China, Gizmologi – Setelah teaser-nya bermunculan baik secara rumor maupun resmi, akhirnya salah satu smartphone flagship yang dinanti-nanti untuk awal 2022 telah diresmikan. Ya, OnePlus 10 Pro akhirnya debut di negara asalnya, China pada 11 Januari. Membawa sejumlah peningkatan spesifikasi yang bisa dibilang menyeluruh.
OnePlus yang ada saat ini memang bisa dibilang jauh berbeda dari sebelumnya. Tahun lalu, mereka mengumumkan akan bekerja sama dengan OPPO, yang notabene masih tergabung dalam satu perusahaan induk. Kerja sama tersebut akan gabungkan expertise dari perancang Oxygen OS & ColorOS, untuk berikan pengalaman UI & UX terbaik bagi para pengguna smartphone-nya.
Baca juga: 8 Kelebihan Snapdragon 8 Gen 1, Otak di Balik Canggihnya Galaxy S22 Series 5G
Namun perilisan OnePlus 10 Pro kali ini sedikit berbeda. Tak seperti biasanya, kehadiran OnePlus terbaru tak diikuti dengan varian vanilla alias varian non-Pro. Pihak resmi pun sempat mengabarkan kepada SlashGear bila kemungkinan ada perbedaan spesifikasi dari varian China yang rilis hari ini, dengan varian global yang menyusul di masa mendatang.
Salah satunya, dalam peluncuran kali ini tak disebutkan bila OnePlus 10 Pro memiliki IP rating tertentu. Desainnya sendiri memang dirancang sepenuhnya berbeda, memiliki modul kamera terintegrasi dari bezel samping menyerupai Galaxy S21 Ultra. Material keramik digunakan untuk berikan kekuatan 30% lebih baik daripada stainless steel. Punya bobot 200 gram dengan ketebalan 8,5mm.
Layar Lebih Hemat Daya, Kamera Lebih Gahar

Sebelumnya, OnePlus sempat membagikan teaser bila OnePlus 10 Pro gunakan teknologi layar terbaru yakni LTPO 2.0. Jenis panel LTPO sendiri dikenal hemat daya, karena bisa menyesuaikan refresh rate mulai dari 1Hz hingga 120Hz. Generasi kedua kali ini diklaim lebih adaptif menyesuaikan konten, bisa menghemat baterai hingga 1,7 jam.
Dimensi layarnya sendiri 6,7 inci dengan sisi 3D curved, resolusi 1440p, serta rasio layar mencapai 92,7% berkat bezel yang sangat tipis. Belum gunakan teknologi kamera depan under-display, OnePlus masih sematkan sensor berjenis punch-hole dengan resolusi 32MP milik Sony IMX615. Sementara setup tiga sensor kamera belakangnya terbilang cukup menarik.

Sensor utamanya memang bukan yang terbesar secara resolusi di 48MP, namun punya dimensi fisik besar di 1/1,43 inci dengan ukuran piksel besar dan OIS. Yang kedua adalah sensor ultra wide-angle 50MP Samsung JN1, berikan sudut pandang maksimum 150 derajat serupa realme GT 2 Pro dan bisa hasilkan foto selebar fish-eye.
Dan yang terakhir bukanlah sensor mikroskop, namun telefoto 8MP dengan pembesaran optik 3,3x dan OIS. Terus berkolaborasi dengan Hasselblad, OnePlus 10 Pro bakal bisa berikan hasil foto dengan tone warna yang lebih natural. Plus diberikan mode baru “XPan” yang dikhususkan untuk perekaman video, selain mode lainnya seperti Dual Scene Recording.
Pengisian Daya OnePlus 10 Pro Hanya Butuh Waktu 32 Menit

Tentu tidak kaget bila performa OnePlus 10 Pro bakal sangat kencang, berkat penggunaan cip Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1 terbaru. Cip tersebut dipasangkan dengan opsi RAM 12GB dan penyimpanan internal 256GB berjenis UFS 3.1. Varian yang rilis di China sendiri bakal jalankan ColorOS 12, dan OnePlus mengklaim fitur Hyperboost-nya bakal bisa tingkatkan performa lebih jauh lagi.
Sementara untuk mencegah isu panas berlebih atau overheat, diberikan sistem pendingin canggih dengan cakupan yang lebih luas—diklaim sekitar 55% dari ukuran lembar kertas A4. Peningkatan lain yang diberikan oleh OnePlus ada pada sistem pengisian dayanya yang kini semakin instan.
Dengan kapasitas besar 5,000 mAh, kini OnePlus 10 Pro mendukung 80W fast charging melalui kabel, atau secara nirkabel hingga 50W memanfaatkan teknologi AirVOOC milik OPPO. Alhasil, pengisian dayanya hanya perlu memakan waktu masing-masing 32 menit & 47 menit saja. Smartphone ini juga jadi yang pertama dengan sertifikasi TUV Rheinland untuk performa tetap kencang hingga 36 bulan pemakaian.
Penasaran dengan harganya? OnePlus 10 Pro sendiri bakal sudah bisa dipesan secara pre-order di negara asalnya pada 13 Januari mendatang. Ada dua opsi warna yang dipilih, yakni hitam dan hijau, dengan permukaan yang dibuat mirip Sandstone alias bertekstur kasar.
Harga OnePlus 10 Pro sendiri mulai CNY4,699 (Rp10,5 jutaan) untuk varian dasar 8/128GB, hingga CNY5,299 (Rp11,9 jutaan) untuk versi 12/256GB. Belum ada perkiraan tanggal peluncuran untuk varian globalnya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




