Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Saingi Sony ZV-1, Panasonic Lumix G100 Dibuat Khusus untuk Vlogger

3 3.455

Tak hanya kamera untuk profesional, Panasonic baru saja memperbarui kamera Micro Four Thirds (MFT) mereka. Ditargetkan khusus untuk para kreator konten dan vlogger, Panasonic Lumix G100 hadir sebagai pesaing dari Sony ZV-1. Dengan basis MFT, tentunya kamera ini memiliki kelebihan seperti lensa yang bisa diganti. Panasonic juga bekerja sama dengan Nokia untuk tingkatkan kualitas audionya.

Fitur yang diunggulkan pada Panasonic Lumix G100 adalah penggunaan yang intuitif, kualitas foto yang tinggi serta perekaman audionya. Panasonic merasa keberadaan jenis kamera ini masih diperlukan, mengingat dimensi sensor kamera smartphone masih terbatas. Perangkat ini juga dilengkapi electronic viewfinder (EVF) yang diklaim 2,8 kali lebih terang daripada generasi sebelumnya, yaitu Lumia G90.

Itulah salah satu kelebihan Lumia G100 yang tidak dimiliki Sony ZV-1 (meski Sony punya dimensi lebih kecil karena termasuk kamera kompak). Keduanya sama-sama dilengkapi layar yang bisa diputar dan dilipat untuk fleksibilitas tinggi. Layarnya berdimensi 3 inci dengan kerapatan piksel 1,84 juta titik. Panasonix Lumix G100 miliki sensor 20.3MP MOS tanpa Low Pass Filter. Dilengkapi dengan Venus Engine, proses pengambilan foto diklaim dapat berjalan dengan cepat.

Baca juga: Sony ZV-1, Kamera Saku yang Dirancang Khusus untuk Para Vlogger

Lumix G100 Punya Banyak Fitur Khusus Video

Panasonic Lumix G100

Untuk perekaman video, Lumix G100 sanggup merekam hingga 4K 30fps, dan full HD 60fps. Agar video tetap stabil, bodi kamera ini dilengkapi image stabilizer lima axis supaya tidak bergetar meski sambil berjalan atau berada di dalam kendaraan. Panasonic berikan mode khusus, Video Selfie Mode yang secara otomatis menangkap fokus foreground (videografer) dan background dengan tajam, tanpa perlu mengubah bukaan lensa.

Mode time-lapse juga tersedia, termasuk perekaman video full HD 120fps dengan limit perekaman berdurasi 10 menit tiap klip. Untuk perekam profesional, tersedia fitur L-Log L picture profile untuk konfigurasi tone warna video selama proses editing. Layar akan tampilkan indikator frame berwarna merah untuk memberitahukan penggunanya jika proses rekam sedang berlangsung. Baterainya diklaim dapat rekam video resolusi 4K hingga 80 menit.

Ketika layar dihadapkan ke depan, kamera akan dapat menyala secara otomaatis. Karena audio merupakan hal yang penting dalam sebuah video maupun vlog, Panasonic menggandeng Nokia untuk hadirkan OZO Audio di Lumix G100. Dilengkapi dengan total tiga mikrofon, kamera ini dapat rekam suara secara optimal. Tersedia fitur audio tracking yang memanfaatkan teknologi Face Recognition, sehingga fokus merekam suara percakapan objek yang tertangkap kamera.

Jika ingin gunakan mikrofon eksternal, terdapat input audio 3,5mm di sisi kiri bodi kameranya. Sementara di sisi kanan, Lumia G100 sediakan konektivitas port micro-HDMI serta micro-USB. Ya, sangat disayangkan karena kamera ini belum gunakan standar port yang lebih baru seperti USB-C. Dengan dukungan Bluetooth dan Wi-Fi b/g/n, foto maupun video dapat ditransfer secara nirkabel ke smartphone lewat aplikasi LUMIX Sync.

Harga Panasonic Lumix G100

Panasonic Lumix G100

Panasonic Lumix G100 akan mulai dijual pada akhir bulan Juli mendatang. Di Amerika Serikat, sudah dibuka program pre-order hingga 1 Agustus dengan dua paket berbeda. K kit termasuk kamera dengan lensa 12-32mm, dijual seharga USD749 atau sekitar Rp10,7 jutaan. Panasonic juga berikan baterai tambahan serta pengisi daya eksternal.

Sedangkan V kit termasuk tambahan sebuah grip yang juga berfungsi sebagai mini tripod, dibanderol USD799 (Rp11,4 jutaan). Grip tersebut dilengkapi tombol agar pengguna dapat merekam video atau ambil foto tanpa perlu menyentuh bodi kamera. Tanpa baterai, tripod ini menggunakan daya dari kamera lewat sambungkan kabel micro-USB.