Jakarta, Gizmologi – Selain dari pengembangan AI, bisnis, Apple Academy dan Apple Institute juga mengembangkan industri game, dan sorotan masuk ke game bernama TypeCaster. Peliputan kami langsung ke Apple Institute yang baru saja diresmikan ini mengundang pengamatan ke sebuah game yang digarap oleh para developer game lokal yang bernama TBA Studio.
Nah, TypeCaster merupakan game indie yang tergolong cukup unik. Walau konsepnya memang sederhana, tetapi cara kamu memainkannya sebagai pemain tergolong unik. Kamu diharuskan untuk bertahan hidup dan melawan berbagai jenis musuh yang ada, hanya saja untuk kamu melawan musuh ini harus menggunakan segelintir jurus.
Cara kamu untuk mengeluarkan jurus itu adalah kamu harus mengetik nama jurus tersebut agar bisa mengalahkan musuh-musuh itu. Misalnya, nama jurus itu adalah “Hydro”, sehingga kamu diharuskan untuk mengetik nama jurus itu untuk mengeluarkan jurus. Ya, ini adalah cara unik yang bisa dikembangkan oleh TBA Studio.
Baca Juga: Apple Resmikan Developer Institute di Indonesia, Fokus AI hingga Startup Digital
Cara Developer Menggabungkan Game dengan Pelatihan Mengetik Anak

Pada era sekarang, penggunaan komputer, laptop atau bahkan tablet semakin sering dilakukan. Bahkan, tidak sedikit sekolah yang mengharuskan para siswanya untuk mengetik dalam mengerjakan tugas. Hanya saja, banyak anak-anak yang masih kesulitan dalam mengetik, sehingga ini menjadi peran penting hadirnya TBA Studio dalam pengembangan game.
Anak-anak memang gemar bermain game, mulai dari game sekelas Roblox hingga game yang sudah rilis lewat platform yang lebih kompleks seperti Playstation atau Steam. Hadirnya TypeCaster ini bisa menjadi wadah para pemain terkhusus anak kecil untuk belajar mengetik cepat sambil bermain game, sehingga ini menggabungkan pembelajaran hingga bermain secara langsung.
“Kami memang ingin memberikan kesan yang berbeda dalam bermain game, sehingga kami membuat game yang mengharuskan para pemain untuk mengetik terlebih dahulu untuk mengalahkan musuh yang ada. Selain itu, ini menjadi cara anak-anak Indonesia melatih motorik dan belajar untuk mengetik sembari bermain game,” jelas pihak TBA Studio dalam Apple Institute yang berlokasi di Autograph Tower.
Mendapat Notice dari Kementerian Perindustrian

Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Indonesia turut memberikan perhatiannya terhadap karya ini. Dirinya juga secara eksplisit memberikan apresiasi terhadap ide yang juga dikembangkan oleh mahasiswa Indonesia yang memiliki ambisi dalam memajukan industri game di Indonesia.
“Saya rasa ini menjadi salah satu ide yang bagus ya, terkhusus bagi para talenta digital Indonesia yang memiliki ambisi dalam memajukan industri game di Indonesia. Kemudian, game ini juga membuktikan bahwa bermain bisa juga dilakukan sembari belajar dalam waktu bersamaan,” tegas Menteri Perindustrian Republik Indonesia.
Kabarnya juga bahwa game yang dikembangkan ini juga sudah dinantikan oleh para gamer di tanah air. Bahkan, TypeCaster sendiri sudah dipamerkan pada beberapa acara gaming di Indonesia. Mulai dari IGDX hingga G2G, sehingga banyak orang yang sudah mencoba langsung bermian TypeCaster, dan juga banyak kreator luar negeri yang turut menyebarkan ide dan perkembangan dari game garapan TBA Studio.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



