Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

ZTE Hawkeye, Smartphone Hasil Proyek Crowdsourcing dengan Snapdragon 625 & Dual Camera

ZTE Hawkeye merupakan hasil dari proyek CSZ yang melibatkan konsumen dalam proses pra rancangan. ZTE Hawkeye memakai prosesor Qualcomm Snapdragon 625 dan OS Android 7.0 Nougat

Hawkeye, nama ini mengingatkan pada karakter super hero Marvel yang jago memanah. Nama ini rupanya dipakai ZTE untuk merek smartphone terbarunya yang bakal dirilis. Berbeda dengan produk yang sudah dibesutnya selama ini, ZTE Hawkeye merupakan proyek yang melibatkan konsumen dalam proses pra rancangan.

Program gotong royong ini dinamai dengan proyek CSX (Crowd Source X). Nama Hawkeye sendiri dipilih oleh konsumen yang terlibat dalam fase selanjutnya pengembangan ponsel meliputi pemilihan material, warna, dan kontribusis terhadap software.

ZTE Hawkeye yang akan diperkuat dengan dapur pacu berupa prosesor Qualcomm Snapdragon 625 yang berjalan pada sistem operasi Android 7.0 Nougat. Ponsel ini akan memakai layar 5,5 Inchi resolusi 1080p HD dan memiliki RAM 3GB dengan memori internal sebesar 32GB disertai slot memori eksternal micro SD. Pada bagian baterai, hanya berkapasitas 3.000 mAh.

Ponsel ZTE Hawkeye memiliki kamera depan 8MP yang sudah mencukupi untuk sekadar selfie. Bagian belakangnya, diperkuat dengan dual camera yang masing-masing memiliki resolusi 13MP dan 12MP dengan optical zoom. Tak lupa, biar lebih kekinian, ponsel ini juga dilengkapi dengan fingerprint reader, NFC, USB Type-C, dan QuickCharge 2.0.

Related Posts
1 daripada 4

Fitur Unggulan ZTE Hawkeye

Bukan spesifikasi yang menjadi andalan dari ZTE Hawkeye, melainkan kemampuan yang mereka sebut “hands free experience”. Fitur kunci, yang disampaikan oleh tim dari empat desainer kreatif yang memenangkan kompetisi Project CSX, memungkinkan sebuah pengalaman yang tidak memerlukan penggunaan tangan untuk menavigasi melalui aplikasi smartphone yang umum.

Contoh penerapan adalah ketika sedang scrolling (bergulir) tidak perlu memakai tangan, melainkan dari pengenalan mata yang bergerak turun naik atau ke kanan dan ke kiri. Sedangkan untuk berganti halaman, bisa melalui perintah suara. ZTE Hawkeye juga bisa ditempel dengan mudah di dinding karena memiliki casing Self-Adhesive Case.

Menurut rencana, ZTE akan meluncurkan smartphone ini seharga USD199 kepada donatur proyek ini melalui situs Kickstarter. Hingga artikel ini ditulis, sudah ada 164 backers atau donatur dan sudah mengumpulkan dana sebesar USD 31,467 dari target pengumpulan $500,000. Anda tertarik?

Fitur Senseye di ZTE Hawkeye