Xiaomi 18 Ultra dikabarkan tidak akan melanjutkan debutnya setelah Xiaomi mengumumkan Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max untuk pasar global. Kabar tersebut kembali muncul dari leaker Digital Chat Station, yang sebelumnya juga mengungkap sejumlah informasi mengenai perangkat flagship Xiaomi. Namun, informasi ini masih perlu disikapi dengan hati-hati karena unggahan asli yang menjadi sumber kabar tersebut kini sudah tidak dapat diakses.
Salah satu alasan yang disebut menjadi pertimbangan Xiaomi adalah harga. Xiaomi 18 Ultra disebut-sebut akan dibanderol sekitar CNY 10.000 untuk konfigurasi 12GB RAM dan 256GB penyimpanan. Angka tersebut setara sekitar US$1.500 atau Rp23 jutaan jika dikonversi secara kasar, sekaligus menjadi kenaikan cukup besar dibandingkan Xiaomi 17 Ultra.
Jika benar dibatalkan, keputusan tersebut cukup menarik karena Xiaomi 18 Ultra justru disebut membawa spesifikasi kamera yang sangat agresif. Perangkat ini dikabarkan dipersiapkan dengan tiga kamera 200MP, termasuk sensor utama berukuran besar dan kamera periskop dengan kemampuan continuous zoom. Namun, semakin tinggi spesifikasi kamera, semakin besar pula kemungkinan biaya produksi dan harga jual ikut meningkat.
Baca Juga: POCO F9 Pro dan F9 Ultra Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp 12,5 Juta
Xiaomi 18 Ultra Diklaim Punya Kamera Kelas Atas

Menurut informasi yang beredar, Xiaomi 18 Ultra dirancang dengan kamera utama 200MP berukuran 1/1,12 inci menggunakan teknologi LOFIC. Kamera periskopnya juga disebut menggunakan sensor 200MP 1/1,28 inci dengan lensa continuous zoom, sementara kamera ultrawide membawa sensor 200MP berukuran 1/1,56 inci.
Selain kamera, perangkat tersebut dikabarkan akan menggunakan chipset flagship, layar datar dengan bezel sekitar 1 mm, serta speaker stereo yang ditempatkan secara simetris. Dengan konfigurasi tersebut, sebagian besar biaya perangkat kemungkinan memang akan terserap pada sistem kameranya.
Harga Tinggi Bisa Jadi Penghambat
Harga CNY 10.000 akan membuat Xiaomi 18 Ultra berada jauh di atas Xiaomi 17 Ultra. Sebagai perbandingan, Xiaomi 17 Ultra sebelumnya dibanderol CNY 7.000 untuk varian 12GB/512GB, sedangkan Leica Edition dengan 16GB/512GB berada di CNY 8.000.
Meski begitu, belum bisa dipastikan apakah harga tersebut benar-benar menjadi alasan pembatalan. Harga flagship kamera dari kompetitor seperti vivo X500 Ultra dan Oppo Find X10 Ultra juga belum diketahui. Jika perangkat-perangkat tersebut nantinya berada di kisaran harga serupa, CNY 10.000 mungkin saja menjadi standar baru untuk kategori Ultra yang mengutamakan kemampuan fotografi.
Untuk saat ini, kabar pembatalan Xiaomi 18 Ultra masih sebatas rumor dan belum mendapat konfirmasi resmi dari Xiaomi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

