Mobil Anak Bangsa (MAB) turut meramaikan PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 dengan membawa portofolio kendaraan listrik niaga dan solusi digital untuk kebutuhan bisnis. Mengusung tema “Electrifying Your Business”, MAB menempati Hall B3, lokasi A1, dengan menampilkan sejumlah kendaraan yang menyasar sektor logistik, distribusi, hingga pertambangan.
Partisipasi ini memperlihatkan bahwa pasar kendaraan listrik tidak hanya berfokus pada mobil penumpang. Kendaraan niaga juga menjadi bagian dari elektrifikasi, terutama bagi perusahaan yang ingin mengevaluasi efisiensi operasional dan pengelolaan armada. Namun, penerapannya tetap bergantung pada kebutuhan penggunaan, kesiapan infrastruktur, serta perhitungan biaya operasional setiap bisnis.
Selain menawarkan berbagai jenis kendaraan, MAB memperkenalkan pendekatan yang menggabungkan mobilitas listrik dengan teknologi konektivitas. Salah satu yang ditampilkan adalah Mining Command Center berbasis Internet of Things (IoT), yang dirancang untuk membantu perusahaan memantau aktivitas kendaraan dan mengelola armada berdasarkan data operasional.
Baca Juga: PEVS 2026 Resmi Digelar, Hadirkan 38 Brand Kendaraan Listrik
Tampilkan Kendaraan untuk Beragam Kebutuhan Bisnis

Produk utama yang dipamerkan MAB meliputi chassis 4×2, Ecotruck Blindvan, dan Electro Electric 3 Wheeler. Chassis 4×2 memberikan fleksibilitas bagi pelanggan dan mitra karoseri untuk mengembangkan kendaraan sesuai kebutuhan, termasuk untuk pengangkutan barang dan distribusi. Sementara itu, Ecotruck Blindvan menyasar aktivitas distribusi di perkotaan, sedangkan Electro Electric 3 Wheeler menawarkan pilihan kendaraan listrik berukuran ringkas untuk kegiatan usaha.
MAB juga membawa jajaran produk lain, yakni Electro, Ecity, E-Rover, FYY, FBY, dan FOO. CEO Mobil Anak Bangsa, Kelik Irwantono, menyebut elektrifikasi sebagai bagian dari transformasi bisnis yang dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi. Meski demikian, manfaatnya akan bergantung pada karakteristik operasional, seperti jarak tempuh harian, kapasitas angkut, kebutuhan pengisian daya, dan ketersediaan layanan pemeliharaan.
Mining Command Center Manfaatkan Teknologi IoT
Mining Command Center menjadi salah satu sorotan MAB di PEVS 2026. Solusi ini memanfaatkan teknologi IoT untuk memberikan visibilitas terhadap aktivitas dan kondisi armada. Informasi tersebut berpotensi membantu perusahaan menyusun jadwal pemeliharaan, memantau penggunaan kendaraan, serta mengambil keputusan operasional secara lebih terukur.
Kelik mengatakan MAB ingin menghadirkan solusi yang mencakup kebutuhan pelanggan, mulai dari pemilihan kendaraan hingga pengelolaan armada. Namun, penerapan kendaraan listrik di sektor industri juga memerlukan kesiapan infrastruktur pengisian daya, dukungan teknis, dan perhitungan biaya dalam jangka panjang. Pengunjung dapat melihat langsung kendaraan serta solusi digital MAB di Hall B3, lokasi A1, selama penyelenggaraan PEVS 2026 pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

