Fitur Telegram Group Video Call Bisa Bagikan Layar, Hingga 30 Partisipan

Setelah mendapat banyak tambahan pengguna pasca peraturan baru WhatsApp yang sempat bikin ramai di awal tahun, Telegram kini semakin rutin untuk hadirkan pembaruan dengan fitur-fitur tambahan untuk penggunanya. Meski diklaim lebih aman, tanpa perlu proses backup dan lainnya, ada fitur yang tertinggal seperti Telegram Group Video Call.

Jangankan panggilan dalam bentuk grup, video call individu saja baru hadir pada Agustus 2020 kemarin, alias 7 tahun setelah Telegram didirikan. Alhasil, pengguna harus gunakan platform lain seperti Google Duo, iMessage untuk pengguna iOS sampai Zoom. Namun sekarang sudah tidak perlu lagi, lewat pembaruan yang rilis 25 Juni kemarin.

Baca juga: Telegram Perbarui Fitur Voice Chat 2.0 Layaknya Clubhouse

Selain membawa Telegram Group Video Call, ada beberapa fitur unik dan menarik lainnya yang bisa dinikmati oleh konsumen. Hingga saat ini, Telegram masih sepenuhnya gratis—sang CEO, Pavel Durov sempat menyampaikan rencana untuk monetisasi. Berikan tier premium dengan fitur ekstra, sembari tetap biarkan pengguna lain menikmati secara cuma-cuma.

Cara Akses Telegram Group Video Call

Telegram Group Video Call

Hadir belakangan, fitur Telegram Group Video Call memiliki fitur yang cukup oke dan berbeda dari platform berkirim pesan lainnya. Alih-alih memiliki batas panggilan 8 – 16 orang, saat ini total bisa digunakan hingga 30 orang, dan bakal lebih banyak lagi di masa mendatang. Tak menemukan pintasannya? Jangan khawatir.

Kalau di platform lain hanya perlu tekan tombol video, cara akses Telegram Group Video Call sedikit berbeda. Di dalam sebuah grup, pilih opsi untuk ‘start voice chat’. Setelah dimulai, barulah muncul tombol video di samping kiri bawah, yang bisa kamu tekan dan aktifkan. Di awal, video akan ditampilkan dalam jendela-jendela kecil.

Sentuh salah satu videonya, maka akan masuk ke mode layar penuh. Tampilan akan otomatis ganti ke pengguna yang sedang berbicara, mirip seperti Zoom. Sementara layout otomatis mengikuti layar perangkat—tersedia di iOS, Android, iPad OS, macOS hingga Windows melalui aplikasinya, karena saat ini belum bisa untuk versi web.

Saat kami coba untuk menjajalnya, performa dan kualitas dari Telegram Group Video Call cukup prima. Lancar, kualitas video yang ikut dalam sebuah sesi terlihat berkualitas, dan jarang ada gangguan. Paling-paling terasa sedikit lebih panas. Namun masih ada lagi fitur yang menjadi pembeda dari lainnya.

Beberapa fitur kecil namun spesial di Telegram Group Video Call adalah noise cancellation untuk meredam suara latar otomatis, serta kemampuan untuk membagikan link bagi pengguna lainnya supaya dapat bergabung dengan mudah. Namun dua fitur lainnya yang benar-benar unggulan; screen sharing dan screen recording.

Fitur Spesial & Tambahan Lainnya

Telegram Group Video Call

Sesuai namanya, screen sharing memungkinkan Gizmo friends untuk tampilkan layar smartphone atau komputer supaya dapat dilihat oleh peserta panggilan lainnya. Khusus untuk panggilan dari komputer, video penelepon dan tampilan layar laptopnya bakal sama-sama tampil.

Sementara untuk screen recording, otomatis merekam sesi panggilan sesuai dengan keinginan. Fitur yang sangat lengkap, bahkan rasanya sudah bisa untuk gantikan platform Zoom, cukup menggunakan satu aplikasi ringkas, bisa rilis penjadwalan panggilan dan lainnya. Hanya saja masih terbatas jumlah pesertanya.

Pembaruan yang rilis pekan lalu tak hanya hadirkan Telegram Group Video Call saja, namun juga fitur peningkatan tampilan lainnya. Kini Telegram berikan opsi wallpaper latar menarik yang bisa berubah warna saat sedang berkirim pesan, lewat ‘animated backgrounds’. Efek saat berkirim pesan juga dibuat lebih halus dari sebelumnya.

Dan khusus para pengembang, Telegram sediakan cara untuk import stiker secara manual ke dalam platform-nya, supaya nanti bisa disimpan dan dibagikan ke pengguna. Serta sejumlah animated emoji terbaru yang otomatis tampil saat mengirim sebuah emoji dalam sebuah obrolan.

Tinggalkan komen