Jakarta, Gizmologi – Samsung memperkenalkan narasi baru untuk lini kelas menengahnya melalui Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G. Dalam pernyataan terbarunya, perusahaan menilai smartphone saat ini bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan perangkat utama untuk bekerja, berkarya, hingga mengekspresikan diri di era digital.
Pandangan tersebut cukup relevan dengan kondisi pasar saat ini. Bagi banyak pengguna muda, ponsel memang sudah menjadi pusat aktivitas harian, mulai dari membuat konten, mengelola tugas, hingga konsumsi hiburan. Karena itu, ekspektasi terhadap smartphone kelas menengah pun ikut naik. Pengguna kini ingin desain tipis, performa cepat, kamera bagus, dan fitur AI tanpa harus membeli flagship.
“Teknologi terbaiik bukan ide yang paling canggih, tetapi yang paling relevan, dan itulah yang kami wujudkan lewat Awesome Intelligent,” tegas Harry Lee, President Samsung Electronic Indonesia
Dari sinilah Samsung mencoba memosisikan Galaxy A57 5G dan A37 5G sebagai jawaban. Namun seperti biasa, tantangan terbesarnya adalah apakah fitur-fitur yang dijanjikan benar-benar terasa signifikan di penggunaan nyata, atau hanya sekadar mengejar tren pasar.
Baca Juga: Spesifikasi Galaxy A57 5G, Makin Tipis dan Ringan dengan AI On-Device Lebih Komplit
Galaxy A57 5G Fokus ke Produktivitas dan AI Harian

Samsung menyebut Galaxy A57 5G sebagai lini Galaxy A paling tipis dan ringan sejauh ini. Perangkat ini dirancang untuk pengguna dengan ritme cepat yang membutuhkan smartphone nyaman dipakai sepanjang hari, tetapi tetap punya performa stabil.
Fitur berbasis AI menjadi sorotan utama. Samsung menghadirkan Circle to Search, Voice Transcription, AI Select, Read Aloud, hingga fitur generatif lain. Ada juga Seamless Action Across Apps, yang memungkinkan pengguna berpindah dari mencari informasi ke membuat catatan atau pengingat secara lebih mulus.
Di atas kertas, fitur seperti ini memang menarik. Tetapi keberhasilan AI di kelas menengah biasanya bergantung pada kecepatan chipset, optimalisasi software, dan konsistensi update. Jika semua berjalan baik, A57 bisa jadi salah satu perangkat produktivitas menarik di segmennya.
Galaxy A37 5G Andalkan Kamera dan Kreativitas Instan

Sementara itu, Galaxy A37 5G diarahkan untuk pengguna yang aktif membuat konten dan sering mengabadikan momen spontan. Samsung menyematkan fitur seperti Edit Suggestion dan Object Eraser, yang mempermudah editing foto langsung dari perangkat.
Samsung juga mengklaim hasil portrait dan fotografi malam hari meningkat. Jika benar, ini bisa menjadi nilai jual penting karena sektor kamera masih jadi pertimbangan utama di kelas menengah. Apalagi pengguna saat ini ingin hasil foto cepat jadi dan langsung siap diunggah.
Menariknya, kedua perangkat dijanjikan mendapat 6 generasi pembaruan software. Ini langkah positif karena dukungan jangka panjang masih jarang di segmen mid-range. Pada akhirnya, Galaxy A57 5G dan A37 5G membawa ambisi besar Samsung: menghadirkan pengalaman premium ke harga yang lebih terjangkau. Tinggal dibuktikan apakah eksekusinya sekuat narasinya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



