Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

TikTok Family Pairing Bantu Orang Tua Kelola Akun Anak

0 8.427

Siapa yang tak kenal dengan platform aplikasi video singkat yang satu ini? Ya, TikTok kian populer digunakan terutama selama masa pandemi sekarang ini. Penggunanya semakin kreatif untuk membuat konten video singkat dengan berbagai tujuan, mulai hiburan maupun edukasi.

Pengguna aplikasi tak hanya orang dewasa, melainkan juga banyak anak-anak yang mengakses konten-konten video singkat di dalamnya. Untuk membangun keamanan penggunanya, TikTok meluncurkan fitur Family Pairing atau Pelibatan Keluarga. Fitur ini memungkinkan orang tua untuk punya kontrol lebih baik terhadap akses konten untuk anak.

Menurut Donny Eryastha, Head of Public Policy of TikTok Indonesia, Malaysia serta Filipina, platform internet seperti TikTok kian diminati oleh keluarga untuk mencari hiburan, informasi, dan agar bisa berhubungan satu sama lain. Intensitasnya meningkat terutama dengan adanya kebijakan social distancing, membuat keluarga menjadi lebih sering bersama.

“Dengan mempertimbangkan kebutuhan keluarga ini, kami mengambil sejumlah langkah untuk mengembangkan dan meningkatkan tim, kebijakan, kontrol serta sumber edukasi kami. Kami memperkuat komitmen kami dengan memperkenalkan fitur Family Pairing di TikTok, dan menerapkan batasan baru untuk fitur Pesan Langsung,” jelas Donny di Jakarta (17/4)#H

TikTok Family Pairing Dapat Dukungan Langsung dari UNICEF

ilustrasi tiktok family pairing

Untuk merancang fitur Family Pairing, TikTok secara langsung diberi dukungan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia beserta UNICEF Indonesia. Dalam sebuah laporan yang dirilis UNICEF pada tahun 2018, disebutkan bahwa 98,3% remaja berusia 16-24 tahun di Indonesia sudah memiliki ponsel, sementara 90,7% telah menggunakan media sosial.

Baca juga: TikTok Ajak Kreator Sebarkan Pesan Positif Lewat Konten Video Pendek

Banyak pengguna ponsel yang memulai perjalanan kreasinya di usia 14 tahun, dan mereka diperkenalkan dengan luasnya pilihan aplikasi yang bisa diunduh. Sehingga penting bagi anak remaja dan keluarga mereka untuk belajar tentang literasi digital serta perilaku online yang cerdas. TikTok sendiri mendukung keamanan penggunanya dengan rilis sejumlah video edukasi soal keamanan dalam menggunakan aplikasinya.

Tiga Mode yang Ditawarkan TikTok Lewat Family Pairing

fitur tiktok family pairing

TikTok akan membuka fitur Family Pairing dalam beberapa minggu ke depan di Indonesia, memungkinkan orang tua dan anak remajanya mengkustomisasi pengaturan keamanan mereka berdasarkan kebutuhan masing-masing. Nantinya, orang tua dapat membatasi akses akun anak remahanya lewat manajemen waktu layar, mengatur berapa lama sang anak dapat menghabiskan waktu di TikTok tiap harinya.

Selain itu juga ada mode terbatas, ditujukan untuk membatasi tampilan konten yang mungkin kurang pantas untuk semua audiens. Orang tua juga bisa memberikan batasan siapa yang dapat mengirim pesan ke akun yang terhubung, atau mematikan fitur pesan langsung (direct messages) seluruhnya. Contohnya, hanya pengikut yang disetujui dapat saling bertukar pesan, tanpa konten seperti gambar maupun video.

Bintang Puspayoga, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia turut mengapresiasi inisiatif TikTok dalam hadirkan fitur Family Pairing ini. Menurutnya, untuk mewujudkan misi digital parenting, dibutuhkan sinergi dari kolaborasi pemegang kepentingan. Pihaknya sangat mengapresiasi langkah TikTok untuk meluncurkan fitur ini, dimana orang tua dapat lebih terlibat dalam menciptakan lingkungan internet yang aman untuk anak remaja.