Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Mengenal YouTube Shorts, Platform Video Pendek Pesaing TikTok

0 2.441

Tren konten video pendek kini sudah semakin marak, tak hanya dari kreator konten, namun sampai ke pengguna media sosial umum. Kalau sebelumnya mungkin lebih banyak posting kegiatan sehari-hari di Instagram Stories, sekarang juga tak sedikit yang merambah ke TikTok, dengan tools yang lebih lengkap.

Mulai video hiburan sampai konten edukasi, TikTok bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masing-masing. Melihat cepatnya perkembangan platform berbagai video singkat yang satu ini, Google mencoba untuk hadirkan alternatif serupa dengan mengenalkan YouTube Shorts. Fitur ini serupa dengan video pendek yang ada di aplikasi YouTube, namun dibuat lebih kreatif lagi.

Dikutip dari blog resmi YouTube, Chris Jaffe selaku VP of Product Management menyebutkan jika YouTube Shorts adalah sebuah platform untuk hadirkan pengalaman video pendek baru, bagi kreator dan artis yang ingin membuat konten menarik hanya lewat smartphone. Dari penjelasan tersebut, memang terdengar seperti pesaing TikTok ya.

Baca juga: Berlangganan YouTube Premium Kini Bisa Lewat GoPay

Hadir Dalam Versi Beta, Khusus Pengguna di India

YouTube Shorts

Bagi Gizmo friends yang sudah mencoba untuk mencari aplikasi ini di Google Play Store, ya, memang belum tersedia. Saat ini, Google baru merilis YouTube Shorts dalam versi beta, dan secara eksklusif dimulai di India terlebih dahulu. Dalam beberapa bulan, akan di-ekspansi ke berbagai negara sembari mereka memperbaiki kualitas aplikasi lewat saran pengguna.

Dengan YouTube Shorts, pengguna dapat membuat konten video singkat dengan durasi maksimal 15 detik atau kurang. Platform ini dibangun atas tiga area utama; “Create”, “Get discovered” & “Watch”. Untuk dua poin terakhir, YouTube berharap konten yang diunggah ke Shorts bisa seramai dua milyar penonton di YouTube setiap bulannya.

Konten video pendek yang ada di aplikasi YouTube saat ini adalah salah satu eksperimen yang juga dibawa ke Shorts. YouTube bakal hadirkan fitur dimana pengguna bisa geser secara vertikal untuk video berikutnya (layaknya di TikTok), dan menampilkan konten dari Shorts ke aplikasi utamanya, agar konten lebih mudah ditemukan oleh pengguna lainnya.

Meski belum hadir resmi di Indonesia, tidak ada salahnya untuk mengetahui cara membuat konten video di YouTube Shorts. Pada versi beta yang baru saja dirilis, YouTube sediakan beberapa tools untuk membuat video sekreatif mungkin hanya dalam durasi 15 detik. Pengguna bisa gabungkan video-video pendek menjadi satu video utuh, lewat menu multi-segment camera.

Fitur-fitur YouTube Shorts

Fitur YouTube Shorts
Fitur kreasi video di YouTube Shorts. (Sumber: newsabc.net)

Untuk perekaman menggunakan musik, YouTube akan memanfaatkan daftar lagu resmi yang telah dibangun dari Google Play Music/YouTube Music, agar dapat digunakan di potongan video pendek tersebut. Google mengklaim, sudah ada lebih dari 100 ribu musik yang bisa dipilih, dan akan terus bertambah sembari mereka bekerja sama dengan para artis, label dan penerbit musik.

Selain itu, Google juga berikan opsi untuk mengatur kecepatan jalannya video, serta mode timer dan hitung mundur untuk proses perekaman mudah secara hands-free. Fitur-fitur ini bisa berubah atau ditambahkan seiring berjalannya waktu, dimana Google bakal terus menerima masukan dari para pengguna versi beta di India.

Sebagai pemain baru, kekuatan Google dalam hal ini tentunya dari banyaknya jumlah penonton video konten YouTube setiap bulannya. Akan sangat berpengaruh bila konten yang dibuat dari YouTube Shorts bisa muncul pada aplikasi YouTube biasa, untuk menambah jumlah viewers. Berminat mencoba? Kita nantikan peluncurannya di Indonesia ya.