Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Tips Aman Bersosialisasi di Aplikasi Kencan Tinder

0 42

Teknologi bak pisau bermata dua. Di satu sisi mendatangkan banyak manfaat bagi pengguna, di sisi lain bisa juga mengundang kejahatan. Salah satu contohnya adalah Tinder yang merupakan aplikasi kencan terpopuler saat ini.

Tujuan utamanya memang sebagai wadah untuk orang-orang yang ingin menemukan pasangannya. Sebagai aplikasi social discovery, Tinder dapat mempertemukan pengguna dengan orang-orang baru yang punya hobi atau minat yang sama. Mereka bisa saja berasal dari kota tempat kamu tinggal, kota lain, atau bahkan dari seluruh dunia.

Namun, efek sampingnya lebih jauh dari itu karena bisa menimbulkan kejahatan baik secara fisik maupun virtual. Salah satu berita yang masih hangat adalah kasus pembunuhan di apartemen Kalibata City, Jakarta beberapa waktu lalu. Pelaku memanfaatkan aplikasi Tinder sebagai modus untuk melakukan kejahatan. Peristiwa tersebut menambah daftar panjang korban kencan online berujung maut.

Pada awal tahun ini, terungkap lebih dari 70 ribu foto perempuan pengguna Tinder dibagikan tanpa izin pada suatu forum kejahatan siber. Ini berpotensi merugikan pengguna dalam jangka panjang dalam hal penipuan dan pelanggaran privasi.Langganan Premium Tinder Plus dan Gold Telkomsel

Nah, supaya lebih waspada dan kejadian serupa tidak menimpa kamu, berikut ini tips cara aman menggunakan aplikasi Tinder:

1. Pilih profil yang telah diverifikasi

Kamu pernah menemukan orang yang menggunakan foto aktor atau artis terkenal? Jika menemukan profil seperti ini, kamu harus berhati-hati. Tinder menyediakan fitur verifikasi foto dimana pengguna yang sesuai dengan “asli”nya, akan mendapatkan centang biru sebagai tanda kalau profil tersebut telah diverifikasi. Verifikasi Foto memberi kamu kesempatan untuk mengambil keputusan yang tepat sebelum kamu swipe kiri atau swipe kanan orang tersebut, dan hal ini merupakan salah satu cara Tinder membuat aplikasi ini nyaman untuk bertemu orang baru.

2. Lebih hati-hati dan jangan mudah percaya

Nah, kalau kamu sudah sering berkomunikasi dan merasa cocok karena kamu dan dia punya minat dan hobi yang sama, tentunya hati kamu menjadi lebih terbuka terhadap hubungan baru ini. Namun, apabila suatu ketika si dia mau meminjam uang, kamu harus berhati-hati untuk percaya alasannya. Selain itu, jangan pernah memberikan informasi apapun yang dapat memberikan akses ke akun keuangan kamu. Ingat, kamu bisa menolaknya tanpa perlu merasa enggak enak hati.

3. Laporkan jika ada yang mengganggu

Tinder juga mendorong pengguna untuk melaporkan perilaku yang tidak menyenangkan yang dilakukan pengguna lain di aplikasi. Jika kamu menerima pesan yang sedikit kasar, prompt dengan kata-kata: “Apakah Ini Mengganggu Kamu?” akan langsung muncul dan bertanya apakah pesan yang kamu terima mengganggu atau tidak. Jangan takut untuk memilih “ya”, laporkan dan blokir pengguna atau perilaku yang mencurigakan.

4. Tidak memberikan informasi pribadi saat mulai berkenalan

Jangan terlalu mengekspos identitas diri yang bersifat pribadi dan privasi di awal perkenalan. Jika match kamu menanyakan nomor ponsel pribadi namun kamu belum ingin memberikannya, kamu bisa bilang “tidak”.  Jangan memberikan detail alamat rumah, nomor telepon, nama lengkap, hingga nomor-nomor penting seperti KTP dan lainnya. Jadikan awal perkenalan ini sebagai cara untuk mengenal sesama melalui hobi, hal-hal yang disukai, atau topik-topik umum lainnya.

5. Pilih Lokasi Ramai dan Terbuka saat Bertemu

Jika berselang beberapa hari merasa ada kecocokan dan kenyaman ketika ngobrol dengan si dia di Tinder, biasanya ada ajakan untuk bertemu. Pastikan untuk memilih lokasi yang ramai seperti mall, taman kota, atau tempat-tempat rekreasi lainnya. Tapi, karena saat ini sedang ada pandemi COVID-19, sebaiknya menahan diri untuk bertemu secara langsung dan menggantinya dengan video call. Dengan begini pertemuan bisa berjalan aman dan lancar.

Fitur Video chat ini akan muncul dan bisa dipakai jika kedua belah pihak setuju untuk melakukannya. Melalui fitur ini, kamu dapat melihat apakah match kamu sesuai dengan fotonya atau tidak. Jika selama panggilan video match kamu mengatakan atau melakukan sesuatu yang mengganggu atau melakukan pelecehan apapun, kamu selalu bisa mematikan video dan melaporkan akun tersebut. Tinder tidak menoleransi pelecehan dalam bentuk apapun dan meminta penggunanya untuk selalu melaporkan setiap perilaku yang tidak baik.

Bertemu dengan orang baru di kehidupan nyata atau online tidak dapat diprediksi. Dengan memahami hal ini, Tinder terus mengeksplorasi upaya dan inovasi yang dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan penggunanya.