Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review Synology DiskStation DS1019+: NAS Ringkas untuk Pebisnis Rumahan

2 1.163

Selama ini kita mengenal ada dua pilihan penyimpanan data yang lazim dipakai oleh pengguna yaitu menggunakan hard disk eksternal dan cloud storage. Padahal ada alternatif lain yang tak kalah menarik yaitu NAS (Network Attached Storage). Salah satunya adalah seperti yang ditawarkan pada Synology NASD DS1019+.

Synology mengklaim bahwa DiskStation DS1019+ 5 bay ini cocok untuk penggunaan usaha kecil menengah (UKM) dan para profesional rumahan. Desain NAS tersebut memungkinkan penambahan penyimpanan yang optimal dan upaya minimal.

Server NAS ini dianggap memberikan performa, skalabilitas, dan kemudahan penggunaan yang mumpuni dalam satu paket produk yang dirancang lebih ringkas. Walaupun harganya cukup tinggi, kinerja DS1019+ dengan 5 bay ini cukup ciamik untuk menyimpan berbagai file penting. Berikut adalah review Synology NASD DS1019+ selengkapnya dari kami.

Apa Itu NAS?

Synology NASD DS1019 Disk StationJika masih belum familiar, NAS atau Network Attached Storage adalah perangkat penyimpanan cerdas yang terhubung ke jaringan rumah atau kantor Anda. Ibaratnya NAS seperti hard drive yang terhubung dengan internet sehingga bisa diakses komputer atau smartphone apa saja yang memiliki akses internet.

Tanpa Network Attached Storage, pengguna harus berbagi file lewat e-mail, penyimpanan file portable seperti flash disk, cloud storage, dan lain-lain. Semua metode tersebut membawa risiko keamanan. Data Anda bisa terinfeksi virus atau malware yang dapat menyebabkan kebocoran informasi sensitif. Contohnya nama, alamat, dan data kartu kredit.

Akan tetapi dengan NAS pengguna tidak perlu menghadapi risiko keamanan di atas. Anda hanya perlu log in ke network dan mengedit file yang ada. NAS juga tidak bergantung pada server sehingga informasi tetap bisa diakses saat server down. Berbeda dengan cloud yang fungsinya diatur oleh server.

NAS memiliki kapasitas drive yang berbeda-beda, tergantung jumlah disk bay yang ada. Indikator kapasitas penyimpanan adalah RAID (Redundant Array of Independent Disks). NAS bisa digunakan untuk bisnis dan rumah.

Review Synology NASD DS1019+

Salah satu merk paling terkenal dalam NAS adalah Synology. Produk terbarunya adalah NAS DS1019+ yang dilengkapi dengan 5 sehingga penyimpanannya cukup besar. DS1019+ memang ditujukan untuk multimedia server sehingga cocok untuk pembuatan konten multimedia. NAS ini cocok digunakan untuk rumah dan bisnis. Bahkan kapasitasnya bisa diperluas dengan expansion unit yang dapat menampung 10 drive.  Di bawah ini adalah review Synology NASD DS1019+.

Desain

Dari segi kemasan, NAS DS1019+ bisa dibilang cukup sederhana. NAS dilengkapi dengan perlengkapan dasar untuk mendukung penggunaannya. Penampilan DS1019+ tidak jauh berbeda dengan layout desain Synology lainnya. Ukurannya cukup kecil untuk dipasang pada desktop. Perbedaan hanya terletak pada jumlah drive bay yang lebih banyak. DS1019+ memiliki 5 bay, lebih banyak dibanding pendahulunya yang hanya dilengkapi dengan 4 bay.

DS1019+ memiliki finish matte berwarna hitam. Pada bagian depan terdapat 5 drive bay tempat memasang drive ukuran 3.5” atau 2.5”. Pada bagian kanan terdapat tombol daya, lampu indikator LED, dan port USB 3.0.

Di bagian belakang terdapat dua kipas pendingin untuk menjaga suhu casing. Pada bagian kiri ada dua port network, tombol reset, port eSATA, dan port daya. Sedangkan pada sisi kanan ada Kensington Security Slot dan satu port USB 3.0 lain. Di bagian bawah perangkat NAS ada dua slot M.2 NVMe.

Instalasi dan Interface

Instalasi DS1019+ cepat dan praktis. Anda hanya perlu memasang hard drive, menyambungkan port Ethernet ke router, menyambungkan perangkat ke sumber daya dan menyalakannya. Buka find.synology.com pada browser dan web Synology akan menginstall DSM OS pada gawai Anda. Setelah ini Anda dapat mengakses DS1019+ dari browser apa saja.

Interface DS1019+ tetap memuaskan seperti produk NAS keluaran Synology seri sebelumnya. Perangkat ini menggunakan operating system DiskStation Manager (DSM OS) yang menunjang performanya. DSM OS membuat proses penggunaan NAS terasa mudah, mulai dari pemasangan, instalasi, koneksi dengan gawai Anda, dan mengatur semua file yang disimpan.

DSM OS sangat mudah digunakan. Ada berbagai petunjuk penggunaan yang akan membantu Anda dalam memakai fitur-fitur yang ditawarkan. Contohnya aplikasi untuk menunjang smartphone, layanan dan aplikasi Synology, dan dukungan untuk software third party.

Penyimpanan

NAS DS1019+ dilengkapi dengan 5 drive bay pada bagian depan. Kelima bay ini dilengkapi dengan indikator status dan mekanisme penguncian untuk menghindari drive lepas secara tidak sengaja. Ini merupakan upgrade dari versi sebelumnya dengan jumlah bay yang lebih sedikit.

Drive bay menunjang HDD ukuran 3.5” dan 2.5”. Pemasangan HDD pada tray yang tersedia tergolong mudah tanpa menggunakan tool.

Jika 5 bay yang tersedia tidak cukup, Synology juga menawarkan expansion unit DX517. Unit ini bisa dihubungkan ke DS1019+. Pada bagian bawah DS1019+ juga terdapat dua slot M.2 NVMe untuk 4 solid state drive (SSD) untuk menangani cache dan semakin meningkatkan kinerja.

Untuk menunjang performa lebih lanjut, DS1019+ juga bisa menggunakan Hybrid RAID. Sistem ini sangat memudahkan untuk pengguna yang belum memahami kinerja NAS dan RAID. Namun RAID 6 sudah mencukup untuk kelima bay dari perangkat ini.

Kami melakukan uji performa Synology DS1019+ menggunakan CrystalDisk Mark 6.0.2. Hasil uji menunjukkan bahwa kecepatan baca dan tulis sequential di perangkat ini sangat baik, di atas standar NAS pada umumnya. Hasil tes Random 4K juga di atas rata-rata.

Selanjutnya kami menjalankan tes transfer file dari PC ke NAS DS1019+. Kecepatan transfer file penting karena NAS biasa digunakan untuk mentransfer file berukuran besar hingga puluhan GB. Hasilnya, kecepatan cukup cepat dan stabil pada kisaran 110 MB/s.

User Experience

Sebagai lineup NAS dari Synology yang terbaru, DS1019+ memiliki prosesor Intel Celeron J3455 1.5 GHz dengan cache mencapai 2.3 GHz. Dapur pacunya juga dilengkapi dengan RAM DDR3L berkapasitas 8 GB. Dijamin Anda dapat menjalankan lebih dari satu proses secara lancar.

Performa yang ciamik dan user experience yang mulus dari DS1019+ membuat perangkat ini cocok untuk Anda yang sering berkutat dengan konten multimedia. Anda dapat melakukan streaming konten 4K di hardware yang terhubung dengan NAS seperti TV.

Harga

Synology DS1019+ dapat dibeli dengan kisaran harga Rp 17.300.000,00 di Indonesia. Harga ini memang cukup tinggi. Namun perlu dipertimbangkan juga kemampuannya dan kinerjanya yang kuat. Secara keseluruhan harga tersebut cukup wajar untuk fungsinya.

Kesimpulan

DS1019 memiliki banyak kelebihan. Perangkat ini memiliki performa yang kencang, DSM OS yang mudah digunakan dan menunjang berbagai fitur tambahan, dan 5-bay drive untuk penyimpanan yang besar. Instalasi dan pemasangannya juga mudah.

Kekurangan perangkat ini adalah harganya yang cukup mahal. Namun harga tersebut wajar jika mengingat kinerjanya dan kegunaannya yang memang ditujukan untuk bisnis. Demikianlah  review Synology NASD DS1019+ dari kami. Semoga informasi tersebut bermanfaat.

Spesifikasi Synology NASD DS1019+ 

Dimensi: 166 x 230 x 223mm
Berat: 2,54 kg
Prosesor: Intel Celeron J3455 quad-core 1.5 GHz, up to 2.3 GHz
Memori : 2 x 4GB DDR3L Memory module pre-installed
Bays Provided : 5-Bay 3.5” or 2.5” SATA
Disk compatible: 5 x 3.5” or 2.5” SATA HDD/SSD; 2 x M.2 2280 NVMe SSD
Jaringan : 2 x Gigabit Ethernet
Chassis : Tower
Port external:  2 x USB 3.0 port,  1 x eSATA port
Network protocol: SMB, AFP, NFS, FTP, WebDAV, CalDAV, iSCSI, Telnet, SSH, SNMP, VPN (PPTP, OpenVPN , L2TP)
Harga: Rp 13.718.000 (Bhinneka)

Cek harga produk Synology di

79%
Powerful

Review Synology NASD DS1019+ 

Perangkat ini memiliki performa kencang, mudah digunakan untuk menunjang berbagai fitur tambahan, dan 5-bay drive untuk penyimpanan yang besar. Instalasi dan pemasangannya juga mudah. Harganya saja yang mahal

  • Desain
  • Instalasi / Pengoperasian
  • Fitur
  • Harga