Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Fitbit Charge 3 Tawarkan Fitur Mutakhir untuk Pantau Kebugaran

Seri produk Fitbit yang paling digemari konsumen, Charge, kedatangan anggota baru. Fitbit Charge 3 baru saja dirilis untuk menjadi wearable dengan sensor paling mutakhir dan teknologi algoritma paling canggih untuk melakukan pelacakan dari rangkaian produk Fitbit selama ini.

Fitbit Charge 3 menawarkan desain premium tahan air dengan display layar sentuh, mode latihan lebih dari 15 jenis hingga fitur cerdas yang membuat pengguna tetap terhubung pada hal yang penting hingga daya tahan baterai mencapai tujuh hari pemakaian.

“Dengan Fitbit Charge 3, kami memberikan alat pelacak paling inovatif, menawarkan desain yang sangat ramping, nyaman dan premium, berbarengan dengan fitur kesehatan dan kebugaran yang diinginkan oleh pemakai,” ungkap James Park, co-founder dan CEO Fitbit melalui situs resminya.

Ilustrasi Fitbit Charge 3 saat dibawa berenang

Fitur Fitbit Charge 3

Jam pintar ini dibuat dari bahan premium yang ringan. Bagian layar memakai display Corning Gorilla Glass 3, display OLED layar sentuh yang hampir 40% lebih besar dan lebih cerah dari sebelumnya. Fitur tersebut memberikan pengalaman yang lebih intuitif dengan akses yang mudah ke informasi pengguna yang terpenting.

Related Posts
1 daripada 19

Fitbit Charge 3 menjadi wearable pertama dengan tombol induktif. Juga teknologi baru yang sedang dalam proses pematenan,menghadirkan desain tahan air dan bisa dipakai untuk berenang. Selain itu, jam ini punya tambahan ruang untuk memasukkan lebih banyak sensor serta baterai lebih tangguh dengan daya tahan hingga tujuh hari pemakaian.

Baca juga: Rumor: Apple Sedang Persiapkan Apple Watch 4

Fitbit Charge 3 menawarkan fitur kesehatan dan kebugaran yang paling mutakhir dalam jajaran lini Fitbit hingga saat ini. Dengan lebih dari dari sembilan triliun menit data detak jantung yang dilacak, Fitbit Charge 3 telah memperbaharui teknologi detak jantung 24/7 PurePulse. Hal ini untuk menampilkan akurasi yang lebih tepat saat berlatih dibandingkan dengan Charge 2. Teknologi tersebut membuat Fitbit Charge 3 bisa menghadirkan pengukuran pembakaran kalori yang lebih baik.

Fitbit Charge 3 menambah sensor SpO2, yang pertama dalam produk pelacak Fitbit. Sensor ini memungkinkan terlacaknya potensi perubahan pada level oksigen dalam darah. Serta membantu melacak indikator kesehatan baru, seperti terhentinya bernafas sementara saat tidur.

Sleep Score beta terbaru diciptakan oleh Fitbit Labs yang akan tersedia ke pengguna tahun ini juga. Fitur ini menggunakan metrik kunci yang bisa dilacak oleh perangkat Fitbit apa pun dengan tambahan fitur 24/7 PurePulse. Sleep Score akan menyediakan angka saat malam hari guna memberikan gambaran yang lebih lengkap atas kualitas keseluruhan tidur dan faktor apa saja yang mempengaruhinya.

“Dengan Fitbit Labs Sleep Score beta, kami merintis cara intuitif orang memahami tidur mereka. Ini adalah contoh bagaimana kami terus melakukan evolusi pengalaman kesehatan bagi semua pemakai produk kami,” kata Shelten Yuen, Wakil Presiden Riset pada Fitbit.

Fitbit Charge 3 sudah bisa mulai dipesan hari ini di Fitbit.com seharga US$149,95 atau sekitar Rp2,1 jutaan dengan pemasaran ke seluruh dunia akan dimulai pada Oktober 2018.