Apple dikabarkan menyiapkan sejumlah peningkatan untuk iPhone 18 reguler yang kemungkinan baru diperkenalkan pada awal 2027. Setelah mengubah jadwal peluncuran dengan lebih dulu menghadirkan model iPhone 18 Pro, Apple disebut akan memberikan pembaruan pada model standar yang berfokus pada performa dan daya tahan baterai.
Informasi ini berasal dari seorang tipster asal China yang membagikan bocorannya melalui Weibo. Menurut laporan tersebut, iPhone 18 akan mendapatkan baterai berkapasitas lebih besar serta chipset generasi baru. Kedua peningkatan ini berpotensi membuat model reguler memiliki peningkatan penggunaan yang lebih terasa dibandingkan pendahulunya.
Meski begitu, tidak semua fitur baru dari seri Pro diperkirakan akan turun ke model standar. Apple disebut masih akan mempertahankan beberapa pembeda, termasuk desain Dynamic Island yang lebih kecil sebagai fitur eksklusif untuk iPhone 18 Pro. Harga iPhone 18 juga diperkirakan mengalami kenaikan, sehingga peningkatan spesifikasi belum tentu membuatnya menjadi pilihan yang lebih terjangkau.
Baca Juga: Ini Cara Mengetahui HP Disadap, Ternyata Mudah!
iPhone 18 Bakal Pakai Chip A20 Berbasis 2nm

Salah satu peningkatan yang disebut akan hadir adalah penggunaan Apple A20, meskipun dalam versi yang kemungkinan memiliki spesifikasi lebih rendah dibandingkan varian untuk varian 18 Pro. Chipset tersebut diperkirakan menggunakan proses manufaktur 2nm dari TSMC.
Peralihan ke proses fabrikasi yang lebih kecil berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus performa. Jika dikombinasikan dengan kapasitas baterai yang lebih besar, iPhone 18 berpeluang menawarkan daya tahan penggunaan lebih baik. Namun, belum ada informasi mengenai kapasitas baterai maupun peningkatan performa spesifik yang akan ditawarkan.
Dynamic Island Lebih Kecil Masih Eksklusif Model Pro

Di sisi desain, pengguna iPhone 18 reguler tampaknya belum akan mendapatkan Dynamic Island berukuran lebih kecil. Fitur tersebut disebut masih menjadi pembeda pada lini Pro. Dengan demikian, Apple kemungkinan tetap mempertahankan jarak fitur antara model standar dan kelas premiumnya.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah potensi kenaikan harga. Industri smartphone saat ini menghadapi tekanan biaya komponen, sehingga kenaikan harga bukan hal yang mengejutkan. Namun, iPhone 17 sebelumnya juga sudah mengalami kenaikan sekitar US$100. Jika rumor ini benar, Apple perlu memastikan peningkatan baterai dan performa cukup sepadan dengan harga baru yang harus dibayar konsumen. Seluruh informasi tersebut masih berupa bocoran dan belum dikonfirmasi secara resmi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

