Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Ingin Menjadi Fotografer Profesional? Ini Tips Jitu dari Rio Motret

Ramainya media sosial membuat banyak orang tertarik menggeluti dunia fotografi. Berawal dari hobi, tak sedikit yang ingin naik kelas menjadi pemotret handal. Kepada Gizmologi, fotografer profesional sekaligus influencer Rio Motret berbagi tips menjadi fotografer profesional usai peluncuran kamera Nikon Z Series di Jakarta Pusat Rabu pekan ini.

Bagi yang suka bermain di Instagram, nama Rio Motret bukan sosok yang asing lagi. Brand ambassador Nikon Indonesia ini sudah malang melintang di dunia fotografi, terutama genre komersial. Ia bahkan sering terlibat dalam pemotretan artis dan aktor nasional, selain untuk melayani permintaan korporat. Menanggapi geliat dunia fotografi berkat hadirnya media sosial, Rio menyebut beberapa tips menjadi fotografer profesional yang sederhana dan praktikal.

Simak yuk apa saja tips menjadi fotografer profesional a la Rio Motret di bawah ini:

1. Manajemen kerja pribadi yang baik

Tips menjadi fotografer profesional yang pertama dari Rio adalah mereka yang ingin memulai ke sektor pro harus terlebih dahulu mempunyai cara kerja yang baik dimana harus taat pada tenggat waktu yang ditetapkan oleh klien.

“Kita bisa saja terima klien tapi kan balik lagi ada deadline, ada tanggung jawab yang harus kita selesaikan. Begitu ingin beralih ke profesional sebaiknya kita punya cara kerja yang bener dulu,” kata Rio.

2. Tim yang solid

Dalam tips menjadi fotografer profesional kedua ini, Rio menekankan pentingnya mempunyai tim yang saling membantu sama lain, terutama bagian penyuntingan gambar.

“Nggak harus banyak, yang penting kita harus punya editor, ada yang ngebantuin kita gitu,” imbuh Rio.

Ia menambahkan jika dilakukan seorang diri dikhawatirkan pekerjaan menjadi menumpuk yang pada akhirnya berdampak buruk pada nama diri di hadapan klien.

Related Posts
1 daripada 3

3. Terus asah kemampuan

Rio tetap mendorong siapa pun untuk terus mengasah kemampuan demi memperbanyak pengalaman. Terutama untuk genre komersial dan fashion yang ia geluti, banyak memotret teman dan berburu gambar bisa menjadi cara sederhana yang bakal membantu jika suatu saat benar-benar ingin menjadi fotografer profesional.

“Dari seringnya kita berlatih dan memotret lama-lama kita kan punya pengalaman yang banyak akhirnya kita bisa memulai ke sesuatu yang lebih fokus. Bisa ke klien, atau foto keluarga,” saran Rio.

Baca juga: Lima Tips untuk Membuat Konten Media Sosial yang Nendang!

4. Kurasi Feed Media Sosial

Media sosial bisa dimanfaatkan untuk memajang portofolio, khususnya bagi yang ingin berkecimpung menjadi juru jepret yang mahir. Dalam tips menjadi fotografer profesional terakhirnya ini, Rio menyarankan agar melakukan kurasi terlebih dahulu sebelum mengunggah hasil jepretan di media sosial masing-masing.

“Kita harus mengkurasi portofolio kita. Jadi jangan semua portofolio kita main post aja sampai akhirnya terlalu banyak foto yang sama dengan angle yang berbeda,” kata Rio.

Berkreasi dalam mengedit gambar akan membuat orang tidak bosan dalam melihat dan terus menerus berkunjung ke akun sebagai tempat menaruh portofolio.

Nah, demikian empat tips menjadi fotografer profesional dari Rio. Tertarik mau mencobanya?

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: