Jakarta, Gizmologi – Sekuel dari gim action RPG yang menggemaskan, Kitaria Fables 2, secara resmi diumumkan sedang dalam tahap pengembangan untuk konsol generasi mendatang Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC. Proyek game terbaru ini kembali dikembangkan oleh studio indie asal Indonesia, Twin Hearts, berkolaborasi dengan Secret Level Studio serta pihak publisher PQube. Pengumuman ini menjadi angin segar bagi para penggemar yang telah lama menantikan kelanjutan eksplorasi dunia fantasi antromorfik yang secara unik memadukan elemen pertarungan dan simulasi pertanian.
Kehadiran seri kedua ini pertama kali dipamerkan kepada publik melalui sebuah cuplikan trailer resmi pada ajang Galaxies Spring Showcase 2026. Keputusan PQube dan tim pengembang untuk meracik sekuel ini tidak lepas dari kesuksesan finansial dan penerimaan positif yang diraih pada rilis seri pertamanya di tahun 2021 silam. Berdasarkan catatan data resmi dari pihak publisher, Kitaria Fables pertama berhasil menorehkan angka penjualan yang sangat memuaskan, yakni mencapai total 400.000 kopi di pasar global.
Mengambil latar waktu setelah peristiwa besar pada gim pertamanya, Kitaria Fables 2 akan membawa pemain keluar dari wilayah yang sudah familiar menuju area baru yang belum terjamah. Pemain akan diajak untuk mengeksplorasi Arkadera Peninsula, sebuah kawasan hutan belantara ekstensif yang terletak jauh di perbatasan barat daya kerajaan The Empire. Di wilayah terpencil ini, para petualang ditugaskan untuk membantu misi Royal Academy Expedition Team dalam membangun kembali pos-pos terdepan dan menyibak berbagai misteri yang tersembunyi di dalamnya.
Berbeda dengan seri pendahulunya, petualangan di Arkadera Peninsula kali ini akan digerakkan oleh kehadiran dua protagonis utama yang sepenuhnya baru. Kehadiran Alice yang berlatar belakang militer taktis dan Dusty sebagai pemandu lokal yang gesit menjanjikan dinamika cerita serta variasi gaya bermain yang jauh lebih kaya.
Inti permainan Kitaria Fables 2 tetap setia pada akar hibridanya yang sukses memadukan aksi hack-and-slash dengan rutinitas kehidupan bertani ala gim cozy. Di sela-sela pertarungan melawan monster buas di alam liar, pemain harus rajin mencari benih tanaman langka dan membudidayakan berbagai hasil panen bernutrisi di lahan pertanian. Hasil kebun tersebut nantinya dapat dikonsumsi langsung untuk memulihkan Health Points (HP) saat keadaan terdesak atau dijual demi mendapatkan keuntungan finansial guna memperluas fasilitas pertanian.
Baca juga: Esports Nations Cup 2026 Resmi Umumkan 16 Game, Lebih dari 100.000 Pemain Siap Bersaing
Kitaria Fables Punya Peningkatan Fitur dan Mode Co-op

Tim pengembang tampaknya benar-benar mendengarkan masukan dari komunitas pemain terkait beberapa keterbatasan mekanis pada Kitaria Fables orisinalnya dengan merombak sistem secara komprehensif. Transisi menuju sistem kamera unfixed yang bebas digerakkan ini dipastikan akan memberikan imersi visual yang jauh lebih luas saat mengeksplorasi dunia Arkadera.
Sistem pertarungan juga dirancang agar terasa lebih proaktif dan memuaskan berkat pembaruan pada mekanisme pengumpulan poin keahlian (skill points). Pemain bebas mengalokasikan poin yang didapat untuk membuka berbagai serangan fisik spesial yang mematikan maupun merapal deretan mantra sihir elemental berskala besar. Selain itu, material berharga yang dikumpulkan dari monster dapat dibawa ke para pengrajin terampil di Whitewall Town untuk diolah menjadi senjata ampuh, meracik ramuan potion, hingga memasak santapan peningkat status dasar karakter.
Untuk memaksimalkan keseruan bertualang, Kitaria Fables 2 kembali mengunggulkan fitur multiplayer yang kini memungkinkan pemain untuk menyelesaikan seluruh kampanye cerita bersama satu rekan, baik secara co-op lokal maupun online. Dengan bermain bersama, masing-masing pemain dapat mengendalikan Alice dan Dusty secara simultan, menggabungkan potensi serangan pamungkas, dan menyusun strategi bersama untuk menaklukkan bos area yang sulit. Meskipun antusiasme penggemar sudah sangat tinggi pasca pengumuman trailer perdana, pihak PQube hingga saat ini masih menetapkan jadwal rilis pasti gim ini dengan status To Be Announced (TBA).
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



