. Namun lagi-lagi, harganya yang terjangkau bisa menjustifikasi value yang sudah cukup baik.

Seluruh produk AIoT realme dapat didapatkan pada realme 11.11 Salebration pukul 00.00 WIB dengan harga spesial. realme 11.11 Salebration akan digelar di seluruh realme official store termasuk realme.com, Lazada, Shopee, Tokopedia, Blibli, JD.ID, dan Akulaku.

realme Watch S
8.8 / 10 Reviewer
{{ reviewsOverall }} / 10 Users (0 votes)
Design9.5
Display9
Performance8
Features8.5
Battery9
Pros
- Desain premium - Daya tahan baterai prima - Fitur lengkap - Strap mudah dicari
Cons
- Belum always-on display - Tak dilengkapi GPS - Belum kompatibel dengan iOS
Summary
Dengan harga yang ditawarkan, realme Watch S bawa fitur kesehatan yang lengkap sembari hadir dengan desain premium. Kombinasi yang cukup sulit ditemukan untuk sebuah smartwatch terjangkau.
Review Pengguna Tulis review kamu
Order by:

Be the first to leave a review.

Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

This review has no replies yet.

Avatar
Show more
Show more
{{ pageNumber+1 }}
Tulis review kamu

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Spesifikasi realme Watch S

Layar 1.3″ 360 x 360 TFT Touchscreen, 278 PPI, Gorilla Glass 3
Warna Hitam
Ukuran 12 (H) x 47 (W) x 259.5 (L) mm, lebar strap 22mm
Berat 48g
Ketahanan IP68 water resistance (1,5m)
Konektivitas Bluetooth 5, realme Link app (Android 5.0+)
Sensor 3-axis accelerometer, heart rate sensor, rotor vibration sensor
Baterai 390mAh, 15 hari pemakaian (20 hari mode hemat daya)
Mode olahraga Outdoor Run, Walk, Indoor Run, Outdoor Cycle, Aerobic Capacity, Strength Training, Football, Basketball, Table Tennis, Badminton, Indoor Cycle,  Elliptical, Yoga, Stationary Bike, Rowing Machine and Cricket
Harga Rp999.000

Cek harga perangkat realme di official store:

Shopee.co.id Lazada.co.id Bli bli.com JD.ID

Tinggalkan Balasan