Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Xiaomi Siap Serbu Daratan Eropa dengan Banyak Tipe Smartphone

Apa saja tipe smartphone yang telah disiapkan?

Setelah penjualannya terbilang sukses di beberapa negara, Xiaomi makin percaya diri untuk memulai ekspansinya secara jor-joran di daratan Eropa. Berbagai tipe smartphone pun sudah mulai disiapkan untuk mengisi pasar di negara-negara benua tersebut.

Hal ini terkuak lewat dokumen dari Eurasian Economic Commision (EEC), sebuah badan regulasi semacam departemen perdagangan yang menandakan ancang-ancang Xiaomi untuk menancapkan kukunya lebih dalam di Eropa, khususnya Rusia, Armenia, dan Belarusia. Selain negara “Eropa pinggiran”, Xiaomi juga dikabarkana akan menginvasi Perancis dan Itali bulan ini.

Dalam dokumen tersebut, disebutkan bahwa Xiaomi akan meluncurkan perangkat versi lite dari Mi 7 yang pada 23 Mei mendatang di benua tersebut. Bukan cuma itu saja, berbagai perangkat dari tiga generasi seperti S-series (Mi S1, Mi S2, dan Mi S3), Redmi (Redmi S1, S3, A1, A2, 6 Plus dan 6A Plus), Redmi Note (Note 6, Note 6A, Note 6A Prime, dan Note 6 Prime) akan dipersiapkan hingga akhir 2023.

Sebelumnya, Xiaomi juga dikabarkan akan memasuki pasar Inggris dengan menggandeng operator CK Hutchison Holdings dan kemungkinan besar akan merambah ke negara-negara seperti Austria, Denmark, Irlandia, Italia, Belanda, dan Swedia.

BacaMasuki Pasar Eropa, Xiaomi Akan Dijual di Inggris 

Related Posts
1 daripada 241
Xiaomi
Dokumen dari Eurasian Economic Commision (EEC) yang dipublikasikan Killerfeatures

 

Selain daratan Eropa, Xiaomi juga dikabarkan akan mengembangkan bisnisnya hingga ke Amerika Serikat pada akhir tahun 2018 atau selambat-lambatnya di awal tahun 2019. Begitu setidaknya dari informasi yang dilansir Wall Street Journal pada awal Maret lalu.

Selain itu, sebelum memasukan produk smartphone, vendor China ini justru lebih dulu memasukan produk lain seperti Mi TV, Mi Robot, Mi Sphere Camera 360, Mi Power Bank, dan Mi Headphone melalui penjualan di jaringan Walmart, Amazon.com, dan Mi online store.

Sayangnya, rencana Xiaomi berjualan smartphone di Amerika Serikat tidak semulus yang dibayangkan. Apalagi saat ini hubungan antara kedua negara (China dan Amerika) sedang memanas yang berdampak pada hubungan dagang. Hal ini bisa dilihat dari aksi sejumlah lembaga pemerintahan di negeri tersebut sudah memberikan himbauan kepada warganya agar tidak membeli perangkat smartphone dari China, meskipun dalam hal ini adalah Huawei dan ZTE yang jadi sorotan.

Nah, dengan adanya invasi di benua Eropa dan Amerika tersebut, apakah Xiaomi akan sesukses di benua Asia? Kita lihat saja eksistensinya nanti, Gizmolovers!

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: