Jakarta, Gizmologi – Sesuai jadwal, Google bakal memperkenalkan smartphone flagship terbarunya yang digelar secara daring pada 6 Oktober tengah malam waktu Indonesia. Sesaat sebelum yang baru siap hadir, yang lama – dalam hal ini Google Pixel 4 Series – baru saja mendapat pembaruan perangkat lunak alias software update terakhirnya.
Ya, setidaknya pada era di mana Pixel 4 Series dirilis, masih belum banyak vendor smartphone (terutama dengan sistem operasi Android) yang bisa berikan jaminan pembaruan software jangka panjang. Dirilis akhir 2019, Google berikan janji setidaknya tiga tahun pembaruan untuk Pixel 4 & Pixel 4 XL.
Kali ini situasinya sudah jauh berbeda, di mana smartphone Google sendiri bahkan kalah dalam hal pemberian jaminan naik versi OS. Tahta tersebut saat ini dipegang oleh Samsung—untuk seri kelas menengahnya saja yakni Galaxy A Series, vendor asal Korea Selatan tersebut berani memberikan setidaknya 4 tahun pembaruan OS dan 5 tahun keamanan rutin. Cukup impresif mengingat serinya cukup banyak.
Baca juga: Bocoran Spesifikasi Google Pixel 7 Series Mulai Bermunculan, Bawa Mode Kamera Baru
Pixel 4 Terakhir dengan Android 13

Lantas apa yang diberikan oleh Google lewat pembaruan resmi terakhir Pixel 4 Series? Selain pembaruan versi keamanan bulan Oktober, juga membawa sejumlah peningkatan dan perbaikan dari versi sebelumnya. Pada sektor audio, ada perbaikan bug ketika melakukan panggilan lewat earphone kabel, serta pengaturan volume yang terkadang tidak berfungsi.
Juga perbaikan pada launcher yang bisa crash saat sedang gunakan VPN, dan perbaikan lain seperti tampilan widget serta sambungan jaringan Wi-Fi. Sebagai informasi, Pixel 4 Series kini telah resmi menjalankan Android 13, alias sudah naik tiga versi dari bawaannya yakni Android 10. Daftar lengkap pembaruannya bisa kamu akses pada halaman berikut ini.
Meski begitu, Android Police mengatakan kalau umumnya Google berikan software update tambahan satu kali setelah masa jaminannya berakhir, karena sudah terjadi pada seri Pixel sebelumnya yang sudah diskontinyu. Besar kemungkinan hal tersebut terjadi, mengingat Android 13 masih tergolong baru dan masih belum sempurna—terutama di perangkat yang cukup lawas seperti Pixel 4.
Punya Sistem Keamanan Mirip iPhone

Diluncurkan hampir tepat tiga tahun lalu, Google Pixel 4 hadir membawa kontroversi yang cukup besar. Pasalnya, bezel layar bagian atas dibuat lebih besar dari generasi sebelumnya, karena untuk pertama kalinya membawa fitur keamanan face unlock selayaknya iPhone dengan layar penuh.
Hal tersebut membuat Google tak bisa hadirkan smartphone tersebut di India, karena alasan regulasi negara. Setelah itu, Google justru merilis Pixel 5 dengan kembali gunakan sensor sidik jari pada bodi belakang. Dilanjutkan dengan Pixel 6 yang akhirnya pakai teknologi in-display fingerprint sensor, yang tingkat reliabilitasnya juga di bawah rata-rata flagship lainnya.
Spesifikasi Pixel 4 lainnya meliputi layar P-OLED 90Hz dengan dua ukuran berbeda, chipset Snapdragon 855 octa-core 7nm, serta setup dua kamera belakang. Sensor utamanya beresolusi 12.2MP dengan dual pixel PDAF dan OIS, sementara di sebelahnya ada sensor telefoto 2x optical zoom beresolusi 16MP—yang kemudian disubstitusi oleh Google lewat teknologi Super Res Zoom pada seri-seri setelahnya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




