Kamera Vlogger Sony Alpha ZV-E10 Resmi Masuk Indonesia, Harga Terjangkau

Jakarta, Gizmologi – Terus meningkatnya kualitas kamera smartphone membuat lebih banyak masyarakat mengabadikan momennya dalam bentuk video. Meski begitu, pasar kamera digital masih tetap mendominasi, mengingat kualitasnya yang masih tak tersaingi. Untuk itu, Sony membawa seri Sony Alpha ZV-E10 terbarunya ke Tanah Air dengan harga terjangkau.

Ya, kalau tahun lalu Sony menyempurnakan kamera saku seri RX agar lebih cocok bagi para vlogger lewat seri Sony ZV-1, kali ini para kreator video diberikan opsi satu tingkat lebih baik. Sesuai namanya, Sony Alpha ZV-E10 masuk dalam jajaran kamera mirrorless, dengan desain interchangeable lens alias lensa yang dapat ditukar.

Baca juga: Sony ZV-E10 Dirilis, Kamera Mirrorless Khusus Vlogger & Streamer

Hadir sebagai kamera APS-C, Kazuteru Makiyama, President Director PT Sony Indonesia mengatakan bila pihaknya menilai diperlukan cara baru dalam memperlihatkan serta menyalurkan karya secara lebih kreatif, seru dan ekspresif. Untuk itu, Sony Alpha ZV-E10 dihadirkan dengan sensor besar demi memudahkan proses berkreasi.

“Kamera ini juga memungkinkan para pengguna untuk mengganti-ganti lensa dengan mudah, sesuai dengan kebutuhan agar dapat berkarya secara maksimal. Sony Alpha ZV-E10 sangat cocok bagi para vlogger yang ingin beralih pada pengaturan yang lebih canggih, namun memiliki fitur yang mudah digunakan,” jelasnya lewat sebuah rilis yang diterima Gizmologi (29/9).

Keunggulan Spesifikasi Sony Alpha ZV-E10

Sony ZV-E10

Dengan bobot 343 gram, Sony Alpha ZV-E10 sendiri terlihat mirip seperti seri A6100, minus electronic viewfinder (EvF) dan lampu kilat. Keduanya digantikan dengan lampu khusus penanda video sedang direkam, mikrofon superior 3-capsule serta aksesori wind screen untuk perekaman audio optimal tanpa penggunaan aksesori sekalipun.

Layar LCD pada Sony Alpha ZV-E10 juga bisa dibuka dan diputar dengan tingkat fleksibilitas tinggi. Terdapat beragam pintasan khusus video seperti tombol rekam dan zoom dial di area tombol shutter. Gunakan sensor 24,2MP, stabilisasinya mengandalkan EIS atau OIS dari lensa yang digunakan. Bisa rekam video hingga 4K 30fps dengan real-time Eye Autofocus.

Fitur-fitur kamera unggulan pada seri ZV-1 seperti penghalus kulit wajah, Background Defocus dan Product Showcase juga dibawa ke Sony Alpha ZV-E10. Ketika dibutuhkan, dapat beralih fungsi sebagai webcam secara plug and play tanpa perlu driver atau aplikasi khusus.

Untuk setup yang lebih profesional, pada bagian samping bodi Sony Alpha ZV-E10 diberikan port micro HDMI, serta port terpisah untuk earphone dan mikrofon tambahan. Tak hanya itu, pengisian dayanya sudah gunakan USB-C, diklaim sanggup rekam video sampai 125 menit atau jepret 440 foto dalam satu kali charge.

Harga Sony Alpha ZV-E10 di Indonesia

Sony Alpha ZV-E10 Indonesia
[ki-ka] Kazuteru Makiyama – President Director PT Sony Indonesia, Mohamad Fariz Adiputra – Digital Imaging Product Marketing PT Sony Indonesia dan Koji Sekiguchi – Marketing Director PT Sony Indonesia.
Baru diluncurkan secara global pertama kali pada akhir Juli lalu, cukup cepat bagi Sony Indonesia untuk bisa menghadirkan Sony Alpha ZV-E10 secara resmi kepada para penggemar produk kamera Sony, serta konsumen yang mencari kamera mirrorless terbaru dengan kemampuan perekaman video mudah. Harganya sendiri tidak terpaut lebih mahal dari opsi kamera satunya.

Mulai November 2021 nanti, konsumen bisa mendapatkan Sony Alpha ZV-E10 dengan harga Rp10,999 juta. Tersedia dalam opsi warna hitam dan putih, harga tersebut juga sudah termasuk lensa kit 16 – 50mm. Dan bagi konsumen yang menginginkan tawarkan lebih menggiurkan, bisa lakukan pre-order yang dibuka sampai 17 Oktober mendatang.

Benefit yang didapat adalah program purchase with purchase, untuk produk aksesori seperti Shooting Grip GP-VPT2BT senilai Rp1,199 juta dan mikrofon ECM-W2BT senilai Rp3,399 juta. Bisa didapatkan bersamaan dengan pre-order Sony Alpha ZV-E10.

Tinggalkan komen