Jakarta, Gizmologi – Bisa dibilang, dibandingkan fitur AI yang disematkan di smartphone Android lainnya, fitur Apple Intelligence memang masih belum begitu lengkap. Kehadirannya pun masih bertahap, bahkan konsumen di Indonesia masih harus mengakalinya agar bisa aktif. Termasuk ketika sudah mendapatkan pembaruan iOS 18.3, atau iPadOS 18.3 maupun macOS Sequoia 15.3 terbaru.
Ya, iOS 18 memang hadirkan fitur kecerdasan buatan versi Apple untuk pertama kalinya di iPhone—namun berkat keterbatasan kemampuan NPU pada generasi-generasi sebelumnya, fitur AI hanya hadir untuk iPhone 15 Pro Series, dan 16 Series ke atas. Untuk “mensiasatinya”, dikabarkan bila Apple tengah siapkan iPhone SE versi baru yang siap rilis tahun ini.
Setidaknya, konsumen di Indonesia sudah bisa merasakan Apple Intelligence walaupun hanya di iPhone 15 Pro Series, mengingat hingga saat ini kabar terkait ketersediaan iPhone 16 Series, masih relatif abu-abu. Belum dapat dipastikan iPhone yang rilis akhir 2024 tersebut sudah bisa dibeli secara lokal, alias Gizmo friends masih harus mendapatkannya di luar negeri, tentunya dengan membayar pajak tambahan.
Baca juga: Resmi di Indonesia, Harga Mac Mini M4 Mulai Rp10 Juta
Notification Summary di iOS 18.3 Dibuat Tampil Beda

Kamu pengguna iPhone Xs ke atas, bisa mendapatkan pembaruan iOS 18.3 secara langsung dari smartphone. Tentunya, ketersediaan fitur bergantung dari seri atau chipset yang digunakan—fitur kecerdasan Apple Intelligence, termasuk kemampuan untuk merangkum notifikasi pesan dari sebuah aplikasi (Notification Summary), membutuhkan NPU yang lebih powerful, sehingga minimal hanya bisa dijalankan di iPhone 15 Pro Series ke atas.
Terkait fitur Notification Summary, ada perubahan yang dibawa lewat iOS 18.3. Di mana pesan yang dirangkum, ditampilkan dalam format italic alias huruf miring, untuk membedakan mana notifikasi yang sudah dirangkum, dan mana yang ditampilkan langsung tanpa campur tangan Apple Intelligence. Pintasan untuk mengatur ini juga sudah bisa diakses langsung dari lock screen, cukup dengan menggunakan gestur swipe saja.
Ketika fitur Notification Summary diluncurkan, sejumlah pengguna mengeluhkan rangkuman yang terkadang jadi keluar haluan, atau tidak sesuai konteks. Untuk itu, di iOS 18.3 Apple berikan kemampuan untuk menonaktifkan fitur ini pada jenis aplikasi berita maupun hiburan. Termasuk memilih aplikasi mana saja yang ingin dirangkum notifikasinya.

Selain itu, bagi pengguna iPhone 16 dengan tombol Camera Control, iOS 18.3 hadirkan kemampuan pada Visual Intelligence untuk mengenali tanggal acara yang tertampil dalam sebuah kalender maupun poster, maupun lebih akurat dalam mengidentifikasi binatang serta tumbuhan. Membantu pengguna untuk mengenal lebih banyak informasi di sekitarnya.
Juga Hadir Membawa Perbaikan Bug

Selain beberapa fitur Apple Intelligence di atas, iOS 18.3 juga hadirkan peningkatan pada aplikasi kalkulator, serta memperbaiki sejumlah bug termasuk keyboard yang tidak muncul saat sedang akses fitur Siri, serta suara musik yang masih muncul meski aplikasi Apple Music sudah ditutup. Selain itu, pada smartphone yang kompatibel, Apple Intelligence bakal diaktifkan secara otomatis.
Bisa dibilang menarik, karena selama hadir dalam versi Beta sejak kemunculan iOS 18, pengguna harus secara manual mengaktifkan Apple Intelligence lewat menu Settings bila ingin menjajal sejumlah kecerdasan yang dihadirkan. Konsumen di Indonesia tetap harus melakukannya, karena masih harus mengubah bahasa—mengingat belum tersedia untuk bahasa dan wilayah Indonesia.
Selain generasi iPhone terbaru, iOS 18.3 tetap dibuat kompatibel dengan dua generasi iPhone SE terbaru, hingga iPhone Xs dan Xr yang masing-masing diluncurkan secara bersamaan pada 2018 lalu, alias sudah berumur hampir 7 tahun. Meski tidak bisa membawa semua fitur baru, setidaknya pengguna iPhone jadul masih mendapatkan perbaikan bug dan peningkatan keamanan secara rutin.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




