Apple ternyata punya alasan tersendiri memilih nama iPhone Duo untuk perangkat foldable pertamanya. Sebelumnya, smartphone ini lebih sering disebut sebagai iPhone Ultra dalam berbagai rumor. Namun, menurut laporan Bloomberg, nama Duo dipilih bukan sekadar untuk membedakan perangkat tersebut dari lini iPhone lain, melainkan karena Apple disebut punya rencana memperluas keluarga foldable di masa depan.
Nama Duo dinilai lebih mudah dikembangkan menjadi beberapa varian. Laporan yang disampaikan Mark Gurman menyebut Apple sedang mempertimbangkan model seperti iPhone Duo Max dengan ukuran lebih besar, iPhone Duo mini yang lebih kecil, hingga iPhone Duo SE sebagai model yang lebih terjangkau. Strategi ini membuat nama Duo lebih fleksibel dibandingkan Ultra.
Selain itu, kata “Duo” juga cukup jelas menggambarkan karakter utama perangkat, yakni dua layar dalam satu bodi. Penamaan tersebut juga membuatnya konsisten dengan nama seperti Air dan Pro yang sama-sama singkat. Meski demikian, belum diketahui apakah Apple mempertimbangkan fakta bahwa Microsoft sebelumnya sudah menggunakan nama Surface Duo untuk perangkat dual-screen miliknya.
Baca Juga: iPhone 18 Pro dan iPhone Duo Lolos TKDN, Segera Rilis di Indonesia
Apple Disebut Ingin Perluas Keluarga Foldable

Jika rencana tersebut benar-benar terealisasi, iPhone Duo bukan hanya akan menjadi satu produk eksperimental bagi Apple. Kehadiran varian Max, mini, dan SE dapat menunjukkan bahwa perusahaan melihat foldable sebagai kategori yang memiliki umur panjang dan berpotensi berkembang menjadi bagian penting dari lini iPhone.
Namun, untuk saat ini rencana tersebut masih sebatas laporan. Apple sendiri belum mengonfirmasi keberadaan model Duo lainnya. Terlebih, pasar foldable masih menghadapi tantangan seperti harga tinggi, desain yang lebih kompleks, serta ketahanan dan kompromi hardware dibandingkan smartphone konvensional.
Benarkah Foldable Bakal Jadi Standar Baru?
Gurman memiliki prediksi yang jauh lebih agresif. Ia memperkirakan iPhone Duo dapat menjadi salah satu foldable paling dominan di pasar pada awal tahun depan. Bahkan, permintaan disebut berpotensi sangat tinggi hingga memicu kelangkaan stok dan praktik scalping di sejumlah negara.
Prediksi tersebut tentu masih perlu dibuktikan setelah perangkat benar-benar tersedia secara luas. Apple memang punya basis pengguna besar yang dapat membantu mendorong adopsi foldable, tetapi harga yang tinggi bisa menjadi penghalang. Jika Duo berhasil menarik pengguna iPhone yang sebelumnya tidak tertarik foldable, dampaknya bisa lebih besar dari sekadar penjualan satu model dan memaksa kompetitor meningkatkan investasi di kategori tersebut.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

