Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review Samsung Galaxy A10s: Bersaing di Kelas Entry Level

1 78.643

Belum genap setahun Samsung merilis Galaxy A10 untuk menjadi penantang para smartphone enry level yang selalu dikuasai oleh ponsel dari negeri bambu. Kini hadir Samsung Galaxy A10S yang dirilis pada bulan Oktober lalu dengan sejumlah update.

Persaingan di pasar bawah ini memang bisa dibilang lebih ketat ketimbang di seri premium. Sehingga update ini digunakan Samsung untuk membekali ponselnya agar mampu bersaing dari sisi baterai, kamera, chipset, CPU dan GPU serta keamanan.

Baca juga: Ini Fitur Galaxy A untuk Dukung Aktivitas Live Kamu

Nah, sejauh mana kemampuannya? Simak review Samsung Galaxy A10s berikut ini.

Desain

Samsung Galaxy A10s desainTidak ada yang istimewa pada desain Samsung Galaxy A10S. Ponsel ini dibalut dengan casing berbahan plastik glossy yang terlihat mengkilat, namun mudah membekas ketika dipegang. Bentuknya menyerupai dengan ponsel Samsung pada umumnya.

Pada bagian belakang, terdapat sensor sidik jari disertai dengan dual camera dan LED flash. Kemudian di sisi sebelah kiri terdapat tombol volume rocker dan slot SIM card, kemudian di sisi sebaliknya terdapat tombol power. Di bagian bawah, terdapat port audio jack, port charging baterai yang tipenya masih lama yakni micro USB dan lubang speaker.

Layar

Mungkin layar bisa dibilang bagian yang tidak terlalu banyak perbedaan dengan pendahulunya, yaitu Galaxy A10. Meski tidak terlalu banyak update, namun tetap layak untuk kami ulas. Layar Samsung Galaxy A10S memiliki luas 6,2 inci dan resolusi 720 x 1520 piksel dengan rasio 19:9.

Sementara untuk kerapatan layar, ponsel ini memiliki kerapatan layar 271 ppi dengan teknologi panel layar PLS TFT yang tentu saja ketajaman layarnya tidak bisa dibandingkan dengan saudaranya di level lebih atas seperti Galaxy A50s. Layarnya memiliki poni kecil di bagian atas seperti waterdrop untuk menampung kamera depan.

Kamera Samsung Galaxy A10s

Salah satu alasan Galaxy A10S menggunakan 4 core bertenaga 2GHz adalah untuk mendukung kinerja video pada kamera dengan 2 lensa, dengan masing-masing resolusinya 13 megapiksel di bukaan aperture f/1.8 dan 2 megapiksel di aperture f/2.4. Kamera belakang dilengkapi dengan berbagai fitur seperti Live Focus, Panorama, Pro, Beauty, dan beragam pilihan filter warna. Namun kami sarankan untuk penggunaan Live Fokus dilakukan di luar ruangan agar mendapatkan fokus dan blur maksimal, layaknya ponsel Samsung di premium level.

Sementara untuk kamera depan, Samsung Galaxy A10S memakai kamera beresolusi 8MP dengan aperture f/2.0. Untuk kamu yang kreatif, beberapa fitur pendukung pun ikut disematkan, seperti Live Focus, AR sticker, beauty, dan filter warna. Sedikit kekurangan pada bagian AR sticker yang hanya berupa teks, padahal filter ini cukup digemari para kaum milenial.

Hasil Foto 
Ultra Wide angle
Zoom 1x
malam hari
Hasil foto Samsung Galaxy A10s
Malam hari

Fitur Samsung Galaxy A10s

Samsung Galaxy A10s dibangun dari sistem operasi Android 9 Pie dengan antarmuka OneUI, yang bahkan bisa ditemui di ponsel flagship Samsung. OneUI ini merupakan antarmuka yang menarik dengan Interface yang dibuat untuk penggunaan satu tangan. Kehadiran Bixby sebagai pusat informasi sebenarnya bisa menambah kehandalan ponsel ini, namun masih banyak pengguna Samsung yang belum bisa memaksimalkan fitur ini.

Ponsel Samsung seri A selalu dikenal dengan kesan mewah, namun dijual dengan harga terjangkau. Sayangnya pada A10 banyak yang mengeluhkan ketiadaan sensor fingerprint yang membuat ponsel tersebut kurang terasa mewah. Namun akhirnya para desainer ponsel Samsung mendengar keluhan tersebut dan membawa fitur tersebut ke Galaxy A10S. Kami sempat mencobanya, dan proses pengenalan sidik jarinya sangat cepat, tanpa ada kendala berarti seperti pada ponsel Galaxy yang berada di atas kelasnya.

Kinerja

Penghematan daya ini pun terus dilanjutkan di bagian CPU. Meski sama-sama menggunakan prosesor octa-core seperti pada Galaxy A10, namun kali ini kapasitas core yang digunakan di Galaxy A10S berbeda dan dengan tujuan yang lebih mulia.

Samsung Galaxy A10s menggunakan 4 core bertenaga 1.65GHz untuk mengoperasikan fungsi normal, sementara di A10 terdapat 6 core yang berjalan di 1,35GHz untuk fungsi yang sama. Sehingga tersisa 4 core lainnya dengan daya dorong 2 GHz untuk kick start berbagai aplikasi lebih cepat. Singkatnya, manajemen dapur pacu A10S jelas 40% lebih pintar daripada pendahulunya. Sisa hardware pendukung kinerja lainnya tergolong sama.

Baterai

Mungkin salah satu update yang akan sangat terasa pada penggunaan sehari-hari, adalah upgrade dari baterai 3400 mAh, menjadi 4000mAh. Meski hanya menambah hanya 17%, namun dampaknya cukup besar bagi pemakaian. Upgrade ini dipercaya bisa menambah waktu pemakaian wajar sekitar 3 hingga 4 jam. Meski kapasitas baterai semakin besar, namun dengan charging yang mampu mengaliri listrik bertegangan 5V, proses pengisian baterai dijamin tidak akan memakan waktu terlalu lama.

Kesimpulan

Samsung Galaxy A10s menjadi andalan terbaru di kelas entry level harga Rp1 jutaan dengan teknologi yang telah ditingkatkan serta memberikan kombinasi fitur dan value yang menarik. Samsung Galaxy A10s menghadirkan dual camera 13+2 MP dengan kemampuan Live Focus, teknologi fingerprint scanner untuk kenyamanan mobile pengguna, hingga baterai 4.000 mAh.

Jika nama besar Samsung menjadi pertimbangan, namun bujet yang dimiliki hanya Rp1 jutaan, ponsel ini layak dimiliki. Saat peluncuran pada September 2019 yang lalu, harganya masih Rp1,899 juta. Namun sekarang kami cek di situs belanja Blibli.com, harganya sudah terkoreksi menjadi Rp1.607.000 dan di ecommerce Shopee Rp1.619.000. Artinya, sudah ada penurunan yang cukup besar untuk kelas ini. Sehingga menjadikannya lebih terjangkau.

Spesifikasi Samsung Galaxy A10S

General

Device Type Smartphone
Model / Series Samsung Galaxy A10s
Released 28 September, 2019
Status Available
Price Rp1.899.000

Platform

Chipset Mediatek MT6762 Helio P22 (12 nm)
CPU Octa-core 2.0 GHz Cortex-A53
GPU PowerVR GE8320
RAM (Memory) 2GB
Storage 32 GB, microSD
Operating System Android Pie 9.0
User Interface One UI 1.5

Design

Dimensions 156.9 x 75.8 x 7.8 mm (6.18 x 2.98 x 0.31 in)
Weight 168 g
Design Features Colors: Blue, Green, Red, Black
Battery Non-removable Li-Po 4000 mAh battery

Network

Network Frequency GSM / HSPA / LTE
SIM Dual SIM
Data Speed LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 7(2600), 8(900), 20(800), 38(2600), 40(2300), 41(2500)

Display

Screen Type PLS TFT capacitive touchscreen, 16M colors
Size and Resolution 6.2 inches 720 x 1520 pixels
Touch Screen Yes

Camera

Multi Camera Yes (Rear)
Rear 13 MP, f/1.8, 28mm (wide), AF 2 MP, f/2.4, (depth)
Front 8 MP, f/2.0
Flash Yes
Video [email protected]
Camera Features Live Focus, Hyperlapse, Slow Motion

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi is a popular wireless networking technology using radio waves to provide high-speed network connections that allows devices to communicate without cords or cables, Wi-Fi is increasingly becoming the preferred mode of internet connectivity all over the world. Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth Bluetooth is a wireless communications technology for exchanging data between mobile phones, headsets, computers and other network devices over short distances without wires, Bluetooth technology was primarily designed to support simple wireless networking of personal consumer devices. 5.0, A2DP, LE
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
GPS GPS The Global Positioning System is a satellite-based radio navigation system, GPS permits users to determine their position, velocity and the time 24 hours a day, in all weather, anywhere in the world, In order to locate your position, your device or GPS receiver must have a clear view of the sky. Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
HDMI HDMI (High-Definition Multimedia Interface) is a compact audio/video interface for transferring uncompressed video data and compressed or uncompressed digital audio data from a HDMI-compliant source device to a compatible computer monitor, video projector, digital television, or digital audio device. Yes
Wireless Charging Wireless Charging (Inductive Charging) uses an electromagnetic field to transfer energy between two objects. This is usually done with a charging station. Energy is sent through an inductive coupling to an electrical device, which can then use that energy to charge batteries or run the device. No
NFC NFC (Near field communication) is a set of standards for smartphones and similar devices to establish peer-to-peer radio communications with each other by touching them together or bringing them into proximity, usually no more than a few inches.
Infrared Infrared connectivity is an old wireless technology used to connect two electronic devices. It uses a beam of infrared light to transmit information and so requires direct line of sight and operates only at close range. No

Smartphone Features

FM Radio Yes
Web Browser Web Browser => a web browser is a software application used to locate, retrieve and display content on the World Wide Web, including Web pages, images, video and other files, The primary function of a web browser is to render HTML, the code used to design or markup webpages. HTML 5
Messaging SMS, MMS, Online
Sensors Sensors are electronic components that detects and responds to some type of input from the physical environment. The specific input could be light, heat, motion, moisture, pressure and location, The output is generally a signal that is converted to use in computing systems, a location sensor, such as a GPS receiver is able to detect current location of your electronic device. Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass
72%
Affordable

Review Samsung Galaxy A10s

Jika nama besar Samsung menjadi pertimbangan, namun bujet yang dimiliki hanya Rp1 jutaan, ponsel ini layak dimiliki.

Beli
Samsung Galaxy A10S di Blibli
  • Design
  • Display
  • Camera
  • Performance
  • Battery
1 Komen
  1. Wito berkata

    Cukup bagus untuk handphone ini

Tinggalkan Balasan