Jakarta, Gizmologi – Microsoft dikabarkan tengah menyiapkan langkah baru untuk memperluas ekosistem Xbox melalui dukungan kompatibilitas lintas generasi. Berdasarkan bocoran memo internal, perusahaan disebut sedang mengembangkan emulator resmi yang memungkinkan game dari berbagai generasi konsol mereka dapat dimainkan di perangkat masa depan, termasuk PC berbasis Windows maupun konsol generasi berikutnya.
Rumor ini muncul di tengah kondisi bisnis Xbox yang sedang menghadapi tekanan. Dalam laporan keuangan terbarunya, Microsoft mencatat penjualan hardware terbilang turun 13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pendapatan dari layanan dan konten juga mengalami penurunan sebesar 10%, meski perusahaan terus mendorong layanan seperti Game Pass dan ekspansi ke platform PC.
Apabila informasi ini benar, strategi kompatibilitas lintas generasi berpotensi menjadi salah satu cara Microsoft mempertahankan daya tarik ekosistem mereka. Alih-alih hanya mengandalkan game baru, perusahaan dapat menawarkan kembali katalog game klasik kepada pengguna perangkat modern tanpa harus bergantung pada konsol lawas.
Baca Juga: Memo Internal Xbox Bocor: 4 Strategi Prioritas untuk Selamatkan Bisnis Game di Masa Depan
Emulator Disebut Akan Dukung Seluruh Generasi Xbox

Menurut bocoran memo tersebut, Microsoft sedang mengembangkan emulator yang mendukung seluruh generasi Xbox, mulai dari konsol pertama yang dirilis pada 2001, Xbox 360, Xbox One, hingga Xbox Series. Emulator tersebut dikabarkan akan berjalan di perangkat yang disebut sebagai “XboxPC” serta konsol generasi berikutnya yang masih menggunakan nama kode Project Helix.
Meski demikian, implementasinya tidak akan sepenuhnya otomatis. Penerbit game disebut tetap memegang hak distribusi, harga, hingga pengelolaan merek. Artinya, mereka harus memberikan persetujuan agar judul-judul lama dapat masuk ke katalog emulator tersebut. Konsekuensinya, tidak semua game lawas dipastikan akan tersedia ketika layanan ini resmi hadir.
Masih Banyak Pertanyaan yang Belum Terjawab

Bocoran tersebut juga memunculkan sejumlah pertanyaan, terutama terkait kepemilikan game fisik. Hingga saat ini belum ada kejelasan apakah pengguna yang memiliki game dalam bentuk cakram akan memperoleh akses ke versi digital yang dapat dijalankan melalui emulator. Situasi ini semakin menarik karena Microsoft disebut masih mempertimbangkan apakah konsol generasi berikutnya akan tetap menghadirkan optical drive.
Di sisi lain, roadmap yang beredar menyebut dukungan untuk game varian original sempat ditargetkan hadir dalam tahap early access, sementara fokus berikutnya akan mengarah ke katalog generasi 360 pada 2027 atau 2028. Namun, perlu dicatat bahwa seluruh informasi ini masih berasal dari bocoran memo internal dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Microsoft. Karena itu, spesifikasi, jadwal peluncuran, maupun implementasi fitur tersebut masih berpotensi berubah hingga pengumuman resmi dilakukan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

