alexa
Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Huawei Watch 3 Series Jalankan HarmonyOS, Dilengkapi Fitur Dual GPS

Lewat sebuah gelaran acara virtual yang cukup besar malam kemarin (2/6), Huawei akhirnya memperkenalkan sistem operasi terbarunya, HarmonyOS 2.0 yang bakal hadir pada semua perangkat Huawei. Mulai dari smartphone, tablet, sampai AIoT termasuk wearables. Di kesempatan yang sama, Huawei Watch 3 series juga turut diresmikan.

Jam tangan pintar rilisan Huawei selama ini dikenal dengan daya tahan baterainya yang cukup lama, jalankan sistem operasi rancangan sendiri. Namun sejak rilisan pertamanya dari 2017 lalu, tidak pernah ada pengembangan yang major dalam hal perangkat lunak. Mulai dari seri awal sampai Huawei Watch GT2 series, fiturnya kurang lebih dibuat mirip.

Kali ini, dengan HarmonyOS 2.0 yang sudah siap digunakan beragam jenis perangkat, Huawei berikan banyak kemampuan baru pada Huawei Watch 3 series. Mulai dari UX, daya tahan baterai sampai cara navigasinya telah berubah. Perangkatnya sendiri hadir dalam dua versi, yaitu standar dan Pro—lebih mahal dengan material premium dan baterai lebih besar.

Baca juga: Huawei FreeBuds 4, TWS Semi In-Ear dengan ANC Harga Rp2 Jutaan

Spesifikasi Huawei Watch 3

Huawei Watch 3

Tampil lebih premium, layar depannya menggunakan material kaca lengkung tiga dimensi, dengan bezel yang dirancang sangat tipis. Sehingga dalam bodi kompak bisa punya layar 1,43 inci AMOLED yang menyala cerah sampai 1,000 nits, plus kerapatan piksel 326 ppi. Berlapis kaca yang telah diperkuat.

Sekeliling bodi terbuat dari material stainless, sementara bagian belakangnya dari keramik. Bobotnya 54 gram, tebal 12,15mm, plus diameter 46,2mm. Selain tahan air hingga 5ATM, jam ini juga “weather-resistant” berkat 3D rotating crown yang ada di sisi kanan atas, bisa digunakan untuk menggulirkan menu dan bernavigasi, alternatif gunakan input sentuh ke layarnya.

Untuk sensor kesehatan yang digunakan, Huawei Watch 3 kali ini lebih superior karena bisa mendeteksi suhu permukaan kulit penggunanya, bekerja selama seharian penuh bersama dengan denyut jantung dan SpO2. Dukungan eSIM juga tersedia untuk penggunaan tanpa smartphone, mendukung jaringan 4G plus bisa menerima panggilan video (meski hanya bisa membalas dengan suara saja).

Huawei Watch 3

Tanpa disebutkan chipset-nya, Huawei Watch 3 punya kapasitas RAM ekstra lega untuk sebuah smartwatch yaitu 2GB, plus penyimpanan internal 16GB. Menjalankan HarmonyOS terbaru, aplikasi bisa diunduh secara langsung dari pergelangan tangan dengan AppGallery yang terintegrasi.

Huawei akan terus bekerja sama dengan para pengembang aplikasi agar bisa menyediakan aplikasi pada perangkat wearables. Lalu untuk daya tahan baterainya, bekerja 3 hari penuh dengan 4G, atau 14 hari lewat mode Ultra-Long Lasting sembari tetap menyalakan fitur penting seperti SpO2, 14 mode olahraga sampai tampilan watchface yang bisa bergerak.

Tak hanya 14, total ada lebih dari 100 mode olahraga dengan 17 olahraga profesional. Dilengkapi GPS, bila digabungkan dengan eSIM, Huawei Watch 3 bisa kirim sinyal bantuan otomatis ketika penggunanya terjatuh lewat fitur fall detection.

Untuk konsumen yang inginkan tampilan jauh lebih premium, Huawei Watch 3 Pro gunakan material bodi berbahan titanium dengan bezel yang lebih dominan di bagian depannya. Sedikit lebih tebal (14mm) dan berat (63 gram tanpa strap), namun daya tahan baterainya juga meningkat. Hingga 5 hari dengan 4G dan 21 hari pada mode standar.

Huawei Watch 3 Pro Punya Baterai Lebih Awet

Huawei Watch 3 Pro

Tak hanya itu, varian ini juga menjadi salah satu smartwatch pertama yang dilengkapi GPS dual-band (band 1 & band 5). Benefit dari GPS jenis ini adalah tingkat akurasi dan kestabilan yang tetap dapat diraih meski berada di tengah daerah perkotaan padat. Terutama di area gedung tinggi, di mana lokasi lebih cenderung mudah teracak oleh jaringan di sekitarnya.

Keduanya tentu bakal dirilis secara global, di mana Huawei menargetkan China dan Inggris sebagai beberapa wilayah utamanya. Pre-order sudah dibuka di negara asalnya, dan penjualan perdana baru dimulai pada 11 Juni mendatang.

Harganya sendiri sangat variatif, karena Huawei Watch 3 hadir dalam empat opsi pilihan strap mulai dari silikon sampai stainless. Versi strap karet tentu jadi yang termurah, dibanderol CNY2,599 atau Rp5,8 jutaan. Untuk Huawei Watch 3 Pro, yang paling murah gunakan strap kulit, dengan harga CNY3,299 (Rp7,3 jutaan). Harga premium yang imbang dengan fitur-fitur canggih.

Tinggalkan komen