Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Fitbit Charge 4 Punya Desain Identik dengan Penambahan Sensor GPS

1 3.181

Fitbit, perusahaan yang dikenal sebagai produsen perangkat wearable ini telah diakuisi Google pada kuartal akhir 2019 lalu. Proses akuisisi yang sedang berjalan hingga saat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas Wear OS dan perangkat “Made by Google” ke depannya. Kini mereka baru saja merilis produk baru pertama setelah proses akuisisi, yaitu Fitbit Charge 4.

Seri Fitbit Charge merupakan salah satu perangkat smart band paling populer saat ini. Jadi tak heran jika Fitbit mendatangkan seri baru. Sayangnya, momennya kurang tepat ketika semua orang disarankan untuk tidak bepergian ke luar rumah saat ini. Hal ini diakui oleh James Park, CEO dan co-founder Fitbit.

Ia menyadari betapa sulitnya untuk fokus pada kesehatan di kondisi sekarang ini. Di mana pandemi Covid-19 merajelela di seluruh dunia. “Namun, tetap aktif, makan dengan baik dan cukup tidur dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kekebalan tubuh,” ujarnya.

James menambahkan, untuk membantu mendukung pengguna, pihaknya menawarkan uji coba gratis Fitbit Premium dan menambahkan konten. Sehingga pengguna memiliki alat yang tepat di rumah untuk membantu tetap sehat.

Baca juga: Tips Efektif Kerja di Rumah dengan Memanfaatkan Teknologi

Fitur Baru Fitbit Charge 4, Kini dengan GPS

varian warna fitbit charge 4

Dari segi desain, Fitbit Charge 4 terlihat sama persis dengan pendahulunya, punya layar sentuh 1,36 inci OLED hitam putih dengan sebuah tombol di sisi samping dan strap yang bisa diganti. Fitbit memberikan warna opsi baru yang dinamakan “rosewood”, seperti gabungan warna merah dan magenta gelap. Tentunya pengguna Fitbit Charge 3 yang hendak upgrade bisa menggunakan strap lama untuk perangkat baru ini.

Fitur baru yang dihadirkan ke Fitbit Charge 4 adalah adanya sensor GPS terintegrasi, membuatnya menjadi perangkat kedua Fitbit yang dilengkapi sensor tersebut (selain smartwatch Fitbit Ionic). Bisa dibilang sedikit terlambat untuk Fitbit mendatangkan fitur ini, ketika rival lainnya seperti Garmin dan Huawei sudah memiliki GPS terlebih dahulu. Tujuannya adalah supaya pengguna bisa berolahraga lebih bebas tanpa perlu membawa ponsel untuk mencatat pergerakan lokasi.

Lewat Fitbit Charge 4, Fitbit menghadirkan beberapa fitur kesehatan baru. Active Zone Minutes otomatis mencatat waktu dimana pengguna telah mencapai target detak jantung yang sudah ditentukan sebelumnya, sampai durasi 150 menit per minggunya. Fitbit Charge 4 akan mengkalkulasi target detak jantung berdasarkan umur dan nilai detak jantung saat tidak sedang olahraga (resting heart rate), dan akan terus disesuaikan dikemudian hari.

fitur fitbit active zone minutes

Fitur sleep tracking pada smart band ini juga ditambah dengan Smart Wake, yang sebelumnya hanya ada di smartwatch Fitbit. Charge 4 bisa membangunkan pengguna pada jam yang tepat memanfaatkan machine learning. Kamu juga bisa mengontrol musik yang sedang diputar di Spotify ponsel yang terkoneksi, mengingat Charge 4 belum dilengkapi memori penyimpanan musik bawaan.

Fitbit Charge 4 juga tentu membawa semua fitur dari seri lawas, seperti Fitbit Pay, Sleep Score, Female Health Tracking dan SmartTrack exercise recognition yang otomatis mencatat kegiatan olahraga tapi perlu proses inisiasi lebih dulu. Notifikasi seperti pesan dan jadwal di kalender juga bisa tertampil pada layar kecilnya. Fitbit mengklaim jika Charge 4 mampu tahan selama satu minggu penggunaan, dan lima jam dengan GPS aktif berkelanjutan.

Pre-order Fitbit Charge 4 Sudah Dibuka

fitbit charge 4 woven band

Fitbit sudah membuka pre-order untuk Charge 4 pada halaman web resmi mereka, Fitbit.com, mulai 31 Maret lalu. Rencananya, smart band ini akan diluncurkan di lebih banyak toko ritel mulai 13 April mendatang. Harga ritelnya 149,95 USD (Rp2,4 jutaan) untuk varian strap karet biasa, dan 169,95 USD (Rp2,8 jutaan) untuk varian Special Edition dengan bahan woven.


Beli perangkat Fitbit di official store:

Shopee Lazada