Jakarta, Gizmologi – Dari ketiga varian smartphone lipat Samsung terbaru yang debut tahun ini, terlihat bila Galaxy Z Fold8 reguler paling memikat perhatian, mengingat kini tampil dalam form factor baru. Dan kalau varian Ultra seolah hadir sebagai suksesor sebenarnya dari Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip8 tetap hadir untuk opsi lebih terjangkau dalam bentuk flip. Lantas bila membandingkan Galaxy Z Flip8 vs Galaxy Z Flip7, apa saja yang ditingkatkan?
Ya, desain Galaxy Z Flip8 memang terlihat identik bahkan sama persis, mulai dari bentuk Cover Screen alias layar eksternalnya, peletakkan kedua sensor kamera, hingga sudut-sudut perangkat secara keseluruhan. Namun begitu, Samsung sematkan sejumlah peningkatan, baik secara internal maupun secara desain Galaxy Z Flip8. Yang kalau dibandingkan secara angka, sejatinya dibuat lebih tipis dan ringan.
Meski Galaxy Z Fold8 terlihat lebih menarik berkat desain kompak yang lebih mengotak, sejatinya Galaxy Z Flip8 masih memiliki keunggulan tersendiri. Di mana Samsung sebutkan bila varian paling terjangkau satu ini lebih pas untuk pengguna yang gemar mengekspresikan diri, berkat kemudahan akses kamera dan fleksibilitas mekanisme lipatnya.
Baca juga: Harga Samsung Galaxy Z Fold8 Series di Indonesia Tergolong Kompetitif Dibanding Sejumlah Negara
Kapasitas Sama, Baterai Galaxy Z Flip8 Sudah Gunakan Silicon Carbon


Mari membahas aspek desain Galaxy Z Flip8 terlebih dahulu. Selain tersedia dalam opsi warna baru yang membuatnya berbeda, ketika memegang perangkat secara langsung, Gizmo friends akan langsung bisa merasakan aspek lainnya yang beda dibandingkan generasi sebelumnya. Ya, bobot keseluruhan turun hingga 8 gram, kini menjadi 180 gram saja. Sementara ketebalannya juga turun, kini hanya 6,1mm saja saat lipatan terbuka.
Meski dimensinya lebih tipis dan ringan, kapasitas baterai Galaxy Z Flip8 masih sama seperti sebelumnya, yakni 4,300mAh. Lantas bagaimana cara Samsung membuat kapasitas baterai tidak mengecil? Ya, seperti kedua kakaknya, Samsung gunakan teknologi silicon carbon, memungkinkan fisik baterai dibuat lebih kecil dengan kepadatan energi yang ditingkatkan.

Selain warna dan dimensi, apa lagi perbedaan desain Galaxy Z Flip8? Dalam sebuah halaman khusus, Samsung jelaskan bila daya tahannya dibuat lebih kuat secara signifikan, di mana Samsung sematkan Armor Aluminum pada bagian frame, lapisan Gorilla Glass pada sisi luar, serta Armor FlexHinge sebagai penguat mekanisme lipatan perangkat alias engselnya. Menariknya, visual dan kemudahan membuka lipatan juga jadi pembeda.
Engsel Galaxy Z Flip8 tidak hanya dibuat lebih kuat, namun juga lebih halus dengan celah bezel lebih lebar—disebut membuat penguna bisa membuka smartphone dengan lebih mudah atau ringan. Selain itu, struktur engsel juga disempurnakan, sehingga bekas lipatan atau crease pada layar utama terlihat lebih bersih dan seragam. Sisanya kurang lebih masih sama, termasuk proteksi IP48 yang membuatnya tahan dari debu air.
Fitur Lebih Banyak Berkat Penggunaan One UI 9

Lalu bagaimana dengan hardware atau spesifikasi Galaxy Z Flip8? Otak alias chipset yang disematkan, merupakan generasi terbaru dari cip rancangan Samsung sendiri, yakni Exynos 2600 dengan fabrikasi terbaik saat ini (2nm), yang secara teori memberikan efisiensi daya lebih maksimal. Cip satu ini gunakan arsitektur CPU 10 inti, membawa clockspeed tertinggi sampai 3,8GHz. Dibandingkan generasi sebelumnya, performa CPU meningkat sampai 30%, sementara untuk GPU dan NPU masing-masing meningkat hingga 25% dan 41%.
Yang sedikit disayangkan, meski gunakan fabrikasi lebih modern, Samsung mencantumkan durasi masa pakai Galaxy Z Flip8 yang masih sama, yakni hingga 31 jam untuk memutar video non-stop. Dan selain jenis baterai yang kini berubah menggunakan silicon carbon, tidak ada perbedaan hardware lainnya. Smartphone lipat Samsung satu ini tetap mengusung layar utama berukuran 6,9 inci, dan Cover Screen seluas 4,1 inci dengan tepi bezel sangat tipis.
Hanya saja fungsi FlexWindow yang disematkan ke layar eksternalnya kini lebih kaya—selain Now Brief dan Now Bar yang diperkenalkan pada Galaxy S26 Series, kini jendela kecil tersebut bisa akses lebih banyak aplikasi, dan disebut lebih informatif memanfaatkan AI. Meski memang, pengguna generasi sebelumnya juga bisa maksimalkan fungsi layar tersebut memanfaatkan aplikasi seperti Good Lock untuk potensi lebih jauh.


Menjalankan One UI 9 berbasis Android 17, Samsung juga mengklaim kualitas kamera Galaxy Z Flip8 sudah ditingkatkan, meski tetap menggunakan dua sensor 50MP OIS plus 12MP ultra-wide pada sisi luarnya. Fitur baru juga sudah ditambahkan, yakni Super Steady dengan Horizontal Lock, yang sebelumnya debut pada Galaxy S26 Series untuk kestabilan video maksimal. Kemampuan bokeh disempurnakan oleh AI, sementara Photo Assist bisa berikan kemampuan edit foto lebih cepat.
Samsung Galaxy Z Flip8 tersedia dalam empat opsi warna berbeda, yakni Pink, Graphite, Cream, dan Mint sebagai opsi warna eksklusif untuk pembelian secara daring. Harga Galaxy Z Flip8 dibanderol mulai Rp18,999 juta untuk varian 12+256GB, sementara varian 12+512GB Rp21,999 juta. Selama masa pemesanan awal, diberikan sejumlah benefit menarik yakni hingga Rp5 juta untuk pembayaran menggunakan kartu kredit/debit tertentu, gratis Google AI Pro selama enam bulan, proteksi Samsung Care+ tambahan, hingga diskon tambahan bila disertai dengan pembelian wearables atau aksesori Samsung lainnya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

