Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Mirrorless Fujifilm X-S10 Didesain Khusus untuk Vlogger

0 752

Berlangsungnya masa pandemi sepertinya tidak membuat para produsen kamera menahan untuk merilis produk baru. Ya, meski tidak dianjurkan untuk bepergian ke luar rumah, konten kreator memang masih bisa ciptakan kreativitas di dalam rumah. Untuk terus penuhi kebutuhan konsumennya, kali ini Fujifilm merilis sebuah kamera mirrorless kelas menengah.

Kamera ini didesain secara hybrid, dalam artian, memiliki daya tarik bagi para fotografer maupun videografer. Fujifilm X-S10 hadir dengan desain yang sedikit berbeda dari mirrorless Fuji sebelumnya, meski masih mengadopsi estetika klasik pada bodinya. Pengendalian kameranya juga dibuat berbeda, tentu perlu pembiasaan bagi pengguna seri lama.

Baca juga: Saingi Sony ZV-1, Panasonic Lumix G100 Dibuat Khusus untuk Vlogger

Spesifikasi Mirrorless Fujifilm X-S10

Fujifilm X-S10

Didesain kompak dengan bobot yang relatif ringan (di 465 gram), Fujifilm X-S10 punya dimensi grip lebih besar. Ini tentu memudahkan pengguna untuk menggenggam, tingkatkan kestabilan di tangan. Kamera ini juga menjadi yang pertama di seri Fujifilm, menggunakan mode dial pada bodi atas dengan standar “PASM”. Mereka ingin pengguna cepat beradaptasi dari kamera DSLR lawas mereka melalui standar ini.

Kalau di seri Fuji lainnya seperti X-T, dial yang ada di atas biasa digunakan untuk mengatur kecepatan rana, ISO dan exposure. Namun kali ini berbeda, mirrorless kompak Fujifilm satu ini hanya miliki dial untuk mengganti mode, serta lainnya yang bisa dikustomisasi sesuai penggunanya. Lebih dikenali oleh pengguna kamera merk lainnya.

Untuk kecepatan pengambilan video, disertakan tombol rekam di sebelah shutter. Tujuannya agar pengguna dapat segera mengambil video, meski masih berada dalam mode foto. Mirrorless terbaru Fujifilm ini punya sensor 26.1MP X-TransTM CMOS 4, dengan prosesor baru X-Processor 4.

Mensiasati ukurannya yang lebih kompak, Fufifilm mampu mendesain ulah sistem stabilisasi mereka lewat kemampuan IBIS. Baik kapasitas serta volumenya berhasil dikecilkan mencapai 30% dari generasi sebelumnya. Sistem IBIS berikan tingkat stabilisasi hingga 6 stop. Sementar untuk video, dibenamkan fitur bernama Image Stabilization Mode Boost. Cara kerjanya seperti EIS pada smartphone, mampu mengeliminasi guncangan saat dipegang hand-held sembari berjalan.

Fokusnya diklaim super cepat, dilengkapi tracking AF yang mampu jaga fokus terhadap mata maupun wajah subjek. Dan menjadi ciri khas kamera Fujifilm, X-S10 dilengkapi total 18 simulasi film yang bisa dicoba langsung dari kameranya (seperti Velvia, Provia dan Astia). Beberapa filter tersebut bisa diaplikasikan secara otomatis lewat fitur Shooting Priority Auto.

Harga Fujifilm X-S10 Mulai Rp14 Jutaan

Fujifilm X-S10

Didesain untuk para vlogger, layarnya dapat diputar ke samping maupun depan (vari-angle) hingga 180 derajat. Di sebelah kiri, Fujifilm X-S10 sudah dilengkapi port USB-C serta jack audio 3,5mm untuk mikrofon eksternal. Yang cukup pintar, port audio tersebut diletakkan di posisi paling atas, supaya tidak menghalangi mekanisme layar putarnya.

Fujifilm bakal segera memasarkan Fujifilm X-S10 terbaru sejak November ini, bertahap mulai dari Amerika Serikat, Kanada dan Inggris hingga ke regional lainnya. Harga yang dipatok yaitu USD1000 atau Rp14 jutaan (body only) dan USD1,400 (Rp20 jutaan) untuk kit dengan lensa 18-55m f/2.8 – f/4.