Jakarta, Gizmologi – Jabra Indonesia baru saja meluncurkan produk terbarunya Jabra Evolve3 85, Evolve3 75, dan PanaCast Room Kit. Ketiga produk audio ini dihadirkan untuk mendukung kegiatan produktivitas para pekerja profesional.
Jabra sudah lama menjadi pemain di industri audio dan video untuk profesional. Menurut Jabra, tren model kerja hibrida kian meluas, dan teknologi kolaborasi audio dan visual menjadi tulang punggung operasional harian perusahaan.
Ketiga produk pun dihadirkan dengan peningkatan dari produk sebelumnya. Di samping itu ada perbedaan dari Jabra Evolve3 85 dan Evolve3 75 yang perlu diketahui oleh konsumen.
Baca Juga: Jabra Elite 8 Active, Earbuds Premium Berstandar Militer
Jabra Evolve3 85 dan Evolve3 75 Lancarkan Rapat Daring

Perbedaan yang utama dari Jabra Evolve3 85 dan Evolve3 75 adalah pada jenis keduanya. Jabra Evolve3 85 merupakan headset over-the-ear dan Evolve3 75 merupakan headset on-the-ear.
Seri Evolve ini mengusung desain boomless (tanpa tangkai mikrofon). Meski tanpa tangkai mikrofon, kedua headset didesain elegan dan Jabra menghadirkan penangkap suara berbasis AI bernama Jabra ClearVoice.
Menurut studi Sertifikasi Jabra, tahun 2023, kulitas suara yang buruk masih menjadi kendala utama bagi para profesional. Data menunjukkan bahwa 99% pekerja (knowledge workers) merasa kualitas audio yang buruk mengganggu kelancaran pertemuan daring.
Bahkan, kualitas panggilan menjadi keluhan utama bagi pengguna headset. Di penelitian yang lain, studi Pekerja Pengetahuan Jabra yang dilakukan bekerja sama dengan London School of Economics, Q2 tahun 2023, 46% pekerja masih menggunakan headset konsumen biasa yang tidak dirancang untuk standar komunikasi profesional, baik dari sisi kejernihan, kenyamanan, maupun kompatibilitas.

Untuk itu, Jabra hadirkan headphone Evolve Series yang menawarkan spesifikasi dan fitur dioptimalkan untuk pengguna bekerja. Keunggulan yang pertama dari Jabra Evolve3 85 adalah desain yang menutup telinga sepenuhnya untuk isolasi suara maksimal.
Evolve3 85 dikatakan sangat ideal untuk pengguna yang membutuhkan konsentrasi penuh di lingkungan bising. Daya tahan baterai perangkat ini sampai 25 jam waktu bicara, 120 jam mendengarkan audio (dengan kondisi ANC/busy light mati.
Headphone ini juga bisa digunakan 10 jam dalam pengisian cepat 10 menit. Soal desain, Jabra Evolve3 85 selain elegan juga bisa dilipat dengan dihadirkannya tas penyimpanan.
Beralih ke Jabra Evolve3 75 memiliki desain yang lebih ringan dengan sirkulasi udara yang lebih baik di telinga dari pendahulunya. Headset ini pilihan cocok untuk pekerja hibrida yang ingin tetap memperhatikan lingkungan sekitar.

Evolve3 75 bisa digunakan 22 jam waktu bicara atau 110 jam mendengarkan audio (dengan kondisi ANC/busy light mati) dan pengisian cepat 10 menit untuk penggunaan hingga 10 jam. Selain keunggulan masing-masing, kedua perangkat audio ini memiliki fitur Spatial Sound, Bluetooth Low Energy dengan Google Fast Pair, tersertifikasi platform rapat virtual terkemuka, dan pengaturannya bisa di aplikasi Jabra Plus.
Dengan teknologi Jabra ClearVoice dan deep neural network (DNN) yang dilatih menggunakan lebih dari 60 juta sampel kalimat, Jabra Evolve3 Series mampu memisahkan suara pengguna dari kebisingan latar belakang tanpa memerlukan tangkai mikrofon fisik. Sistem ini memprioritaskan kejernihan suara bagi lawan bicara, sehingga percakapan tetap terdengar jelas meski berada di lingkungan yang bising. Fitur Adaptive Active Noise Cancellation (ANC) juga secara otomatis menyesuaikan tingkat kedap suara berdasarkan kondisi lingkungan dan posisi pemakaian headset secara real-time.
Jabra Evolve3 85 ditawarkan dengan harga Rp12.440.880 dan Evolve3 75 seharga Rp9.304.020. Kedua perangkat sudah tersedia di mitra penjualan resmi Jabra.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



