Oura Ring 3, Cincin Kesehatan Futuristik dengan Sensor SpO2

\Jakarta, Gizmologi – Setidaknya dalam dua tahun terakhir, berbagai vendor smartphone hingga elektronik lainnya berlomba untuk rilis perangkat wearables dalam bentuk dan harga yang bermacam-macam. Di antara lautan kompetisi yang ada, Oura Ring 3 hadir dengan desain yang, bisa dibilang, belum umum. Bawa kemampuan smartband melingkari jari penggunanya.

Ya, Oura Ring 3 merupakan generasi terbaru dari seri Oura Smart Ring, sebuah cincin yang hadir tak hanya sebagai aksesori penunjang tampilan, namun juga punya manfaat yang jauh lebih banyak. Meski tampak luarnya terlihat stylish dan minimalis, di baliknya terdapat sensor lengkap plus teknologi machine learning khusus yang dikembangkan Oura.

Perangkat ini bakal cocok bagi Gizmo friends yang mungkin ingin tetap gunakan jam tangan konvensional favoritnya, sembari tetap bisa melacak kesehatan sepanjang hari-hari. Alih-alih menggunakan jam tangan dan smartband pada masing-masing pergelangan, Oura Ring 3 tersedia sebagai pilihan alternatif yang lebih elegan.

Garmin Lily, Smartwatch Kompak untuk Cewek dengan Fitur Melimpah

Tampil Sederhana dengan Fitur Canggih

Introducing the Oura Ring Gen3 – YouTube

Oura Ring 3 terbuat dari material kuat berbahan titanium, memiliki bobot kisaran 4 – 6 gram, bergantung pada ukuran yang dipilih. Hadir dalam warna gold, silver dan black, perangkat ini bebas digunakan bahkan hingga menyelam di kedalaman 100 meter sekalipun. Dirancang untuk terus digunakan sepanjang hari, tanpa perlu terlalu sering dilepas.

Berbeda dengan smartwatch ataupun smartband, tentu Oura Ring 3 tak dilengkapi layar untuk bernavigasi atau melihat informasi tertentu—anggap saja seperti Mi Band generasi pertama, namun dengan sensor jauh lebih lengkap. Secara umum, perangkat akan tampilkan tiga skor harian; kualitas tidur, skor aktivitas dan kesiapan dalam menjalani hari.

Oura Ring 3

Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Oura Ring 3 punya sensor yang lebih lengkap, yaitu temperatur suhu tubuh “7 Temperature”, serta sensor LED yang berwarna hijau. Keduanya memungkinkan perangkat untuk mencatat data lebih banyak. Kalau sebelumnya hanya bisa deteksi aktivitas detak jantung saat tidur, kini bisa sepanjang hari, termasuk olahraga.

Saat digunakan untuk beraktivitas, perangkat secara otomatis bisa lakukan pencatatan data lengkap untuk 30 jenis olahraga berbeda, mendeteksi aktivitas dan temperatur tubuh. Setelah selesai beraktivitas, aplikasi pada smartphone menampilkan waktu yang tepat untuk kamu beristirahat, sembari berikan saran durasi yang pas.

Oura Ring 3 Dibanderol Rp4 Jutaan

Oura Ring 3

Dengan sensor suhu canggih, pengguna Oura Ring 3 juga bisa deteksi siklus menstruasi, dan memprediksi hari yang tepat. Selain olahraga, juga bisa secara otomatis mendeteksi durasi tidur siang, untuk menentukan skor kualitas tidur dalam satu hari. Ketika butuh untuk beristirahat, diberikan pedoman yang cukup ekstensif.

Untuk menikmati semua insight atau hasil data yang dideteksi perangkat, pengguna harus berlangganan dengan biaya bulanan tambahan sebesar USD6,99 atau sekitar Rp99 ribu—khusus untuk pemesan Oura Ring 3, bakal mendapatkan gratis enam bulan langganan. Ada sesi meditasi yang lengkap dengan panduan dalam bentuk suara hingga video. Dengan tujuan menenangkan diri hingga sebelum beraktivitas padat.

Sensor pada Oura Ring 3 diklaim punya tingkat akurasi mencapai 99,6% untuk detak jantung. Dan nantinya, di tahun 2022, perangkat ini bakal memiliki fitur tambahan seperti algoritma tahap tidur, dan mendeteksi kadar oksigen dalam darah secara otomatis saat jam tidur. Baterainya sendiri diklaim bisa bertahan 4 – 7 hari.

Penjualan perdananya bakal dimulai pada 15 November mendatang. Harganya? USD299, atau sekitar Rp4,2 jutaan. Mahal untuk sebuah wearable polos tanpa layar? Tentu tak bisa dibandingkan dengan jenis lain, mengingat dimensi yang jauh lebih kecil dan ringan.

Tinggalkan komen