Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Melebihi Target, EV Growth Galang Dana Rp2,9 Triliun untuk Investasi Startup

Perusahaan modal ventura (VC) EV Growth berhasil menutup penggalangan dana untuk dana investasi pertama mereka senilai US$200 juta (sekitar Rp2,9 triliun), melebihi target awal mereka yang hanya US$150 juta (sekitar Rp2.1 triliun). Dana investasi yang ramai peminat ini didukung oleh mitra-mitra kuat, termasuk SoftBank Group Corp., Pavilion CapitaI, Indies Capital dan investor regional lainnya.

Willson Cuaca, Partner dari EV Growth, menjelaskan ia bersama bersama beberapa partner mendirikan EV Growth untuk membantu para startup terbaik di Indonesia. Menurutnya, waktu pendirian, besarnya dana investasi, dan kecepatan EV Growth dalam mengeluarkan dana investasi, semuanya tepat.

“Kami senang bisa mengundang dana investasi pintar (smart money) selama masa penggalangan dana yang singkat ini. Kami percaya bahwa EV Growth akan memberikan pengaruh kepada ekonomi digital di Asia Tenggara dalam waktu yang cepat,” ujar Willson.

Baca juga: Siapkan Dana USD 40 Juta, Telkomsel Mitra Inovasi Siap Investasi Startup

Related Posts
1 daripada 13
Bisnis digitalpreneur. Foto oleh Pixabay
Ilustrasi Startup (Foto: Pixabay)

Diluncurkan pada bulan Maret 2018, EV Growth merupakan perusahaan patungan antara East Ventures, SMDV (Sinar Mas Digital Ventures), dan YJ Capital Inc. Perusahaan ini fokus menyediakan dana untuk para startup tahap lintas industri yang memasuki masa pertumbuhan (growth stage) di Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Perusahaan ini dipimpin oleh Willson Cuaca dari East Ventures, Roderick Purwana dari SMDV, dan Shinichiro Hori dari Yahoo! Japan Capital Inc dan Batara Eto sebagai Advisor.

EV Growth saat ini telah memiliki beberapa portofolio yang mencakup berbagai sektor, termasuk startup teknologi produk kecantikan (beauty tech) Sociolla, perusahaan media online multi platform terdepan IDN Media, startup Point-of-Sale (POS) mobile Moka, startup teknologi micro-retail Warung Pintar, dan startup teknologi pendidikan (edutech) Ruangguru. Hingga saat ini, EV Growth telah menginvestasikan 40% dari total dana investasi mereka kepada 12 startup, yang 90% di antaranya berasal dari Indonesia.

Mewakili Sinar Mas, Roderick Purwana mengatakan kolaborasi ini menandai evolusi selanjutnya dari apa yang telah dilakukan di sektor teknologi Asia Tenggara selama lima tahun terakhir. Menurutnya, kombinasi dari tiga perusahaan investasi yang tergabung di EV Growth memungkinkan kami untuk memanfaatkan jaringan Sinar Mas Group dengan lebih jauh, demi mendukung ekosistem startup teknologi yang tengah berkembang.

“Kami percaya bahwa kami telah memiliki sistem dan tim yang tepat untuk menghadapi peluang yang terus berkembang dalam pendanaan startup di tahap pertumbuhan (growth stage) di Asia Tenggara,” pungkasnya.