Jakarta, Gizmologi – Garmin dalam kampanye terbaru mereka Women of Endurance mengungkapkan latihan HIIT setara dengan aktivitas ibu rumah tangga. Mereka memiliki aktivitas yang menyerupai latihan fisik berintensitas tinggi layaknya atlet endurance.
Mulai dari menggendong anak naik tangga, mengejar balita saat waktu makan, membereskan rumah, hingga berpindah dari satu tanggung jawab ke tanggung jawab lainnya tanpa jeda. Seluruh aktivitas tersebut dapat memberikan tekanan fisik maupun mental yang signifikan setiap hari.
“Banyak perempuan menjalani aktivitas fisik dan mental yang intens setiap hari tanpa menganggapnya sebagai bentuk endurance. Garmin ingin membantu perempuan memahami bahwa tubuh mereka bekerja keras setiap hari, sehingga recovery dan pemantauan kesehatan menjadi hal yang sama pentingnya,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.
Baca Juga: Garmin Soroti Kesehatan Ibu Modern, Aktif Bergerak Hingga Recovery yang Tepat
Solusi Aktivitas Rumah Tangga Seperti Latihan HIIT

Konsep utama dalam kampanye Women of Enduranceadalah bagaimana perempuan menjalani ketahanan fisik dan mental yang sering kali tidak terlihat. Garmin melihat banyak perempuan terbiasa terus bergerak dan menunda istirahat, bahkan ketika tubuh mulai menunjukkan tanda kelelahan. Padahal, fragmented sleep, tingkat stres tinggi, dan kurangnya recovery dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang.
Melalui kampanye ini, Garmin menggambarkan aktivitas sehari-hari perempuan dari perspektif olahraga endurance. Menggendong anak sambil naik tangga misalnya, dapat meningkatkan denyut jantung layaknya sesi latihan HIIT, sementara aktivitas mengejar balita dan mengurus rumah membutuhkan stamina dan fokus yang tidak sedikit.
Untuk memperkuat pesan ini, Garmin juga berkolaborasi dengan ilustrator perempuan Chouyi yang menghadirkan visual emosional tentang ketahanan perempuan dalam keseharian mereka. Visual tersebut memperlihatkan bagaimana perempuan modern menjalani berbagai tantangan setiap hari, namun tetap terus bergerak demi keluarga maupun tanggung jawab lainnya.

Karena adanya kemiripan aktivitas perempuan dengan latihan HIIT, Garmin menyoroti fenomena invisible fatigue, yaitu akumulasi kelelahan fisik dan mental yang sering tidak terlihat maupun sulit diukur. Garmin merekomendasikan perempuan untuk memanfaatkan data dari wearable mereka guna membangun ritme pemulihan yang lebih personal melalui lima pendekatan utama.
Pertama ialah kenali fragmanted sleep, memantau tren tingkat stres, melacak recovery dan imunitas tubuh, memperhatikan dampak pola konsumsi, dan menerapkan active rest. Recovery bukan hanya tentang tidur atau berhenti beraktivitas, tetapi bagian penting dari menjaga performa tubuh dalam menjalani berbagai peran setiap hari.

Perempuan sering kali fokus menjaga orang lain, tetapi lupa mendengarkan kebutuhan tubuh mereka sendiri. Dengan data kesehatan yang lebih mudah dipahami, Garmin ingin membantu perempuan mengambil waktu recovery yang lebih tepat dan lebih sadar akan kondisi tubuh mereka.
Melalui kampanye Women of Endurance, Garmin ingin mengajak lebih banyak perempuan untuk melihat kesehatan dan pemulihan sebagai bagian penting dari keseharian. Karena kegiatan mereka yang setara dengan latihan HIIT perlu dijaga sama seperti seorang atlet menjaga performanya dalam jangka panjang.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



