Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review Redmi 9: Jawara di Entry Level

2 36.544

Hadirnya Redmi 9 pada pertengahan Juli lalu tidak dapat dianggap sebelah mata. Smartphone besutan Xiaomi Indonesia ini memiliki potensi besar untuk merajai pasar entry level pada harga di kisaran harga Rp 2 jutaan. Memiliki tampilan menarik dengan dukungan spesifikasi memadai semakin menambah posisi puncak itu mudah diraih. Apalagi branding Redmi selama ini memang sudah cukup baik di pasaran.

Kali ini tim Gizmologi berkesempatan menjajal Redmi 9 versi global. Maklum saja, unit ini dikirimkan sebelum tanggal peluncuran versi resmi di Indonesia. Dan memang tidak ada perbedaan di antara versi pasaran global maupun untuk tanah air. Sehingga proses mengulas produk pun mudah saja dilakukan.

Lalu apakah benar hipotesis kami bahwa Redmi 9 akan merajai pasaran di kelasnya? Tak perlu berpanjang lebar lagi, silakan simak ulasan kami berikut ini.

Desain

Redmi 9 desainRedmi 9 dibuat dengan pilihan desain bertekstur pada cover belakangnya. Seperti layaknya crop circle, tekstur garisnya melingkar di sekitar kamera smartphone. Sehingga memunculkan nuansa elegan dan seimbang pada desainnya. Sebuah kesan yang memang coba diejawantahkan oleh Redmi 9.

Lingkaran lensa kamera berjejer rapi secara vertikal. Uniknya di antara deretan tersebut ada satu lingkaran paling bawah yang merupakan sensor sidik jari. Letaknya yang ada di deret lensa kamera, sempat membuat kami mengira bahwa smartphone ini menggunakan side-unlock fingerprint. Redmi menyebut desain ini sebagai “anti-fingerprint texture back”.

Sayangnya, letak pemindai sidij jari tersebut, terasa kurang nyaman bagi kami, sebab modelnya yang menonjol keluar mengikut tinggi lensa. Satu lagi yang disayangkan ialah keberadaan satu baris kamera lensa bokeh dan flash pada samping deret utama, sedikit membuyarkan kesan seimbang di sana.

Untuk pilihan warna di Redmi 9, tidak ada lagi permainan gradasi warna violet seperti beberapa produk lain. Warna yang digunakan cenderung solid dengan tiga pilihan yakni carbon grey, ocean green, dan sunset purple. Serupa dengan pendahulunya Redmi 8 yang memang menggunakan pilihan warna solid serupa.

Pada bagian depan, Redmi 9 masih memanfaatkan konsep water drop atau notch, untuk lensa kameranya. Model yang agak ketinggalan, ya. Mengingat kini banyak produsen mulai beralih ke model punch hole, tanpa tarikan garis dari bagian samping smartphone untuk penempatan kameranya. Tapi smartphone berdesain demikian ada di kisaran atas Rp 3 jutaan. Jadi terasa wajar sih.

Selebihnya penempatan tombol fungsi maupun port terasa masih biasa saja. Sama ditemukan pada banyak smartphone di rentang harga serupa. Bedanya mungkin pada titik letak infrared, yang menjadi ciri khas ponsel Xiaomi/Redmi sejak dulu, pada sisi atas ponsel. Berdekatan dengan lubang noise cancellation.

Melihat desain smartphone dengan dimensi 163,32×77,01×9,1 milimeter dan bobot 198 gram ini, rasanya sudah terasa lebih dari cukup untuk sebuah smartphone entry-level. Empat kamera belakang ditempatkan sedemikian rupa, degan pendekatan konsep cover menarik, agar pengguna tidak merasa bosan pada rentetan desain generik. Kami hanya berpikir, buat apa membuat cover dengan tekstur melingkar begini, kalau nantinya dipakaikan silicon tambahan. Kan?

Display

Xiaomi Redmi 9 layarRedmi 9 memiliki luas layar mencapai 6,53 inci. Dibuat dengan menggunakan teknologi Full HD+, dot drop display sebagai letak lensa kamera. Pada tingkat rasio 19.5:9, visual milik Redmi 9 dapat menyajikan resolusi hingga 2340 x 1080. Serta memiliki tingkat kecerahan mencapai 400 nit, dan rasio kontras 1500:1.

Dengan tingkat kecerahan sedemikian tinggi, mungkin pengguna akan bertanya-tanya apakah hal tersebut dapat mempengaruhi fungis penglihatan. Terutama ketika menggunakan ponsel dalam waktu lama. Bisa ya dan tidak, karena hal tersebut sangat dipengaruhi banyak faktor.

Tapi kan, smartphone saat ini sudah mampu mengoptimalkan tingkat kontras dengan kondisi cahaya dalam ruangan. Ditambah lagi, Redmi 9 ternyata sudah mengantongi sertifikasi untuk low blue light dari TÜV Rheinland. Yang berkompeten di bidang inspeksi beragam produk teknologi elektronik maupun otomotif.

Satu lagi, meskipun desain dot drop, water drop, notch, atau apapun sebutannya, pada smartphone ini. Namun berkat ukuran layar sedemikian besar akhirnya membuat aktivitas menjelajah menu, menonton film, sampai bermain game tetap dapat dinikmati sebagaimana mestinya. Ya, paling tidak itulah yang kami rasakan.

Kamera

KAMERA redmi 9Godaan empat kamera di belakang dan satu kamera di depan pada Redmi 9 jelas sangat menggugah jiwa. Untuk sebuah smartphone di kisaran Rp 2 jutaan, hal tersebut hanya semakin membuat banyak orang tergiur. Apalagi tiap lensa kameranya memiliki fungsi berbeda mulai dari ultra-wide, depth sensor, maupun macro yang memang sedang gandrung dipakai di banyak produk belakangan ini.

Redmi 9 menempatkan empat kamera belakang pada bagian tengah cover. Dengan kemampuan masing-masing, yakni kamera utama dengan spesifikasi 13MP wide-angle camera – f/2.2, AF, 1/3.06’’ sensor, 1.12μm pixel size – 5P lens, f/2.2, 75.2° FOV. Kamera ini jelas jadi pilihan terdepan ketika hendak menghasilkan hasil foto terbaik. Ditambah fitur HDR, AI, maupun filter yang dipakai bersamaan ketika hendak memfoto. Jadi tidak perlu lagi masuk ke menu editor. Foto langsung dapat dinikmati.

Soal pengaturan menu kamera, kita dapat menemukan lebih banyak lagi pada setting. Seperti keberadaan fitur tilt-shift untuk fokus lebih baik, straighten agar posisi objek tepat pada garis lurus. Serta pengaturan timer, google lens, ukuran frame, dan gridlines pada visualisasi layar kamera. Membuat penggunaan kamera Redmi 9 terasa sangat user friendly, dan menyenangkan.

Masih ada tiga lensa kamera lain. Pertama, kamera ultra-wide 8 MP 118° FOV, 1/4’’ sensor, 1.12μm pixel size – 5P lens, f/2.2. Sudut lensa lebar begini membuat fokus pada objek mengerucut ke bagian tengah lensa. Sementara garis objek pada tepian terlihat ditarik menjauh. Karena memang demikianlah konsep lensa ultra-wide. Pada tingkat resolusi tersebut, hasil foto luar ruang (outdoor) dapat lebih dimaksimalkan dibandingkan konsep sebaliknya.

Sedangkan untuk dua lensa lain, yakni 5MP macro camera – 1/5’’ sensor, 1.12μm pixel size – 3P lens, FF(4cm), f/2.4, dan 2MP depth sensor – 1/5’’ sensor, 1.75μm pixel size – 3P lens, f/2.4. Mode macro memang menjadi fitur baru untuk mengisi kebutuhan fotografi jarak dekat. Bagi yang memanfaatkan smartphone-nya untuk memfoto barang dagangan, kamera semacam ini bisa jadi senjata mengaggumkan untuk merepresentasikan produk. Memperlihatkan tarikan garis mendetail lebih dalam dan sempurna. Dan bagusnya kamera macro di Redmi 9 mampu memproduksinya dengan baik.

Lensa terakhir untuk kebutuhan bokeh rasanya sudah banyak diulas dan memang begitu-begitu saja. Kualitas resolusi 2 MP memang mampu menyajikan kualitas bokeh memadai. Bahkan pada situasi minim cahaya. Dan dengan menambahkan elemen lain pada editing manual, gaya dan kualitas fotografi ini dapat meningkat signifikan.

Lalu bagaimana dengan kamera depan berkonsep milik Redmi 9? Kualitas 8MP selfie camera – 1/4’’ sensor, 1.12μm pixel size – 4P lens, f/2.0 dengan ragam fitur menarik tersaji di sini. Fitur seperti palm shutter, cinematic portrait, screen flash, dan portrait mode menjadi tambahan yang tak boleh dilewatkan. Redmi juga menempatkan frame pada mode lanskap untuk hasil foto lebih dramatis. Termasuk keberadan filters yang langsung terlihat pada layar sebagai preview.

Kemampuan tiga lensa utama di belakang smartphone ini juga berlaku untuk fungsi video. Dengan pilihan opsi resolusi di angka 1080 full HD atau 720 HD. Di mana pengguna dapat memilih salah satu lensa wide, ultra-wide dan macro sebelum merekam. Pada saat merekam, pengguna dapat melakukan aktivitas zooming in/out untuk gambar yang lebih dramatis.

Fitur menarik pada fungsi video Redmi 9 ialah keberadaan kaleidoscope, dan speed. Fitur speed, seperti sudah kita tahu, memberikan peluang merekam dengan kecepatan tinggi maupun rendah (slow motion). Tentu dengan bantuan cahaya memadai agar hasil rekam lebih maksimal. Sementara itu fitur kaleidoscope menghasilkan video yang lebih rumit dengan memecah fokus lensa. Keduanya hanya ada pada mode short video. Dan memang lebih ditujukan untuk pengguna yang hobi membagi video di platform lain seperti tiktok maupun Instastory.

Bisa kami katakan bahwa seluruh fungsi dan fitur pada kamera Redmi 9 begitu menggoda untuk memvisualisasikan seluruh imajinasi dan kreasi. Tiap fitur terasa begitu tepat dan tidak berlebihan untuk digunakan. Hanya saja ketiadaan aplikasi bawaan untuk mengolah kreasi foto maupun video di Redmi 9. Membuat keseluruhan proses foto dan videografi jadi tidak mencapai klimaksnya.

Hasil foto Xiaomi Redmi 9

ultra wide
mode auto, perbesaran 1x
Perbesaran 2x
Hasil foto malam hari

Fitur Lain

Redmi 9 memakai antarmuka MIUI 11 berbasis Android 10. Kami pikir kinerjanya sudah lebih dari cukup. Perpindahan antar menu yang mengalir lancar. Tersedianya game turbo/ booster untuk pengalaman bermain maksimal. Dark mode, yang mulai banyak disukai. Sampai tersedianya Mi Account, untuk kemudahan dalam penyimpanan dan integrasi dengan produk lain dari Xiaomi. Fitur menarik semacam itu masih jadi andalan dari user interface di tiap smartphone Xiaomi.

Sektor keamanan Redmi 9 mendukung kemampuan membaca wajah dengan sangat baik. Meskipun fitur pembaca wajah semacam ini rasanya jarang digunakan. Namun tetap menjadi diperlukan terutama saat pengguna memiliki data penting untuk dilindungi sedemikian rupa. Melengkapi keberadaan pemindai sidik jari, dan pilihan kuncian lainnya.

Dan ada satu fitur bernama “pocket mode”, yang dapat diaktifkan. Berfungsi ketika smartphone dalam keadaan tersimpan di kantong baju/celana pengguna. Dengan aktifnya fitur tersebut, layar Redmi 9 tidak sensitive terhadap gerakan sentuhan tidak perlu, yang kadang dapat mengaktifkan smartphone tanpa kita sadari.

Kinerja Redmi 9 

Redmi 9 memanfaatkan Mediatek Helio G80, 12nm process technology, octa-core CPU, up to 2.0GHz, sebagai otak kerja smartphone. Redmi mengungkapkan bahwa pemilihan prosesor tersebut untuk dapat mengoptimalkan penggunaan baterai lebih lama, performa gaming lebih baik, dan rekognisi wajah yang baik dalam fitur keamanan smartphone. Dan memang itu yang kurang lebih kami dapatkan ketika menguji Redmi 9.

Keraguan pada ponsel di bawah harga Rp 2 jutaan untuk dapat memainkan game keroyokan semacam Player Unknown: Battleground, atau pemburu visual indah dalam Asphalt 9, sekejap hilang. Ya, Redmi 9 mampu menangani game populer tersebut dengan baik. Baik dalam kelancaran gameplay maupun desain visual yang disajikan.

Tapi, ada tapinya nih, tentu saja ada penurunan kualitas grafis di sana. Kemampuan Mali-G52 MC2 950 Mhz masih belum dapat menampung kebutuhan resolusi dari game-game berat tersebut. Ada sisa tarikan garis atau detail yang luput. Jika hal tersebut tidak menjadi concern utama kamu, maka bisa diabaikan saja. Karena permaiannya sendiri tetap bisa dinikmati dengan baik.

Lepas dari kemampuan prosesor pada Redmi 9. Sebenarnya smartphone ini juga menawarkan kelebihan lain lewat kapasitas memori besar di kelasnya. Ada dua pilihan internal RAM dan storage berbeda, yakni 3GB+32GB dan 4GB+64GB. Masih ditambah opsi tambahan lewat slot memori microSD hingga 512 GB.

benchmark redmi 9Pada kebutuhan tenaga Redmi 9 didapat dari baterai berkapasitas 5020 mAh. Baterai tersebut sudah mendukung fitur Quick Charge 3.0, OTG charging, serta mampu menerima pengisian hingga 18 watt. Disebut demikian, karena pada paket pembeliannya, Redmi 9 hanya diberi kepala charger berdaya 10 watt saja. Tidak jelek, hanya kurang cepat saja.

Overall, kami tidak dapat meminta lebih baik dari apa yang sudah ditawarkan Redmi 9. Sekali lagi, dan lagi, untuk sebuah produk dengan rentang harga di bawah Rp 2 juta. Apa yang didapatkan dari Redmi 9 sudah terasa sangat menggembirakan.

Kesimpulan

Salah satu pesaing utama untuk Redmi 9 datang dari Realme C11. Dengan harga lebih murah di angka Rp 1,6 jutaan, Realme C11 seperti memberikan opsi lain bagi mereka yang kurang dana. Namun bila diperhatikan lebih dalam, Redmi 9 jelas memiliki kelebihan jauh dari margin harga kedua ponsel tersebut. Apa yang ditawarkan Redmi 9 membuat produk ini seperti layak berada di atas harga Rp 2 juta.

Maka rincian detail spesifikasi dan fitur pada Redmi 9 jelas menjadi kelebihan tak terbantahkan. Desain dan prosesor dapat diabaikan, bila melihat sektor kamera yang mumpuni dan nyatanya sering juga jadi perhatian kala hendak membeli smartphone. Maka kami sangat merekomendasikan Redmi 9 untuk masuk daftar beli di kelas entry-level, atau kamu yang memang tak ingin jor-joran hanya untuk sebuah alat komunikasi pintar.

Cek harga smartphone Xiaomi di:

EraSpace Blibli Shopee Lazada JD.ID Tokopedia

Spesifikasi Xiaomi Redmi 9

spesifikasi redmi 9
Klik pada gambar untuk spesifikasi lengkap

General

Device Type Smartphone
Model / Series Xiaomi Redmi 9
Released 14 Juli, 2020
Status Available
Price 3GB+32GB Rp1,749 juta; 4GB+64GB Rp1,949 juta

Platform

Chipset Mediatek Helio G80 (12 nm)
CPU Octa-core (2x2.0 GHz Cortex-A75 & 6x1.8 GHz Cortex-A55)
GPU Mali-G52 MC2
RAM (Memory) 3GB / 4GB
Storage 32GB / 64GB
Operating System Android 10
User Interface MIUI 12

Design

Dimensions 163.3 x 77 x 9.1 mm
Weight 198 g
Design Features Glass front (Gorilla Glass 3), plastic back, plastic frame
Color: Carbon Gray, Sunset Purple, Ocean Green, Pink/Blue
Battery Non-removable Li-Po 5020 mAh battery
Fast charging 18W

Network

Network Frequency Technology
GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Data Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A

Display

Screen Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size and Resolution 6.53 inches,1080 x 2340 pixels, (~83.2% screen-to-body ratio)
Touch Screen yES
Features Corning Gorilla Glass 3
400 nits

Camera

Multi Camera Yes (Rear)
Rear 13 MP, f/2.2, 28mm (wide), 1/3.1", 1.12µm, PDAF 8 MP, f/2.2, 118˚ (ultrawide), 1/4.0", 1.12µm 5 MP, f/2.4, (macro) 2 MP, f/2.4, (depth)
Front 8 MP, f/2.0, 27mm (wide)
Flash YES,
Video [email protected]
Camera Features HDR

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi is a popular wireless networking technology using radio waves to provide high-speed network connections that allows devices to communicate without cords or cables, Wi-Fi is increasingly becoming the preferred mode of internet connectivity all over the world. Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth Bluetooth is a wireless communications technology for exchanging data between mobile phones, headsets, computers and other network devices over short distances without wires, Bluetooth technology was primarily designed to support simple wireless networking of personal consumer devices. 5.0, A2DP, LE
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
GPS GPS The Global Positioning System is a satellite-based radio navigation system, GPS permits users to determine their position, velocity and the time 24 hours a day, in all weather, anywhere in the world, In order to locate your position, your device or GPS receiver must have a clear view of the sky. Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
HDMI HDMI (High-Definition Multimedia Interface) is a compact audio/video interface for transferring uncompressed video data and compressed or uncompressed digital audio data from a HDMI-compliant source device to a compatible computer monitor, video projector, digital television, or digital audio device. No
Wireless Charging Wireless Charging (Inductive Charging) uses an electromagnetic field to transfer energy between two objects. This is usually done with a charging station. Energy is sent through an inductive coupling to an electrical device, which can then use that energy to charge batteries or run the device. No
NFC NFC (Near field communication) is a set of standards for smartphones and similar devices to establish peer-to-peer radio communications with each other by touching them together or bringing them into proximity, usually no more than a few inches.
Infrared Infrared connectivity is an old wireless technology used to connect two electronic devices. It uses a beam of infrared light to transmit information and so requires direct line of sight and operates only at close range. Yes

Smartphone Features

Multimedia Features 3,5mm audio jack
FM Radio Wireless FM radio (no wired headphones required)
Web Browser Web Browser => a web browser is a software application used to locate, retrieve and display content on the World Wide Web, including Web pages, images, video and other files, The primary function of a web browser is to render HTML, the code used to design or markup webpages. Chrome
Messaging SMS
Sensors Sensors are electronic components that detects and responds to some type of input from the physical environment. The specific input could be light, heat, motion, moisture, pressure and location, The output is generally a signal that is converted to use in computing systems, a location sensor, such as a GPS receiver is able to detect current location of your electronic device. Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass
77%
Affordable!

Review Redmi 9

Spesifikasi dan fitur yang ditawarkan Redmi 9 jelas menjadi kelebihan tak terbantahkan. Membuat produk ini seperti layak berada di atas harga Rp 2 juta.

  • Design
  • Display
  • Camera
  • Performance
  • Battery
2 Komen
  1. Athariq berkata

    Kok saya pake 4 jam zoom meeting dari 100% jadi 60%, itu wajar ga ya???

  2. […] entri sampai menengah, Xiaomi ‘memecah’ kelasnya menjadi dua; Geng Jawara dimulai dari seri Redmi 9 sampai Redmi Note 9 Pro, sementara Geng Jagoan dimulai dari varian termurahnya yaitu Redmi 9A. […]

Tinggalkan Balasan