Agar Bisnis Makin Berkembang, Ini 5 Tips Kelola Keuangan untuk UMKM

Jakarta, Gizmologi – Tanggal 30 Oktober diperingati sebagai Hari Uang Nasional. Ini adalah momen untuk mengingat sejarah penting ketika Indonesia menerbitkan mata uangnya sendiri di tahun 1946 silam. Momen juga untuk lebih pintar mengatur keuangan, terlebih di masa pandemi. Tak hanya perusahaan besar, mengelola keuangan usaha kecil menengah (UKM) juga sangat diperlukan.

Hal ini ditegaskan pula oleh Puput Hidayat, AVP of Product-Seller Experience Tokopedia, yang mengatakan dibutuhkan kemampuan lebih mumpuni dalam mengelola keuangan usaha agar bisa terus bertahan bahkan berkembang. “Tokopedia selalu berupaya meningkatkan literasi keuangan penjual lewat edukasi komprehensif hingga inovasi digital,” ujar Puput.

Saat ini Tokopedia memiliki lebih dari 11 juta penjual dan hampir 100%nya UMKM lokal. Sementara itu berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenkopUKM) bulan Maret 2021, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 61,07 persen atau senilai Rp8.573,89 triliun.

Berbagai upaya dan program diinisiasi oleh pemerintah yang didukung oleh berbagai pihak, termasuk sektor swasta agar dapat semakin memberikan manfaat yang optimal bagi UMKM.

Tips mengelola keuangan usaha kecil menengah

belanja online Ramadan 2021
Ilustrasi (Foto: 123rf/ferli)

Menyambut Hari Keuangan Nasional pada 30 Oktober 2021 mendatang, inilah tips mengelola keuangan usaha kecil dan menengah yang bisa diterapkan.

1. Lakukan Pembukuan Rutin

Pembukuan rutin seluruh biaya masuk dan keluar termasuk pencatatan utang sangat penting dilakukan pelaku usaha untuk menjaga kelancaran berbisnis. Pegiat usaha tradisional seperti pemilik warung atau toko bisa memanfaatkan fitur catatan dengan mengunduh aplikasi pengelola keuangan. Salah satunya adalah fitur Catatan di Mitra Tokopedia. Fitur ini akan membantu pembukuan terkait pengeluaran, pemasukan, serta piutang secara digital sehingga lebih mudah dan praktis.

Baca juga: Ini Rekomendasi Aplikasi Android untuk Kelola Keuangan Gratis

2. Analisis Anggaran 

Selain melakukan pembukuan serta evaluasi berkala, tips mengelola keuangan usaha kecil menengah selanjutnya adalah sebaiknya menganalisis anggaran. Hal ini untuk mengetahui apakah pengelolaan keuangan berjalan sesuai dengan target. Agar di tahun berikutnya bisnis bisa semakin berkembang dengan sistem keuangan yang semakin baik.

3. Buat Rekening Khusus 

Ilustrasi aplikasi mobile banking digital
Ilustrasi aplikasi mobile banking

Saat kamu menjalankan sebuah bisnis, pengaturan keuangan menjadi elemen penting untuk kelangsungan usahamu. Selain tertata rapi dan transparan, pengaturan keuangan bisnis harus dikelola secara profesional. Tips mengelola keuangan usaha kecil menengah yang profesional adalah dengan memisahkan rekening pribadi dengan bisnis.

Setidaknya ada empat kelebihan memisahkan rekening pribadi dan bisnis. Pertama, memudahkan perencanaan keuangan. Kedua bisa evaluasi kinerja perusahaan. Ketiga, berguna untuk pengambilan keputusan bisnis. Keempat, memudahkan perhitungan pajak.

Intinya, memiisahkan rekening pribadi dengan rekening usaha bisa lebih mudah mengukur pertumbuhan bisnis. Saat ini sudah ada sejumlah bank digital yang memudahkan pembukaan rekening. Atau bisa juga membuka rekening baru khusus untuk bisnis di platform seperti Tokopedia. Pegiat usaha bisa memanfaatkan fitur Buka Rekening di Tokopedia untuk mempermudah pembukaan rekening baru.

4. Awasi Arus Kas Keuangan

Salah satu cara mengelola keuangan usaha kecil menengah yang wajib kita lakukan adalah terkait pengawasan arus kas keuangan. Sepertinya mudah, tetapi dalam pelaksanaannya, mengawasi arus kas keuangan merupakan hal yang sulit. Kesulitan biasanya berkaitan dengan kedisiplinan dan tanggung jawab diri dalam pengawasan. Lancarnya arus keuangan, akan mempengaruhi kelancaran sebuah usaha.

Setelah mampu dan menguasai hal tersebut, maka akan mudah melakukan cara mengatur uang hasil jualan. Distribusi keuangan akan lancar. Bisa menentukan uang yang bisa didistribusikan untuk pengembangan, uang yang bisa disimpan sebagai dana darurat, dan uang yang bisa digunakan untuk biaya operasional bisa diawasi pergerakannya dengan baik.

5. Manfaatkan Layanan Keuangan 

Tips mengelola keuangan usaha kecil menengah yang terakhir adalah dengan menggunakan software khusus untuk mengelola keuangan sebuah usaha. Di tengah perkembangan teknologi digital saat ini, telah tersedia banyak aplikasi atau layanan yang bisa digunakan untuk mengelola keuangan.

Terutama bagi pemula, penggunaan software dan aplikasi keuangan sangat penting. Karena bisa lebih tertata, sekaligus meminimalisir terjadinya kesalahan pencatatan. Baik software berbayar atau aplikasi yang bisa dengan bebas kita download telah tersedia untuk digunakan. Hanya saja, gunakan yang benar-benar cocok dan nyaman untuk kita.

Di aplikasi Tokopedia Seller sendiri, terdapat fitur Layanan Keuangan seperti cicilan Modal Toko untuk menambah biaya produksi, budget pemasaran atau restock produk, serta secara umum melancarkan pengelolaan arus keuangan toko agar bisnis terus berkembang.

Apaun softwate aplikasi keuangan yang digunakan, perlu kedisiplinan untuk mencatat dan mengawasi seluruh harta, utang, piutang, dan modal. Semua harus harus dilakukan secara berkala demi kelancaran berbisnis.

Tinggalkan komen